Soal gaji ini memang Pelik ya, tapi kalo GOI mau kaya negara2 ME mestine ya isa 
mas

Masalahnya ga brani aza kalee

Avi
NPA 0666

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Shofiyuddin <[email protected]>
Date: Sat, 18 Feb 2012 08:10:54 
To: <[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Gaji expat di Indonesia
Saya mau nanya, apa kita bisa terima kalo ada expatriat digaji lebih rendah
dari kita? Atau diperlakukan sebagai orang lokal?
On Feb 18, 2012 7:59 AM, "Bandono Salim" <[email protected]> wrote:

> Wah kasian pemilik kok begitu kapan warganegara ini jadi pemilik segala
> sumberdaya alam untuk kepentingan warganegara?
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
> -----Original Message-----
> From: Prianggito Sulistiono <[email protected]>
> Date: Sat, 18 Feb 2012 11:42:54
> To: <[email protected]><[email protected]>
> Reply-To: <[email protected]>
> Subject: Re: [iagi-net-l] Gaji expat di Indonesia
> Pak, ini cuma berlaku utk yg kerja di luar negri (dan bukan di middle
> east) Yg di Indonesia yaa jelas ada pembedaan.
> Postingan saya itu menanggapi rekan yg menulis mengenai kondisi di middle
> east
>
> salam
> PS
>
> Sent from my iPhone
>
>
> On 18/02/2012, at 11:34 AM, "Bandono Salim" <[email protected]> wrote:
>
> > Wah untung jua yang kerja di hard rock. Setau saya dulu ada beda gaji
> antara expat dgn indonesia tahun 70an di inco.  Entah sekarang.
> >
> > Kalau di dunia minyak, kita pemilik minyak hehehe kerjanya ....
> > Gajinya ....
> >
> > Gak apa yang penting happy.
> > Salam.
> > Powered by Telkomsel BlackBerry®
> >
> > -----Original Message-----
> > From: Prianggito Sulistiono <[email protected]>
> > Date: Sat, 18 Feb 2012 10:29:54
> > To: <[email protected]><[email protected]>
> > Reply-To: <[email protected]>
> > Subject: Re: [iagi-net-l] Gaji expat di Indonesia
> > Kalau di sektor hard rock exploration / mining sih remunerasi
> profesional asal Indonesia yg bekerja di luar negeri disamakan dg bangsa2
> lain.  Tidak ada penerapan 'salary cap' berdasarkan bangsa atau warna kulit
> >
> > salam
> > Prianggito
> >
> > Sent from my iPhone
> >
> >
> > On 18/02/2012, at 8:51 AM, Sanggam Hutabarat <[email protected]>
> wrote:
> >
> >> Mas Noor cocok ..korelasi tepatnya bukan ke harkat ..profesional Ind.
> yg di luar maupun didalam banyak yg dapat paket yg bagus/sangt layak koq
> skrg ini..  Infonya kan angka kelas menengah di tanah air meningkat ckp
> tajam
> >>
> >>
> >>
> >> On Feb 17, 2012, at 7:31, noor syarifuddin <[email protected]>
> wrote:
> >>
> >> tahun 2005 UNESCO sebagai badan resmi dunia memang memandang harkat
> >Indonesia itu sangat rendah.
> >>
> >> saya kok jadi bingung kenapa gaji rendah kemudian menjadi ekivalen
> dengan harkat yang rendah....mestinya bukan begitu yah....
> >>
> >> UNESCO menetapkan standar itu kemungkinan berdasar indek kebutuhan
> hidup di masing-masing negara (yang mungkin berkorelasi dengan tingkat
> pendapatan per capitanya).....
> >>
> >> Ini sekedar gambaran: UMR tahun 2012 sekarang ini sekitar 1,4-1,5
> jutaan. Bandingkan dengan angka UMRnya Perancis (SMIC) yang di awal tahun
> 2012 itu sekitar 1400 euro (~ 16,8 juta dengan kurs Rp 12,000). Dari angka
> Upah minimum ini saja negara kita itu 1/12nya negara Perancis....
> >>
> >> Di wiki ada list yang cukup lengkap tentang upah minimum tiap negara,
> tapi ini saya cuplikan beberapa yang berkaitan dengan diskusi (negara :
> Upah Minimum tahunan - %GDP per capita):
> >>
> >> USA:        15,080 - 33%
> >> Perancis:   17,701 - 53%
> >> Pakistan:    2,484 - 93%
> >> Kuwait:     12,341 - 33%
> >> Malaysia:    4,735 - 34%
> >> Philipina:   2,053 - 58%
> >> Indonesia:   1,027 - 25%
> >>
> >>
> >>
> >>
> >> salam,
> >>
> >>
> >>
> >> --- On Fri, 2/17/12, [email protected] <[email protected]> wrote:
> >>
> >> From: [email protected] <[email protected]>
> >> Subject: Re: [iagi-net-l] Gaji expat di Indonesia
> >> To: [email protected]
> >> Cc: [email protected]
> >> Date: Friday, February 17, 2012, 5:02 AM
> >>
> >> Rekans,
> >> Saya ingin berbagi pengalaman masalah "honor" ataupun "gaji"
> >> yang sedang
> >> didiskusikan ini.
> >> Tahun 2005 saya terlibat kerjasama internasional riset dan
> >> pengembangan
> >> pendidikan perguruan tinggi Asia dan Eropa melalui Program
> >> Asia Link
> >> dengan tema "Human Origins Patrimony in Southeast Asia -
> >> HOPsea" yang
> >> didanai oleh Uni Eropa.
> >> Dari Asia: Indonesia (ITB-Penanggungjawab Prof.Y.Zaim) dan
> >> Filipina (Univ.
> >> Philippines Dilliman - Manila,Prof.E.Dizon), Eropa: Perancis
> >> (Institut de
> >> Paleontologie Humaine-Paris,Prof.F.Semah) dan Jerman
> >> (Univ.of
> >> Frankfurt,Prof.F.Schrenk dan Dr.C.Hertler),dengan Team
> >> Leader-nya
> >> Perancis. Masing2 perwakilan diminta membuat proposal
