Salah satu contohnya di Central Sumatra mas. Lapangan Bentu-Korinci di daerahnya Kalila.
________________________________ From: kartiko samodro <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, July 25, 2011 8:43:46 AM Subject: Re: [iagi-net-l] EIA: Potensi Shale Gas di Dunia 6.622 Tcf Mas Oki Di Indonesia lapangan biogenik gas yang sudah diproduksi secara komersial ada di mana ya ? Kalau ada lapangan biogenik gas yang ekonomik sepertinya lebih banyak di onshore ya. 2011/7/23 o - musakti <[email protected]> Kalau di Indonesia mungkin masih mending biogenic gas. > >Tinggal cari daerah yang tertiary sedimentary loading nya besar, dekat dengan >konsumen dan kembangkan dengan konsep string of pearls.... > > >On Fri, 22 Jul 2011 14:48 ICT ratna asharina wrote: > >>Betul mas, depth cut off untuk shale lebih dalam dari CBM. Shale mulai >>prospektif di kedalaman <1000m sementara CBM hanya sekitar 200m. >> >>Haynesville memang lebih besar dari Barnett, tapi production costnya juga dua >>kali lebih besar karena lebih dalam. Di Amerika shale gas bisa ekonomis karena >>harga gas domestik yang tinggi dan infrastruktur yang sudah established. Harga >>gas harus berkisar di atas $5 supaya shale gas bisa ekonomis, itu untuk pasar >>Amerika. >> >> >>Salam, >>Rina >> >>________________________________ >>From: "[email protected]" <[email protected]> > >>To: [email protected] > >>Sent: Fri, July 22, 2011 8:35:57 AM > >>Subject: Re: [iagi-net-l] EIA: Potensi Shale Gas di Dunia 6.622 Tcf >> > >>Untuk kriteria dangkal, murah, dan mudah sepertinya tidak harus begitu. >> >>Beberapa lapangan shale gas berproduksi berada pada kedalaman yang cukup dalam. >>Selain berkaitan dengan kematangan batuan sumber untuk berada pada jendela gas, >>juga kondisi menghasilkan tekanan tinggi (overpressure) merupakan kondisi yang >>akan mendukung untuk menghasilkan recovery yang lebih tinggi. >> >> >>Sebuah penyiaran berita dari Woodmack menyebutkan bahwa saat ini shale gas dari >>Haynesville (lebih dalam dan clayly) telah terproduksi (2.8 bcf) melebihi >>Barnett (lebih dangkal dan brittle - 2.3 bcf). >> >> >>Sulit dan mahal adalah model investasi untuk shale gas. Estimasi biaya per >>lokasi (pemboran dan perekahan hidraulik secara masif) sekitar USD15-20 jt dan >>memerlukan ratusan hingga ribuan sumur produksi horizontal dan observasi >>microseismic. >> >>Salam, >>WW >>Powered by Telkomsel BlackBerry® >>________________________________ >> >>From: kartiko samodro <[email protected]> >>Date: Thu, 21 Jul 2011 11:53:41 +0800 >>To: <[email protected]> >>ReplyTo: <[email protected]> >>Subject: Re: [iagi-net-l] EIA: Potensi Shale Gas di Dunia 6.622 Tcf >>maksud saya : banyak organik konten dan sudah matang sbg source rock. >> >> >>2011/7/21 kartiko samodro <[email protected]> >> >>sepertinya kriterianya tdk beda jauh dengan cbm.... >>>harus banyak organic content, dangkal sehingga mudah dan murah untuk >>>pemboran rapat /horizontal/ fracturing untuk meningkatkan recovery factor, >>>volume dan area penyebaran yang luas sehingga ekonomis. >>> >>>Apakah ada gas/oil shale di Indonesia seperti kriteria di atas ? >>>mong omong gimana progress produksi cbm ya ? apa sudah ada yang berproduksi >>>secara ekonomis ? >>> >>> >>>2011/7/21 Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> >>> >>>Dimana potensi Shale Gas dan Shale Oil di Indonesia ? >>>>Telisa shale, Gumai Shale ? >>>> >>>>rdp >>>>------------------------------------------------ >>>>EIA: Potensi Shale Gas di Dunia 6.622 Tcf >>>> >>>>KAMIS, 21 JULI 2011 07:20 WIB >>>>JAKARTA - Penemuan shale gas di Amerika telah mengubah gambaran gas secara >>>>dramatis. Peningkatan produksi shale gas telah mengubah AS dari importir gas >>>>menjadi mandiri dan juga turut mendorong harga gas untuk turun secara alami. >>>>Bahkan, menurut Annual Energy Outlook dari U.S. Energy Information >>>>Administration (EIA), output produksi gas AS diperkirakan akan meningkat >>>hampir >>>>tiga kali lipat antara 2009 dan 2035. >>>> >>>>Kesuksesan shale gas yang mengesankan di Amerika, mengundang pertanyaan >>tentang >>>>potensi shale gas global. Untuk itu, EIA menerbitkan laporan perkiraan volume >>>>shale gas global di luar Amerika