Trims Mas Benny
Keberadaan ESC memang bukan hal baru di dunia industry. Artinya pemain-pemain 
migas sudah mengerti akan adanya jenis kontrak pengusahaan seperti ini, 
sehingga mudah untuk penetrate pasar (investor). walaupun tentunya akan ada 
persaingan antar 'penjual'. "harga" yang pas sewaktu menjual menjadi penting 
dal am rangka mengundang investor.

Saya yakin kontrak ini pun masih sejalan dengan UUD45.

 RDP

Sent from my iPad

On Oct 6, 2011, at 4:07 PM, Benny Lubiantara <[email protected]> wrote:

> Mas RDP,
>  
> Saya copy paste contoh Exploration contract Iran, Untuk case RI, karena 
> geilogical prospectivity beda, perlu di "adjustment".
>  
>  
> Exploration Service Contract (ESC)
> The first Exploration Service Contract was concluded in 2000 and since then 6 
> more have been signed to the end of 2005. The legal framework of this 
> contract can be summarized as follows:
> •     NIOC hires and obtains the services of a contractor, with all rights to 
> oil and gas belongs to NIOC
> •      After conclusion of a contract through the tender process or 
> negotiations, the IOC registers a branch office in Iran for the purpose of 
> complying with local laws and regulations.
> •      IOC conducts all necessary activities relating to exploration 
> operations in the agreement area
> •      IOC provides all funds required to initiate and complete exploration 
> activities
> •      In case of a commercial discovery, the IOC is entitled to be 
> reimbursed for its costs and investments for the exploration expenditure, 
> however the IOC bears all risk should exploration fail to yield a commercial 
> discovery
> •     Upon a commercial discovery, NIOC and IOC shall enter into negotiations 
> to reach an agreement for the development phase, failing which NIOC invites 
> interested applicants and the IOC (who has priorityin the tender) to submit 
> tender proposals for the development phase
> •      Should the exploration contractor fail to be awarded the Development 
> Service Contract, the development contractor shall be offered a minimum 30% 
> share of the Development Contract.
>  
> Source: W. A Otman, The Iranian Petroleum Contract - Past, Present and Future 
> Perspective, OGEL, 2007
>  
> Salam,
>  
> 
> From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
> To: IAGI <[email protected]>; Indoenergy <[email protected]>; 
> [email protected]
> Sent: Thursday, October 6, 2011 5:54 AM
> Subject: [IndoEnergy] Bukan sekedar muter keran - Perlu "Exploration Sharing 
> Contract" [1 Attachment]
> 
>  
> Bukan sekedar muter keran.
>  
> Gambar terlampir ini merupakan salah satu slide yang saya presentasikan 
> kemarin diacara Panelis Discussion di Makassar. Slide menunjukkan bahwa jeda 
> waktu (time lag) sejak diketemukan hingga mencapai puncak produksi migas itu 
> berkisar 15-30 tahun !! (tercepat saat ini masih 5 tahun, dan untuk lapangan 
> raksasa (Duri) memerlukan 50 tahun !) Jadi keputusan strategis itu ndak bisa 
> dipakai untuk mendongkrak popularitas politis. Yang diperlukan saat ini 
> adalah seorang negarawan sejati untuk memikirkan strategi masa depan negeri !!
> Saat ini untuk satu lapangan saja detilnya mungkin rata-rata sejak discovery 
> hingga first oil 5-10 tahun, namun kebanyakan bahkan lebih dari 10 tahun. 
> Untuk yang super cepat mengikuti prosedur POP (Put on Production) diamana 
> dahulu sering disebut "prolong test", statusnya mirip ngetest produksi (DST) 
> tetapi prinsipnya sebenarnya sudah memproduksikan. Menurut pengamatan 
