Di Bumi ini tak ada tempat yang mengalami ZMF (zero magnetic field), yang ada 
adalah tempat2 yang magnetismenya kuat, atau tempat2  yang magnetismenya lemah 
(dalam satuan Gauss). Bila di Mekkah kita membuka kompas dan jarumnya bergerak 
menuju kutub utara geografis, maka itu tandanya bahwa di Mekkah pun dilalui 
garis gaya magnetik.
 
Yang dimaksud mungkin agonic lain, yaitu garis yang melalui tempat2 dengan 
deklinasi magnetik sama dengan nol, atau aclinic lain, yaitu garis yang melalui 
tempat2 dengan inklinasi magnetik sama dengan nol. Tetapi Mekkah tak termasuk 
ke jalur agonic atau anclinic lain.
 
Pada saat menjelang pembalikan medan magnetik bumi, kekuatan medan magnetik 
melemah, tetapi tidak pernah menjadi nol; mungkin kacau alur garis gayanya 
sehingga Bumi pada suatu periode kehilangan kutub2 magnetiknya atau bisa punya 
banyak kutub magnetik. Tetapi kapan pembalikan medan magnetik bumi, tidaklah 
pernah dapat diprediksi; menyusun siklusnya pun tetap tak bisa.
 
Kemudian, magnetisme kuat lebih berpengaruh kepada kehidupan dibandingkan 
dengan magnetisme lemah. Sejak ribuan tahun yang lalu para dokter Cina telah 
mempelajari yang dinamakan aliran energi biolistrik di tubuh manusia yang 
disebutnya sebagai "meridian", mereka mengetahui bahwa aliran elektro-magnetik 
ini berpengaruh kepada kekuatan tubuh, sehingga pengobatan mereka menggunakan 
batuan magnetik sebagai medical treatment. Kedokteran modern sekaran pun 
mengenal yang disebut MDS -magnetic defficiency syndrome yang menyebabkan stres 
biologi pada manusia akibat melemahnya daya energi elekro-magnetik (bio-fisika).
 
Kemudian, para ilmuwan pun sekarang menemukan bahwa kekuatan magnetisme Bumi 
pada zaman para dinosaurus mendorong dinosaurus ini berkembang. Dari rekaman 
geologi mereka menemukan bahwa kekuatan medan magnetik saat itu adalah 2,5 
gauss; setelah kepunahan dinosaurus pada K-T boundary (batas Kapur-Tersier), 
kekuatannya menurun 80 % menjadi tinggal 0,5 gauss saja, dan itu diyakini 
sebagai salah satu penyebab mengapa di Bumi saat ini tak ada lagi para raksasa 
tersebut.
 
Demikian secara ringkas: tak ada zero Earth's magnetism dan pelemahan kekuatan 
magnetik akan berakibat lebih buruk kepada kesehatan/kehidupan, itulah yang 
diserukan ilmu pengetahuan. Dua hal ini tentu bertentangan dengan berita yang 
dikutip Tempo Interaktif.
 
salam,
Awang

--- Pada Kam, 19/8/10, [email protected] <[email protected]> menulis:


Dari: [email protected] <[email protected]>
Judul: Re: [Geo_unpad] Jam Kota Mekkah
Kepada: [email protected]
Tanggal: Kamis, 19 Agustus, 2010, 9:16 PM


  



Mulailah Dgn tetangga sebelah rumah?


Sent from my BlackBerry®
powered by INDOSAT


From: "Ritha, Susana" <[email protected]> 
Sender: [email protected] 
Date: Thu, 19 Aug 2010 08:44:19 -0500
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected] 
Subject: RE: [Geo_unpad] Jam Kota Mekkah

  


Semoga ada uang yang disisihkan buat membantu Pakistan yang terendam banjir, 
jangan hanya untuk membangun gedung pencakar langit.
 
