Mas Agus,

Thx filenya. Menarik skl slide presentasinya, ternyata Uranium mmg sangat bagus 
sbg pembangkit listrik. Sptnya, Pak Awie perlu sosialisasi ke univ2 utk 
pencerahannya soal energi nuklir ini.
-anang-

-anang-
http://anangsk.wordpress.com

-----Original Message-----
From: Agus MU <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 25 Oct 2010 17:39:58 
To: <[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] MGEI lunchoen talk yyg uranium
Rekan-rekan IAGI,

File presentasi "Indonesian Uranium" dalam format PDF 4,7MB bisa didownload
melalui website IAGI di alamat berikut:

http://iagi.or.id/downloads/MGEI_IAGI_Indonesian_Uranium.pdf

http://www.iagi.or.id/luncheon-talk-mgei-iagi-indonesian-uranium.html

Salam,
Agus

2010/10/22 yanto R.Sumantri <[email protected]>

>
>
>
> Rekan rekan
>
> Kebetulan saya menghadiri  event
> tersebut , sangat menarik , karena Pak Awie menerangkan dengan sangat
> sederhana dan populer bagi saya paling tidak.
> Diskusi dilangsungkan
> dengan tanya jawab aktif sepanjang Pak Awie presentasi , jadi sangat
> hangat.
> Untuk si Abah yang old, soldier  sangat bermanfaat ,
> menambah pengetahuan.
> Yang menarik adalah bahwa kebijakan Pemerintah
> tentang eksplorasi uranium yang tadinya sangat tertutup untuk investasi
> masuk dan hanya dikerjakan dengan SPPD pegawai negeri (istilah Pak Awie )
> diubah menjadi semacam Kontrak Karya yang agk unik.
>
> Bagaimana
> itu mungkin nanti saya terangkan lain kali , atau mungkin Pka Ndaru
> menyusun kesimpulannya?
>
> Yang jelas BATAN akan menjadi satu2nya
> pintu masuk , dan PP untuk pelaksanaan eksplorasi akan segera keluar
> (sudah lamaaaaa sekali ditunggu kata Pak Awie).
>
> Hanya si Abah
> sedikit  kecewa karena yang hadir sangat sedikit , padahal padasaat
> dibicarakan di  millis begitu antusiasnya para anggota bediskusi.
> Why ?
>
> si Abah
>
> --
> _______________________________________________
> Nganyerikeun hate
> batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma hirupna pada
> ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan.
>

Kirim email ke