Serikat. Laporan ini menandai upaya pertama >>>>perkiraan volume recoverable shale gas pada skala global. Perkiraan dilakukan >>>>dengan menilai 48 cekungan shale gas di 32 negara di luar AS (di mana sumber >>>>dayanya telah diketahui). Sumber daya AS sendiri adalah sebesar 862 Tcf, >>>>sementara 48 cekungan global tersebut diperkirakan mengandung recoverable >>>sumber >>>>daya shale gas 5.760 Tcf. Sehingga total recoverable sumber daya shale gas >>>>global menjadi sebesar 6.622 Tcf. >>>> >>>>Dalam perspektif perbandingannya, perkiraan recoverable sumber daya gas dunia >>>>saat ini (tidak termasuk shale gas) adalah 16.000 Tcf, yang berarti sumber >>daya >>>>shale gas menambah lebih dari 40% volume gas dunia. >>>> >>>>Penelitian tersebut mengecualikan beberapa tipe potensi sumber daya shale gas >>>>oleh karena keterbatasan data, juga mengecualikan potensi di cekungan lepas >>>>pantai. Dengan demikian, potensi sumber daya shale gas tentu lebih besar dari >>>>ini hitungan awal ini. >>>> >>>>Namun demikian, pengembangan shale gas global mungkin akan terhambat oleh isu >>>>kelestarian lingkungan, karena fluida fracking yang digunakan dalam proses >>>>pengeboran shale gas, ditengarai mencemari air tanah. Alasan lainnya, >>>eksplorasi >>>>shale gas global di luar Amerika Serikat dapat tertunda bila harga gas masih >>>>rendah. Akan lebih murah bagi negara-negara untuk membeli gas daripada untuk >>>>mengembangkan sumber daya mereka sendiri. Meksiko misalnya, saat ini >membangun >>>>enam pembangkit listrik tenaga gas, tetapi berencana untuk meningkatkan impor >>>>gas sebagai bahan bakar pembangkitnya, meskipun perusahaan milik negara >>>>Petroleos Mexicanos (Pemex) baru saja menemukan sebanyak satu triliun kaki >>>kubik >>>>cadangan gas. >>>> >>>>Dengan isu pemanasan global, kita semua membayangkan sumber daya terbarukan >>>akan >>>>membangkitkan listrik kita di masa depan. Tetapi faktanya, batubara, >>>>minyak, >>>dan >>>>gas alam saat ini mencukupi lebih dari 80% kebutuhan energi dunia. >Kontribusi >>>>tenaga nuklir hanya 6%, dan energi terbarukan hanya 2% dari energi global >>(yang >>>>akan meningkat paling tinggi 7% pada 2035). Jadi sepertinya shale gas akan >>>>memainkan peran yang semakin penting ke depan. (KO/SM) >>>> >>>>http://www.esdm.go.id/news-archives/323-energi-baru-dan-terbarukan/4758-eia-potensi-shale-gas-di-dunia-6622-tcf.html >>>> >>>> >>>> >>>>-- >>>>"Everybody is safety leader, You can stop any unsafe operation !" >>>> >>>> >>>> >>> > > >-------------------------------------------------------------------------------- >PP-IAGI 2008-2011: >ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] >sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] >* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... >-------------------------------------------------------------------------------- >Ayo siapkan diri....!!!!! >Hadirilah Joint Convention Makassar (JCM), HAGI-IAGI, Sulawesi, 26-29 >September 2011 >----------------------------------------------------------------------------- >To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id >To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > >For topics not directly related to Geology, users are advised to post the >email >to: [email protected] > >Visit IAGI Website: http://iagi.or.id/ >Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: >Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta >No. Rek: 123 0085005314 >Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) >Bank BCA KCP. Manara Mulia >No. Rekening: 255-1088580 >A/n: Shinta Damayanti >IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/IAGI-net >Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi >--------------------------------------------------------------------- >DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on >its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or >its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect >damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data >or >profits, arising out of or in connection with the use of any information >posted >on IAGI mailing list. >--------------------------------------------------------------------- > >

