Mohon maaf sebelumnya,

Inilah yang selalu menjadi polemik kerangka pembangunan Indonesia.
Pemusatan aliran energi menuju Jakarta. Seharusnya dengan kemampuan daya
dukung energi alamiah dari wilayah Jakarta yang rendah, fokus
diversifikasi energy nasional (PLTN, Hydrogen, dll) harus dirancang
untuk dibangun di Jakarta, sehingga ibukota ini tidak menghisap energi
dari wilayah lain (luar Jawa/Jakarta). Tidak seharusnya pemerintah
mendukung dan mendorong program terang-benderang kota Jakarta (mall,
apartemen, superblock), apabila harus menyedot energi (konvensional)
dari luar Jawa dan luar Jakarta. Seberapa panjang rencana jalan tol
lintas Sumatra/Kalimantan/Sulawesi/Papua? Seberapa MW rencana
pembangunan PLTBA/PLTG di pulau lain?

Semoga pembangunan lebih merata di seluruh wilayah Indonesia.

Wassalam,
Wikan

-----Original Message-----
From: Ismail Zaini [mailto:[email protected]] 
Sent: Saturday, October 23, 2010 10:32 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] MGEI lunchoen talk yyg uranium

Kondisi saat ini dibidang keenergian khususnya Sumber Daya Energi untuk 
keperluan dalam negeri ( listrik ) sangat mengkhawatirkan ditengah
cadangan 
sumber daya energi yang melimpah.
Contoh didepan mata kita :
didekat Jakarta ini ada  2 pembangkit listrik ( Muara Tawar dan Muara 
Karang ) dg Kapasitas lebih dari 2100 MW  yang dioprasikan dg bahan
bakar 
Gas , namun karena tidak ada gas maka dioperasikan dg membakar BBM ( HSD
dan 
MFO ) , karena kalau sampai tidak diopersaikan akan byar pet terus
jakarta 
ini   ( mosok ibukota negar kok byar pet ), karena harus membakar BBM
maka 
biayanya jadi 5 kali lipat ( ini salah satu contoh didepan mata kita
,belum 
dg yang lain , padahal kapasitas saat ini untuk semuanya sdh kurang
lebih 
30.000 WW , belum memperhitungkan pertumbuhan yang kira kira 5000 MW
setiap 
tahunnya.
Apakah kita harus berkutat kutet dg Bahan bakar konvensional ? dimana
yang 
hampir semuanya sudah  dikontrak jangka panjang dg pihak lain ( di beli 
pihak lain  diluar sono ) , apakah kita harus tegas bahwa semua
komoditas 
SDE khususnya Batubara dan Gas harus dipakai didalam negeri ( 100 % DMO
) , 
disisi lain harganya harus sesuai dg pasar DN ,
Untuk membangkitkan listrik yang kebutuhannya sudah ribuan MW ini ,
tidak 
ada cara lain ( paling tidak sampai saat ini ) hanya dengan Gas , BBM , 
Batubara , Hidro dan Panas bumi , dan Uranium ( PLTN ) , memang banyak 
alternatif energi lain tapi itu kecil kecil. karena harus pakai BBM maka

harga produksi listrik dg kemampuan bayar masyarakat ( TDL )
perbedaannya 
sangat besar , kalau listrik dinaikan tambah runyam , makanya ada
subsidi 
yang tahun ini sudah 55,1 Triliun Rp hanya dibakar bakar saja.( kalau 
dipakai Puskesmas atau sekolah sudah berapa banyak , padahal setiap
tahun 
harus tersedia duit itu kalau tidak bisa peteng ndedet  diman mana )
Teknologi akan selalu berkembang , yang dulu tidak layak , tidak
ekonomis , 
karena kondisi dan situasi berbeda maka akan menjadi layak dan ekonomis
Pembantguna PLTN diperlukan waktu paling tidak 7 tahun , jadi kalau saat
ini 
belum diputuskan maka paling tidak sampai 2017 belum ada PLTN beroperasi
, 
terus bagaiman mengatasi permasalahn di kekurang SDE tsb . Karena tidak
bisa 
membayangkan kalau Jakarta ini tidak ada listrik , bahkan satu hari
saja.

