Mas Wikan, Dua term yang sampeyan kemukakan cukup menarik untuk ditindaklanjuti.
Short term, - aggressive infill program di mature area > andai saja konektifitas dari reservoir cukup baik, apakah spacing 100m menjadi salah satu solusi? Apakah bisa di bypass ke long term dgn melakukan WF atau EOR? Terutama untuk sumur2 dalam yang biayanya tidak kecil. Untuk sumur2 onshore yang dangkal spt di CVX mungkin bisa dilakukan karena dgn biaya yang kecil pay off juga tidak perlu reserves besar. - POD secepatnya > setuju sekali....contoh di lapangan saya apabila sumur explorasi berhasil, perlu sekitar 3 bulan untuk mendapatkan production area dan sekitar 3 bulan utk production facility construction sehingga bisa dicapai long term production. Kalau dilakukan pararel perlu waktu sekitar 4-5 bulan untuk mendapatkan produksi yang menerus. Ini untuk kasus minyak. Gas tentu saja perlu waktu lebih seperti Mas Noor kemukakan alasannya. Long term, - EOR > setuju sekali tetapi ya kembali case by case seperti di atas. - Unconventional oil dan gas > melakukan pemboran di play ini tidak susah tetapi exploitasinya yang menjadi pertanyaan. Mungkin teknik ini perlu dilakukan kumpeni2 yang mempunyai portfolio besar sehingga teknologi yang dimiliki bisa memungkinkan untuk melakukan exploitasi play ini. Hanya saja, berapa dari kumpeni besar yang mau menuju play ini di Indonesia? Mereka umumnya masih berfikir di conventional play. Di US kumpeni2 besar ini telah lama mengexplotasi play ini terutama di daerah mid continent. - New play/frontier exploration > ini wajib.....hanya saja seperti diskusi2 sebelumnya. Kebanyakan kumpeni2 menunggu hasil pemboran kumpeni lain. Field trip? Sangat setuju. Kemarin Harau Field Trip sangat berkesan buat saya. Ternyata alluvial fan play di CSB sangat menarik untuk ditindak lanjuti. Play ini merupakan analog dari play yang ada di Phitsanulok Basin di Central Plains of Thailand. Disini saya rasa spacing merupakan isu yang menarik untuk dibahas selain fracturing di reservoirnya sendiri karena sifat dari reservoirnya yang sangat tight. Salam, -doddy- -----Original Message----- From: Winderasta, Wikan (wikanw) [mailto:[email protected]] Sent: Thursday, 09 December, 2010 7:42 AM To: [email protected] Subject: RE: [iagi-net-l] NEW VENTURE INDONESIA Dari acara simposium tetangga (IATMI) dikemukakan 2 hal menyangkut produksi minyak ke depan di negara Indonesia. Short term: mencapai produksi 990.000 bopd 2013 (GOI-BPMIGAS) dan 1 jt bopd 2012 (IATMI). Resepnya: - Aggressive infill program di mature area ~100-200 pemboran sumur baru di blok/lapangan mature. - POD/POP lapangan baru secepatnya Long term sustainability dari target 990.000-1.000.000 bopd (hingga 2030) Resepnya: - Penerapan EOR (enhance oil recovery) untuk meningkatkan field recovery - Pengusahaan Unconventional oil/gas - Pengusahaan new play/frontier exploration Workshop mengenai Kedua topik di bawah sangat menarik terkait masa depan industri migas di Indonesia. Kalau bisa ada acara field tripnya. Salam, Wikan -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] Sent: Wednesday, December 08, 2010 6:02 PM To: [email protected] Subject: [iagi-net-l] NEW VENTURE INDONESIA was [iagi-net-l] Pemenang Regular Tender 2010 hanya 3 blok - Migas S.O.S ?] Menyambung tulisan Noor, saya juga sempat terpikir mengenai ide baru mengenai "new play" di Indonesia. Mungkin kita bisa dikelompokkan sbb . 