Selamat berpuasa
 
Opunk 93
 
 
 
 
 
 
 
Off: +2813665387 
HP: +8325865849 
 



From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of 
Muhammad Walfajri
Sent: Thursday, August 19, 2010 6:19 AM
To: [email protected]
Subject: [Geo_unpad] Jam Kota Mekkah


  


Selamat Berpuasa bagi yg melaksanakan.
Salam,
Fajri

 









TEMPO Interaktif, Mekkah 
Supremasi standar waktu internasional Greenwich Mean Time kini mendapat 
tantangan dari jam raksasa yang dibangun di Mekkah. Pemerintah Arab Saudi 
berharap jam Menara Mekkah ini menjadi acuan 1,5 miliar muslim di dunia.
Jam Menara Mekkah ini mulai berdetak pada Kamis ini, 12 Agusutus 2010, 
bersamaan dengan mulainya bulan Ramadan. 
Menara Jam Mekkah ini sangat mirip dengan BigBen. Jam ini bisa dilihat dari 
empat arah. Jam ini lebarnya 45 meter ini akan diterangi dua juta lampu LED. 
Pada jam itu ada tulisan Arab besar "Dengan nama Allah." Jam ini akan 
beroperasi dengan standar sendiri yakni Saudi Standar Waktu atau tiga jam lebih 
dulu ketimbang GMT.
Jamnya sendiri ada di sebuah menara dengan puncaknya terdapat lengkungan bulan 
sabit sebagai lambang Islam. Menara ini akan dibangun setinggi 600 meter dan 
akan menjadi bangunan tertinggi kedua di dunia.
Dari soal tinggi, Menara Jam Mekkah ini akan mengalahkan Big Ben. Big Ben 
tingginya cuma 94,8 meter dengan lebar 6,9 meter.
Keunikan Menara Jam Mekah lainnya adalah setiap datang waktu salat, 21 ribu 
lampu hijau dan putih akan berpendar-pendar. Ini tanda untuk mengingatkan kaum 
muslimin untuk salat. Lampu ini bisa dilihat dari jarak 18 mil atau 28,8 
kilometer.
Pendirian Menara Jam Mekkah ini juga bertujuan agar Mekkah menjadi patokan 
waktu dunia. Selama 125 tahun ini, dunia internasional hanya mengenal satu 
standar waktu yakni jam yang dihitung dari bujur 0 derajat yang melewati 
Observatorium Greenwich. Standar inilah yang ingin ditantang Mekkah.
Menurut ulama Mesir Yusuf Qardawi, Mekkah lebih tepat ditetapkan menjadi poros 
bumi. Dalam talkshow Syariah dan Kehidupan, Yusuf menegaskan bahwa Mekka adalah 
meridian utama dan menjadi "titik keselarasan magnetis sempurna".
Dia mengklaim kota suci Mekkah adalah "nol zona magnet". Data ini dikuatkan 
oleh beberapa temuan ilmuwan Arab seperti Abdul Basyit dari Pusat Penelitian 
Nasional Mesir yang mengatakan bahwa tidak ada gaya magnet di Mekkah.
"Itu sebabnya jika seseorang tinggal di sana atau melakukan perjalanan di sana 
, orang akan lebih sehat karena tak dipengaruhi magnet bumi," katanya seperti 
dikutip Telegraph.
Ilmuwan Barat menetang pernyataan tersebut. Mereka mencatat bahwa magnet Kutub 
Utara adalah fakta. Gaya itu melintasi garis bujur Kanada, Amerika Serikat, 
Meksiko dan Antartika.
(Mungkin ada yang bisa menambahkan infonya ..........)

 

ãä ÇáãÞÑÑ Ãä íÈÏà ÇáÊÔÛíá ÇáÊÌÑíÈí ááÓÇÚÉ ãÚ ÈÏÇíÉ ÇáÃÓÈæÚ ÇáÃæá ãä ÔåÑ ÑãÖÇä 
ÇáÞÇÏã
     

































                                                                                                                                                             &
 nbsp;       



 
 
 

__._,_.___

Reply to sender | Reply to group | Reply via web post | Start a New Topic 
Messages in this topic (3) 
Recent Activity: 

Visit Your Group 
Please Visit Our Website @  http://geounpad.ac.id/ 
and Our Forum            @  http://forum.geounpad.ac.id/


Moderators:
Budhi Setiawan '91 <[email protected]>
Edi Suwandi Utoro '92 <[email protected]>
Sandiaji '94 <[email protected]>
Wanasherpa '97 <[email protected]>
Satya '2000 <[email protected]>
Andri'2004 <[email protected]> 
 
Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use


. 

__,_._,___





Kirim email ke