> >> kegiatan dan anggota
> >> tim yang terlibat, untuk dikumpulkan dan dirangkum oleh team
> >> leader,
> >> diajukan ke Uni Eropa untuk pendanaan.
> >> Dalam usulan pendanaan, ada item "honor" peserta, meski
> >> dalam ketentuan
> >> komponen "honor" tersebut TIDAK BOLEH diterima pribadi,
> >> melainkan untuk
> >> operasional kegiatan, terutama untuk transportasi, karena
> >> transportasi
> >> tidak ditanggung oleh Uni Eropa dan menjadi tanggungjawab
> >> masing2
> >> perguruan tinggi yang terlibat. Oleh karena itu disepakati
> >> transportasi
> >> menggunakan dana dari "honor".
> >> Setelah dirangkum team leader, diedarkan kembali ke
> >> masing-masing negara
> >> peserta dan ketika saya cermati masalah
> >> pendanaan......sangat mengejutkan
> >> dan menyakitkan!
> >> Mengejutkan dan menyakitkan karena, coba lihat
> >> perbandingannya:
> >> Honor untuk orang Eropa (Perancis dan Jerman) ditulis
> >> honornya: 2700 Euro,
> >> Filipina: 500 Euro dan Indonesia: 300 Euro. Dalam pertemuan
> >> di Paris, saya
> >> marah besar dan protes keras, karena merasa ada diskriminasi
> >> dengan kulit
> >> putih, bahkan lebih rendah dari Filipina. Dalam pertemuan
> >> itu dijelaskan
> >> dan ditunjukkan dokumen oleh team leader, Prof. Semah bahwa
> >> rujukan untuk
> >> "honor" tersebut adalah resmi internasional yang dikeluarkan
> >> oleh UNESCO,
> >> dan Uni Eropa memang mensyaratkan setiap angka untuk
> >> pendanaan harus ada
> >> acuan resminya.Dalam pertemuan itu saya terdiam, malu juga
> >> dengan teman2
> >> Eropa dan Filipina,kok demikian rendah Indonesia di mata
> >> UNESCO
> >> Nah Rekans, ternyata,paling tidak pada tahun 2005 UNESCO
> >> sebagai badan
> >> resmi dunia memang memandang harkat Indonesia itu sangat
> >> rendah. Coba
> >> kalau kita buat perbandingan Eropa:Filipina:Indonesia =
> >> 2700:500:300 =
> >> silahkan hitung.....
> >> Jadi ya resminya, pengakuan dunia untuk "honor" juga mungkin
> >> "gaji" orang
> >> Indonesia memang sangat rendah.Sekedar untuk diketahui.....
> >> Untuk kondidi sekarang, saya tidak tahu, karena Program Asia
> >> Link selesai
> >> tahun 2007.
> >> Wasalam,
> >> Zaim
> >>
> >> kalau untuk pegawai lokal apa ada batasannya
> >> juga?  kan sering dijadikan
> >> senjata tuh sama hr bahwa "katanya" ada pembatasan gaji
> >> nasional dari
> >> "pihak berwenang".
> >> kalau rasio expatnya 1:2:3 , orang indonesianya dibawah
> >> 1 atau di atas 3
> >> ya
> >> ?
> >> 2012/2/16 o - musakti <[email protected]>
> >>
> >>  Ganti topik sikit dari piramida
> >> aah.
> >>
> >> Baru dapat kiriman permen menkeu no. 258/2011
> >> tentang BATASAN MAKSIMUM
> >> BIAYA RENUMERASI TENAGA KERJA ASING UNTUK
> >> KONTRAKTOR KONTRAK KERJASAMA
> >> MINYAK DAN GAS BUMI.
> >>
> >> Yang menarik, at least buat saya yang telah
> >> terbiasa dengan hal yang
> >> sama
> >> di middle east, terrnyata Negara kita juga
> >> menerapkan sistim 'kasta'
> >> dalam
> >> renumerasi berdasarkan warna pasport.
> >>
> >> Ada tiga golongan pasport dalam permen ini :
> >> 1) kawasan Asia (asumsi saya ini mencakup India,
> >> pakistan) Afrika dan
> >> timur tengah
> >> 2) kawasan eropa, australasia (jepun, malaysia
> >> masuk sini ?) dan amerika
> >> selatan
> >> 3) tentunya yang paling tops dari amerika
> >> utara.....
> >>
> >> Bedanya batas maksimal renumerasi ini cukup
> >> signifikan. Muhandis (
> >> engineer) Aboud misalnya, bisa ber gaji max 287 K
> >> per tahun sedangkan
> >> untuk
> >> Senor Diego batasnya 539 K dan Mister Smith sebagai
> >> penguasa dunia bisa
> >> punya gaji sampai 791 K, tentunya dollar semua.
> >>
> >> Kuranglebih rasionya 1:2:3.......wow.....
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> --------------------------------------------------------------------------------
> >> PP-IAGI 2011-2014:
> >> Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
> >> Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
> >>
> --------------------------------------------------------------------------------
> >> Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20
> >> September 2012.
> >> Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas
> >> akhir pengiriman abstrak 28 Februari 2012.
> >>
> --------------------------------------------------------------------------------
> >> To unsubscribe, send email to:
> >> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> >> To subscribe, send email to:
> >> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> >> For topics not directly related to Geology, users are
> >> advised to post the email to: [email protected]
> >> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> >> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> >> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> >> No. Rek: 123 0085005314