1. New Play di mature area: Temanya sekitar Fractured Reservoir, Tight Gas, Oil Shale, CBM dll yang berhubungan dengan Unconventional Play, Deeper Play. Topik Unconventional Oil tentunya menjadi semarak di dunia international. Untuk Asia Tenggara yang relative punya sejarah migas yang cukup lama, topic unconventional ini juga sudah perlu dipikirkan lebih jauh. 2. New Play di area baru: Daerah-daerah yang masih relatif sedikit data dan perlu lebih banyak model geologi. Yang paling mudah adalah daerah yang sudah ada data seismiknya, misalnya Gorontalo Basin, Andaman Sea (India), Fore-arc Sumatra, Fore-arc Jawa, Arafura Sea. HD -----Original Message----- From: noor syarifuddin [mailto:[email protected]] Sent: Wednesday, December 08, 2010 7:24 AM To: [email protected] Subject: Re: [Fwd: RE: [iagi-net-l] Pemenang Regular Tender 2010 hanya 3 blok - Migas S.O.S ?] IMHO, mungkin harus dibedakan pengembangan lapangan gas dan minyak. Kalau melihat contoh di bawah ini, maka sebagian besar adalah lapangan gas yang memang proses pengembangannya sangat tergantung tersedianya pihak pembeli. Kalau untuk lapangan di area yang sudah bagus sarana pendukungnya (infrastruktur maupun pasarnya), maka saya kira akan lebih cepat lagi. Untuk kasus Cepu, saya tidak berkomentar deh...soalnya kemungkinan tidak hanya soal teknis belaka. Namun saya setuju bahwa sekarang ini semakin sulit untuk menemukan gajah-gajah lagi. Salah satu jalan yang bisa ditempuh ya mungkin harus masuk daerah baru, diantaranya Indonesia Timur dengan target yang baru dan berbeda. Hal ini yang membuat symposium semacam "Mesozoikum PS" di Bandung kemarin menjadi semakin menarik dan diperlukan untuk diteruskan dari waktu ke waktu. Mungkin yang juga bisa juga diadakan seminar tentang "Fractured reservoir" atau "Tight Gas"... salam, ________________________________ From: yanto R.Sumantri <[email protected]> To: iagi-net <[email protected]> Sent: Wed, December 8, 2010 10:21:44 AM Subject: [Fwd: RE: [iagi-net-l] Pemenang Regular Tender 2010 hanya 3 blok - Migas S.O.S ?] - Kelima, sedikitnya penemuan lapangan dengan katagori giant, kalaupun ada penemuan besar, butuh waktu yang sangat lama untuk bisa mulai berproduksi, bahkan mencapai belasan tahun. Coba saja kita lihat, lapangan Cepu (Banyu Urip dibor Humpuss tahun 1998, saat ini sudah berproduksi tapi belum full capacity), Tangguh (Roabiba ditemukan tahun 1990, Wiriagar Deep dan Vorwata tahun 1995&96, baru berproduski 2009!) dan Masela (ditemukan tahun 2000, baru akan produksi tahun 2016). Senoro Toili (Senoro ditemuan tahun 1999, entah kapan akan mulai berproduksi). Mbang .dan Rekan rekan Yang Anda tuliskan diatas sangat menarik , apakah Anda tahu alasan alasan apa saja yang menyebabkan keterlambatan dari pengembangan masig masong penemuan ??? Saya kira setiap lapangan tersebut diatas mempunyai alasan yang ber-beda 2. Terima kasigh atas pencerahannya.. si Abah. -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2008-2011: ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... -------------------------------------------------------------------------------- Ayo siapkan diri....!!!!! Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010 ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. --------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2008-2011: ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... -------------------------------------------------------------------------------- Ayo siapkan diri....!!!!! Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010 ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. --------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2008-2011: ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... -------------------------------------------------------------------------------- Ayo siapkan diri....!!!!! Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010 ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