ISM



----- Original Message ----- 
From: "Dudy Setyandhaka" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Saturday, October 23, 2010 6:58 AM
Subject: RE: [iagi-net-l] MGEI lunchoen talk yyg uranium



Rekan2 semua,
Sangat menarik uraian ringkas mengenai uranium oleh Mba Dewi mudah2an
hasil 
lengkapnya bisa dishare buat kita semua.

Pertanyaan saya apakah kita sudah mengoptimalkan sumber energi lain yang
ada 
saat ini (batu bara, panas bumi dll) sebelum kita memang sangat perlu
untuk 
menggunakan uranium sebagai energi alternatif....

Pemikiran saya yang bodoh adalah kita optimalkan dulu sumber energi yang
ada 
yang sampai saat inipun masih belum optimal digunakan untuk kepentingan 
rakyat (saya belum pernah ke Kalimantan yang nota bene penghasil
terbesar 
batu bara disana tetapi apakah Kalimantan saat ini sudah terang
benderang??? 
Dengan banyaknya batu bara disana???) Jawa dan Bali saja belum bebas
dari 
pemadaman bergilir sampai sekarang yang nota bene terletak di zona ring
of 
fire yang seharusnya potensi panas bumi sangat melimpah disana.

Biarlah uranium tetap ditempatnya untuk diwariskan ke anak cucu kita
nanti 
setelah bahan energi alternatif lainnya memang sudah tidak bisa
dioptimalkan 
lagi di bumi Indonesia tercinta ini dibandingkan kita mengundang
investor 
(PMA)dari luar saat ini untuk eksplorasi/eksploitasinya yang ujung2nya
hanya 
menguntungkan mereka para pemodal dari luar saja..

Wassalam,
Dudy

-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[email protected]]
Sent: Friday, October 22, 2010 8:54 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] MGEI lunchoen talk yyg uranium

Abah kita semeja kan yang beda angkatan 40 taun itu,,mudah2an masih 
inget,,hehe,,aku tambahin juga upadatenya sama persis dngan di milist
mgei 
dan sedikit tambahan dari mas zardi,,

Dear Rekan-rekan,
Sekedar update acara LT MGEI-IAGI "Indonesian Uranium" yang
diselenggarakan 
di Hotel Bidakara, Rabu, 20 Oktober 2010, dari pukul 11.00-14.00. Acara 
berlangsung dengan baik dan lancar, dihadiri kurang lebih 25 orang dari
yang 
ditargetkan sekitar 50 orang. Presentasi dan diskusi yang sangat menarik

mengenai Uranium.
Presentasi dibawakan langsung oleh Pak Awieks dari BATAN dan sebelumnya 
dibuka oleh Pak Sukmandaru sebagai Ketua MGEI dan juga perwakilan IAGI .

Kelanjutan dari acara ini mungkin akan dibuat sebuah seminar yang lebih 
besar jika rekan2 berminat untuk membahas permasalahan ini lebih dalam.
Materi nanti akan dimasukkan kedalam ftp milist mgei sehingga bisa
langsung 
di download di sana. Atau kalo ada yg berminat bs email saya langsung.

Ringkasan :
Uranium dan Thorium deposit di Indonesia ada hampir di seluruh pulau
besar 
di Indonesia, sekitar  59,200 ton dari U3O8 terdapat di Kalbar dan
Kaltim 
(dari sumberdaya hipotetik hingga indicated),  "The largest uranium
resource 
is in Papua, neverthless it has never been explored", Sumberdaya Thorium