> >> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> >> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> >> No. Rekening: 255-1088580
> >> A/n: Shinta Damayanti
> >> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> >> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> >> ---------------------------------------------------------------------
> >> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
> >> information posted on its mailing lists, whether posted by
> >> IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be
> >> liable for any, including but not limited to direct or
> >> indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
> >> resulting from loss of use, data or profits, arising out of
> >> or in connection with the use of any information posted on
> >> IAGI mailing list.
> >> ---------------------------------------------------------------------
> >>
> >>
> >>
> >>
> --------------------------------------------------------------------------------
> >> PP-IAGI 2011-2014:
> >> Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
> >> Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
> >>
> --------------------------------------------------------------------------------
> >> Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
> >> Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir
> pengiriman abstrak 28 Februari 2012.
> >>
> --------------------------------------------------------------------------------
> >> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> >> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> >> For topics not directly related to Geology, users are advised to post
> the email to: [email protected]
> >> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> >> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> >> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> >> No. Rek: 123 0085005314
> >> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> >> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> >> No. Rekening: 255-1088580
> >> A/n: Shinta Damayanti
> >> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> >> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> >> ---------------------------------------------------------------------
> >> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
> shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to
> direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
> use of any information posted on IAGI mailing list.
> >> ---------------------------------------------------------------------
> >>
> >
> >
> --------------------------------------------------------------------------------
> > PP-IAGI 2011-2014:
> > Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
> > Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
> >
> --------------------------------------------------------------------------------
> > Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
> > Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir
> pengiriman abstrak 28 Februari 2012.
> >
> --------------------------------------------------------------------------------
> > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> > For topics not directly related to Geology, users are advised to post
> the email to: [email protected]
> > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> > No. Rek: 123 0085005314
> > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> > Bank BCA KCP. Manara Mulia
> > No. Rekening: 255-1088580
> > A/n: Shinta Damayanti
> > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > ---------------------------------------------------------------------
> > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
> shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to
> direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
> use of any information posted on IAGI mailing list.
> > ---------------------------------------------------------------------
> >
>
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> PP-IAGI 2011-2014:
> Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
> Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
> Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir
> pengiriman abstrak 28 Februari 2012.
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> For topics not directly related to Geology, users are advised to post the
> email to: [email protected]
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
> shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to
> direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
> use of any information posted on IAGI mailing list.
> ---------------------------------------------------------------------
>
>

Kirim email ke