Ini gara2 karena issue SBY sedang mempertimbangkan project relief well untuk menstop semburan lumpur Sidoarjo, mengacu berhasilnya relief well di oil spill BP di Gulf of Mexico. Yang berkepentingan langsung meluncurkan offensief baru.
RPK

----- Original Message ----- From: "mohammad syaiful" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Friday, October 01, 2010 1:06 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] Lumpur Lapindo: Kick-off dari Ilmuwan Rusia


iyo to, pakdhe. ini namanya juga perang gerilya, karena terkesan
diam2, atau aku memang yg kuper dan nggak penting sehingga juga tak
tahu sebelumnya jika ada diskusi tsb.

namun terlepas dari masalah penyebab lusi tsb, sekarang yg lebih
penting adalah solusinya. saya kira ini terakhir wis dibahas dengan
adanya undangan rapat dari badan geologi sekian minggu yg lalu.
semuanya tampaknya sepakat memang harus diusahakan utk mendapatkan
data subsurface terbaru utk melihat kondisi di bawah lusi.

itu yg ternyata, katanya, juga syusyah...

salam,
syaiful

2010/10/1 Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>:
Weh ... "peperangan" masih berjalan ya ....

rdp
------
LUMPUR LAPINDO
Kick-off dari Ilmuwan Rusia

Sergey Kadurin menyebutkan tiga gempa sebagai pemicu semburan lumpur di
Sidoarjo. Ancaman lain dari dua saluran gunung lumpur.

Lambok M. Hutasoit melangkah keluar dari ruang Garden Terrace, Hotel Four
Seasons, Jakarta. Sajian makan siang tidak ia sentuh setelah acara paparan hasil penelitian tim ilmuwan Rusia tentang lumpur Lapindo usai. Padahal tamu undangan dan wartawan langsung mengerubuti meja makan di hotel bintang lima
tersebut.

"Saya katakan kepada tim dari Rusia bahwa ada versi lain dari penyebab
menyemburnya lumpur di Sidoarjo," kata Dr Lambok, Dekan Fakultas Ilmu dan
Teknologi Kebumian, Institut Teknologi Bandung. Dia mengundang mereka
berkunjung ke ITB untuk berdiskusi dengan pakar yang memiliki pandangan
berbeda.

Kemarin pagi memang berlangsung acara paparan tim peneliti Rusia, yang
dipimpin Dr Sergey V. Kadurin. Pembicara lain dalam diskusi itu adalah Hardi Prasetyo, Wakil Ketua Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo, dan Awang Harun
Satyana, pejabat di BP Migas. Pengundang acara ini adalah Ogilvy Public
Relations Worldwide, yang dikontrak OOO Rineftgaz, perusahaan konsultan
minyak dan gas Rusia.

Lambok memang jengah. Maklum, ilmuwan dalam negeri yang diundang pada
hajatan itu adalah yang selama ini pro dengan versi bencana alam atau gempa. Sebut saja Sofyan Hadi, Edi Sunardi, dan Agus Guntoro. Sementara itu, pakar yang berpandangan bahwa semburan tersebut karena kelalaian pengeboran oleh
Lapindo Brantas tidak tampak. "Selama ini saya netral dan kini diundang
dalam kapasitas sebagai dosen ITB," ujar Lambok, yang juga menjabat Ketua
Ikatan Ahli Geologi Indonesia.

Dalam siaran pers, penyelenggara membuat judul provokatif, "Ilmuwan Rusia: Pengeboran Bukan Penyebab Lumpur Sidoarjo". Sergey Kadurin, pengajar senior
Universitas Odessa di Ukraina, memaparkan temuan dan analisis tim yang
anggotanya terdiri atas Russian Institute of Electro Physics itu.

Dalam membuat analisis, mereka mendasari pada data seismik dari periode
sebelum luapan lumpur pertama kali terjadi, 29 Mei 2006. Mereka menggunakan
data seismik dua dimensi untuk mengidentifikasi struktur lumpur. Membuat
lapisan seismik tiga dimensi untuk menelusuri jejak formasi struktur lumpur
dan gambaran tiga dimensi bawah tanah gunung lumpur.

Semburan lumpur terjadi, kata Kadurin, akibat kembali aktifnya struktur
gunung lumpur yang terbentuk 150-200 ribu tahun yang lalu. Aktivitas ini
terus berlanjut hingga kini, yang dipicu oleh kegiatan seismik.

Satu hal yang baru dari temuan tim Rusia adalah faktor penyebab dua gempa
yang terjadi sebelum 29 Mei 2006. Pertama, gempa 9 Juli 2005 dengan kekuatan
4,4 pada skala Richter. Lokasi gempa tepat di bawah zona semburan lumpur
Lapindo. Kedua, gempa yang terjadi 16 hari sebelumnya dengan episentrum
sekitar 450 kilometer dari Sidoarjo dengan kekuatan 5,5 pada skala Richter.

Selama ini yang banyak disebut ilmuwan Indonesia adalah gempa di Yogyakarta
yang terjadi dua hari sebelumnya. Menurut Kadurin, gempa yang terjadi 10
bulan sebelumnya merupakan salah satu peristiwa geologi yang membantu
pembukaan saluran lumpur. Pergerakan patahan Watukosek yang terjadi
terus-menerus telah membantu proses ini lebih lanjut. "Gempa bumi yang
terjadi dua hari sebelum semburan lumpur bisa menjadi sebuah kick-off yang
terakhir," katanya.

Kadurin tidak percaya kalau semburan lumpur panas terjadi karena kesalahan
pengeboran oleh Lapindo Brantas. Fakta yang tidak terbantahkan, ujarnya,
saluran lumpur telah ada jauh sebelum Lapindo mengadakan pengeboran di sumur Banjar Panji, Sidoarjo. Bahkan, ia menambahkan, terdapat dua saluran utama dengan tiga titik letusan potensial yang dapat diobservasi melalui tampilan
3D dari sub-terrain.

Menurut Awang Harun, sumur Banjar Panji milik Lapindo bukan pemicu semburan, melainkan korban. Berdasarkan analisis itu, ilmuwan Rusia khawatir seluruh
area di sekitar lumpur berada dalam bahaya tingkat tinggi berupa semburan
lumpur panas yang baru. Terutama, kata Kadurin, dari satu bagian di sebelah
barat daya ke bagian lainnya di sebelah timur laut dari lokasi lumpur
Lapindo.

Hardi Prasetyo mengakui ancaman semburan lumpur di Jawa sangat nyata. "Kasus
di Sidoarjo ini membuka kesadaran kita akan seriusnya ancaman semburan
lumpur." Sejak 2009, katanya, pemerintah mengambil alih sepenuhnya kasus
lumpur Sidoarjo. UNTUNG WIDYANTO

http://korantempo.com/korantempo/koran/2010/10/01/Ilmu_dan_Teknologi/krn.20101001.213293.id.html

--
Beritakan kabar bagus sesering mungkin !!
Berita buruknya serahkan pada orang lain untuk menyebarkannya.




--
Mohammad Syaiful - Explorationist, Consultant Geologist
Mobile: 62-812-9372808
Emails:
[email protected] (business)
[email protected]

Technical Manager of
Exploration Think Tank Indonesia (ETTI)

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------


__________ NOD32 4954 (20100318) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com




--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke