Hatur nuhun pisan Pak Awang pencerahannya. Salam, Habash Sent via BlackBerry from Maxis
-----Original Message----- From: Awang Satyana <[email protected]> Date: Wed, 8 Sep 2010 11:31:39 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] Bls: Tanya Istilah Sunda Shelf Pak Habash, Identifikasi endapan mineral sekunder, misalnya timah, hasil erosi sungai-sungai di Jawa, Sumatra dan Kalimantan yang diendapkan di sungai-sungai Molengraaf telah dilakukan sejak zaman Belanda, dan kini juga endapannya telah dipetakan (lihat publikasi atlas pemetaan P3G tahun 2003). Tentang endapan gambut (peat) di sekitar sungai Molengraaf itu harus ada dua hal yang dilakukan : (1) pemetaan sungai2 itu (sudah ada peta regionalnya, dengan teknologi multibeam bathymetry sekarang jelas bisa menakjubkan hasilnya), (2) plotting sumur2 yang letaknya di atas sungai2 purba itu di Laut Jawa atau Selat Karimata, dan cek cuttings-nya. Saya pikir zaman Plistosen, sungai2 ini mengalir di antara daratan yang dipenuhi hutan atau mungkin rawa juga. Hanya saya tak yakin tentang pengawetan hutan purbanya, mungkin sudah punah sesaat mengalami banjir transgresi marin pada Holosen, tetapi endapan sungai atau gambutnya bisa sama. Weber (1919), ahli zoologi Belanda meneliti bahwa ikan2 air tawar di Kalimantan sama dengan di Sumatra, ya leluhur ikan2 ini pernah hidup bersamaan dalam satu sungai pada Plistosen. Selamat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1431 H. Mohon maaf lahir dan batin. salam, Awang --- Pada Rab, 8/9/10, [email protected] <[email protected]> menulis: > Dari: [email protected] <[email protected]> > Judul: Re: [iagi-net-l] Bls: Tanya Istilah Sunda Shelf > Kepada: [email protected] > Tanggal: Rabu, 8 September, 2010, 10:07 AM > Dear Pak Awang, apakah di selat2 spt > Laut Jawa yang didpt sistem2 sungai Molengraaf itu juga > didapatkan sisa2 hutan tropis disekitarnya di dasar laut? > Apakah ada data peat pada pemboran lepas pantai di Laut Jawa > dll disekitar dasar laut itu? Kalau di laut sekitar timur P. > Bangka di tambang juga endapan timah sekunder yang mestinya > mengikuti alur2 sistem sungai yang terendam air laut itu > ya? > Salam dan Mohon Maaf Lahir Bathin. Selamat Idul Fitri. > Habash > Sent via BlackBerry from Maxis > > -----Original Message----- > From: Awang Satyana <[email protected]> > Date: Tue, 7 Sep 2010 09:08:26 > To: wied<[email protected]> > Reply-To: <[email protected]> > Cc: IAGI<[email protected]>; > Geo Unpad<[email protected]>; > Forum HAGI<[email protected]>; > Eksplorasi BPMIGAS<[email protected]> > Subject: [iagi-net-l] Bls: Tanya Istilah Sunda Shelf > Pak Wied, > > Mohon maaf, baru saya respon e-mail Pak Wied. Email Pak > Wied terselip di folder spam yahoo saya yang jarang saya > buka. Semoga jawaban saya tak terlalu terlambat. Maaf, > pertanyaan Pak Wied dan jawaban saya, saya kirimkan juga ke > milis, siapa tahu ada teman lain yang juga bertanya hal yang > sama atau ada yang bisa menambahkan keterangan. > > Seperti kita tahu, memang banyak istilah "Sunda" dipakai di > beberapa fenomena geologi di Indonesia Barat. Banyak orang > berpendapat bahwa nama itu berasal dari suku Sunda yang > mendiami sebagian besar Jawa Barat. Menurut hemat saya, nama > Sunda di geologi tidak berasal dari suku Sunda di Jawa > Barat. > > Dari kronik sejarah, sejauh ini belum ditemukan informasi > kesejarahan yang menerangkan tentang nama Sunda ini. > Hanyalah sebuah naskah yang saat ini masih diteliti (Naskah > Wangsakerta, naskah ini pernah menimbulkan polemik di antara > para ahli sejarah - pernah saya ulas di milis2) yang > menerangkan bahwa nama Sunda menjadi nama kerajaan di > Nusantara pasca keruntuhan kerajaan Tarumanagara pada tahun > 669 Masehi dengan raja pertamanya Tarusbawa (669—723). > Tarusbawa adalah menantu raja Tarumanagara ke-12 yang > moyangnya berasal dari sebuah kerajaan kecil di India, yakni > kerajaan Sunda Sembawa (rupanya Tarusbawa terobsesi > menegakkan kembali wangsa keluhurnya, meski tidak di negeri > asalnya). > > Istilah Sunda sebagai nama tempat, pertama kali disebut > oleh ahli ilmu bumi dari Yunani, Ptolemaeus dalam bukunya > tahun 150 M, ia menyebutkan, ada tiga buah pulau yang > dinamai Sunda yang terletak di sebelah timur India. > Berdasarkan informasi itu kemudian ahli-ahli ilmu bumi Eropa > menggunakan kata Sunda untuk menamai wilayah dan beberapa > pulau di timur India. Dari penelurusan kepustakaan, kata > Sunda seperti dikatakan Rouffaer (1905), merupakan pinjaman > kata dari kebudayaan Hindu. > > Tentang arti kata Sunda, beberapa pustaka menyatakan ebih > bahwa kata ‘Sunda’ kemungkinan berasal dari kata > sanskerta ‘sund’ atau ‘suddha’ yang artinya terang, > bersinar, putih, bersih, suci, murni, tak tercela, air, atau > waspada. Kalau orang2 suku Sunda umumnya relatif berkulit > lebih putih, lebih terang, he2..mungkin kebetulan saja...pas > dengan arti Sunda. Mengapa orang2 Sunda berkulit relatif > lebih putih, bisa kita bahas aspek etnografinya bila > diperlukan. Beberapa pustaka bahkan menyebutkan dulu ada > Gunung Sunda, induk Gunung Tangkubanperahu yang sangat > tinggi dan puncaknya bersalju sehingga dari jauh terlihat > terang, putih dan bersinar, sehingga disebut Gunung Sunda. > Apakah setinggi itu Gunung Sunda, bisa kita bahas lebih > jauh. > > Nah, saya yakin bahwa para ahli geologi zaman dulu seperti > Molengraaf dan van Bemmelen menyebut beberapa fenomena > geologi di In -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2008-2011: ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... -------------------------------------------------------------------------------- Ayo siapkan diri....!!!!! Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010 ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