> selintas POP ini secara nasional mungkin dampak produksinya kecil (cmiiw). 
> Walaupun memberikan nilai keekonomian lebih baik pada kontraktor sebagai 
> insentif.
>  
> Minyak
> Kita lihat dahulu untuk minyak (oil). Gambar terlampir ini menunjukkan lebih 
> kepada dampak sebuah kebijakan strategis kedalam aggregat produksi untuk 
> keseluruhan Indonesia. Memang tidak bisa dianggap hanya dampak kebijakan thok 
> yang berpengaruh, harga minyak serta iklim investasi juga mempengaruhinya. 
> Yang dapat dilihat disini antara lain adalah produksi yang langsung anjlok 30 
> tahun setelah PSC dicanangkan. Kalau melihat bahwa backgrond produksi 
> dibaliknya ada Minas dan Duri yang merupakan andalan utama selama ini. Ini 
> tidak bisa dipungkiri bahwa keputusan besar akan di 'drive' oleh lapangan 
> besar ini. Dan tentunya kita tahun bahwa satu periode produksi adalah 30 
> tahun. Tentusaja setiap investor akan mengoptimasi produksinya untuk masa 30 
> tahun ini. Wajar saja. Dan inilah yang saya maksudkan sebagai konsekuensi 
> logis dari PSC adalah merosotnya produksi setelah habis satu masa PSC.
>  
> Gas memiliki latar belakang sedikit berbeda, namun kalau dilihat dari lagtime 
> sejak penemuan (discovery) hingga produksi juga memerlukan waktu yang sama 
> (sama lamanya). Tentunya gas merupakan andalan masa depan. Hanya saja perlu 
> difikirkan supaya pelajaran dari kisah anjloknya produksi minyak tidak 
> berulang (yang mengagetkan) pada produksi gas nantinya. Perlu dibuat 
> pemikiran lain supaya ada usaha eksplorasi menggantikan gas yang diproduksi 
> dikenal dengan istilah penyeimbangan R/P (RtP - Reserves to production).
>  
> EKSPLORASI
> Secara sederhana kita tahu bahwa saat ini yang diperlukan adalah meningkatkan 
> kegiatan eksplorasi untuk mengganti migas yang diproduksi, sehingga industri 
> migas tetap dan mampu berkesinambungan. Saat ini kontrak pengusahaan migas 
> yang ada saat ini memang disebut sebagai PSC (PRODUCTION sharing contract) 
> saat ini kita tahu bahwa eksplorasinya yg kurang berhasil, karena itu 
> barangkali perlu EXPLORATION Sharing contract (ESC) !
>  
> Bagaimana kalau dibuat kontrak pengusahaan eksplorasi (ESC), bila lapangan yg 
> diketemukan saat eksplorasi tsb tidak diproduksikan maka akan dibeli oleh 
> negara seharga (sebagai contoh saja) 10% dari harga wajar saat itu. Artnya 
> perusahaan yg melakukan eksplorasi tidak benar-benar rugi 100% bila 
> eksplorasinya gagal mencapai nilai keekonomian. Karena bagaimanapun 
> sumberdaya yang diketemukan suatu saat dapat dimanfaatkan oleh negara (suatu 
> saat nanti). Dan pembelian cadangan "kecil" (marginal) ini suatu saat akan 
> dimanfaatkan oleh negara (host country).
>  
> Lets discuss and brain storm here !
>  
> Salam
> RDP
> 
> -- 
> "Everybody is safety leader, You can stop any unsafe operation !"
> 
> 
> __._,_.___
> Reply to sender | Reply to group | Reply via web post | Start a New Topic
> Messages in this topic (2)
> RECENT ACTIVITY: New Members 5
> Visit Your Group
> TAHUKAH ANDA:
> - Geothermal memiliki 28,54 GWe sedangkan yang sudah dmanfaatkan HANYA 1,2 
> GW, HANYA 4,2% dari total potensi ! (status 2011) 
> - Potensi geothermal Indonesia 40% dari Potensi geothermal dunia !
> - DIMOHON TIDAK MEMASANG IKLAN DI MAILIST INI !!
> MARKETPLACE
> Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get 
> the Yahoo! Toolbar now.
> 
> Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use
> .
>  
> __,_._,___

Kirim email ke