(hipotetik) sekitar 121,500 ton terdapat di Kepulauan Bangka Belitung.
Dan 
secara Global produsen terbesar Uranium saat ini adalah Kazakshtan.
Situasi 
di Indonesia yang berkaitan dengan Uranium adalah kurangnya dana untuk 
membuat peta keterdapatan sumberdaya uranium yang masih kualitatif
menjadi 
kuantitatif, budget yang disediakan untuk kegiatan eksplorasi sangat 
terbatas. sehingga diharapkan ada investor yang mau mengembangkan hal
ini. 
Mari dukung pembuatan PLTN demi ketersediaan pasokan listrik nasional.
Saat 
ini China sedang membuat 12 PLTN yang diharapkan dapat digunakan awal
taun 
2010, dan Indonesia belom mempersiapkan satu pun PLTN, padahal PLTN
dapat 
mengurangi efek pemanasan global dan jauh lebih hemat dalam menghasilkan

listrik. Dari 20 gr e-Uranium Oksida yang ekuivalen dengan 2,9 tonnes
black 
coal dapat dihasilkan lebih dari 6400kWh.

Menurut DR Awie, Uranium yg economic, grade nya > 0.1 % (1000 ppm).
Grade > 
0.1 % inilah yg bisa diolah menjadi "yellow cake".Uranium ini otoritas 
BATAN. Investor harus melibatkan BATAN (ada rule's nya). Sekarang BATAN 
sudah mengajukan Wilayah Pertambangan uranium, sebagian besar di barat 
kalimantan dan sumatra tengah - selatan.

Sekian ringkasan acara LT MGEI-IAGI, kalo ada yang kurang mungkin bisa 
ditambahkan oleh beberapa orang yang menghadiri acara tersebut. terima 
kasih.




Cheers,
Wulan
Powered by Telkomsel BlackBerry(r)

-----Original Message-----
From: "yanto R.Sumantri" <[email protected]>
Date: Fri, 22 Oct 2010 19:38:16
To: iagi-net<[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: [iagi-net-l] MGEI lunchoen talk yyg uranium



Rekan rekan

Kebetulan saya menghadiri  event
tersebut , sangat menarik , karena Pak Awie menerangkan dengan sangat
sederhana dan populer bagi saya paling tidak.
Diskusi dilangsungkan
dengan tanya jawab aktif sepanjang Pak Awie presentasi , jadi sangat
hangat.
Untuk si Abah yang old, soldier  sangat bermanfaat ,
menambah pengetahuan.
Yang menarik adalah bahwa kebijakan Pemerintah
tentang eksplorasi uranium yang tadinya sangat tertutup untuk investasi
masuk dan hanya dikerjakan dengan SPPD pegawai negeri (istilah Pak Awie
)
diubah menjadi semacam Kontrak Karya yang agk unik.

Bagaimana
itu mungkin nanti saya terangkan lain kali , atau mungkin Pka Ndaru
menyusun kesimpulannya?

Yang jelas BATAN akan menjadi satu2nya
pintu masuk , dan PP untuk pelaksanaan eksplorasi akan segera keluar
(sudah lamaaaaa sekali ditunggu kata Pak Awie).

Hanya si Abah
sedikit  kecewa karena yang hadir sangat sedikit , padahal padasaat
dibicarakan di  millis begitu antusiasnya para anggota bediskusi.
Why ?

si Abah

--
_______________________________________________
Nganyerikeun hate
batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma hirupna pada
ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan.


______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email
______________________________________________________________________

------------------------------------------------------------------------
---
The content of this message may contain the private views and opinions
of 
the sender and does not constitute a formal view and/or opinion of the 
company unless specifically stated. The contents of this email and any 
attachments may contain confidential and/or proprietary information, and
is 
intended only for the person/entity to whom it was originally addressed.
Any 
dissemination, distribution or copying of this communication is strictly

prohibited. If you have received this email in error please notify the 
sender immediately by return e-mail and delete this message and any 
attachments from your system.

______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email
______________________________________________________________________

------------------------------------------------------------------------
--------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
------------------------------------------------------------------------
--------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010
------------------------------------------------------------------------
-----
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted 
on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
shall 
IAGI or its members be liable for any, including but not limited to
direct 
or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from
loss 
of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of
any 
information posted on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------




------------------------------------------------------------------------
--------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
------------------------------------------------------------------------
--------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010
------------------------------------------------------------------------
-----
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no
event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited to direct or indirect damages, or damages of any kind
whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of
or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing
list.
---------------------------------------------------------------------


--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke