Investor kalau tidak untung besar yaa tidak mau. Dunia dagang suDah begitu. Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: [email protected] Date: Sun, 19 Feb 2012 14:43:23 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] Pertamina-Aramco Kerja Sama Bangun Kilang Tuban Pertamina terlalu yakin bahwa crude yg di impor dari saudi akan bisa digunakan unt kebutuhan dalam negeri. Tapi sebagai investor tentu saja aramco tidak semudah yang dibayangkan. Harus dibuat perhitungan berapa persen hasil kilang bisa digunakan unt supply dalam negeri, bagaimana dengan harga jualnya dsb dsb....... Salam Seno Aji sent from my @ipad -----Original Message----- From: "Bandono Salim" <[email protected]> Date: Sun, 19 Feb 2012 13:00:15 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] Pertamina-Aramco Kerja Sama Bangun Kilang Tuban Hehehe mismanagement, padahal pertamina ahli dagang dan cari minyak. Gimana yaa kok bisa gitu? Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "Ismail" <[email protected]> Date: Sun, 19 Feb 2012 12:56:58 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] Pertamina-Aramco Kerja Sama Bangun Kilang Tuban Uangnya sdh habis hasil dari jualan minyak sdh relatif sama dengan yg untuk nomboki minyak {subsidi } yg dibakar dilalanan dan yg dibakar untuk menerangi rumah disisi lain yg dihasilkan / diproduksi juga sama / malah lbh kecil dengan yg dipakai , wis bukbukan nggak ada yg dibawa pulang Sent by Liamsi's Mobile Phone -----Original Message----- From: "Bandono Salim" <[email protected]> Date: Sun, 19 Feb 2012 12:39:43 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] Pertamina-Aramco Kerja Sama Bangun Kilang Tuban Katanya ni sdh tdk punya minyak lagi. Krn eksplorasi terhenti. Lha duit keuntungan jual minyak apa tak ada yang dipakai eksplorasi? Atau hanya buat gaji pns saja? Wah urusan negara bukan urusan saya, hanya sekedar pengin tau. Salam,bdn. Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "Fatchur Zamil" <[email protected]> Date: Sun, 19 Feb 2012 11:52:51 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] Pertamina-Aramco Kerja Sama Bangun Kilang Tuban Minyk ind.diexpt dg hrg mhl (kwltas bgs), beli dari Arab dg hrg lbh mrh Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "ok.taufik" <[email protected]> Date: Sun, 19 Feb 2012 09:19:11 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] Pertamina-Aramco Kerja Sama Bangun Kilang Tuban Minyak Indonesia mana yg mau dikuras?, discovery saja sudah jarang, yang jelas crude oilnya sebagian dipasok dari arab saudi. Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "Bandono Salim" <[email protected]> Date: Sun, 19 Feb 2012 08:39:34 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] Pertamina-Aramco Kerja Sama Bangun Kilang Tuban Aramco itu perusahaan amerika yang mengeduk kekayAan arab saudi? Whalah, ntar juga ngutas minyak indonesia ya? Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Muhammad Razi <[email protected]> Date: Sun, 19 Feb 2012 11:06:03 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: [iagi-net-l] Pertamina-Aramco Kerja Sama Bangun Kilang Tuban *Pertamina-Aramco Kerja Sama Bangun Kilang Tuban* *Ekonomi - / Sabtu, 18 Februari 2012 21:30 WIB* *Metrotvnews.com, Jakarta: *Perseroan Terbatas (PT) Pertamina dan Saudi Aramco Asia Company Limited meneken nota kesepahaman kerja sama pembangunan proyek kilang minyak berkapasitas 300.000 barel per hari di Tuban, Jawa Timur. Nota kesepahaman (MoU) itu termasuk melakukan kajian bersama kelayakan secara ekonomi pembangunan proyek kilang minyak yang nantinya terintegrasi dengan petrokimia. "Setelah penandatanganan ini, maka tim pelaksana proyek akan memasuki fase selanjutnya, yaitu kajian bersama termasuk di dalamnya riset pasar dan analisis keekonomian serta studi konfigurasi kilang," kata Juru Bicara Pertamina M. Harun dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (18/2). Penandatanganan dilakukan di Bali pada Sabtu ini antara Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko Pertamina, M. Afdal Bahaudin dan Vice President of Marketing, Supply, and Joint Venture Coordination Saudi Aramco, Dawood M. Dawood. Saudi Aramco akan memasok sebagian besar kebutuhan minyak mentah Kilang Tuban berdasarkan kontrak jangka panjang. Kilang akan memproduksi produk petrokimia dan BBM berkualitas tinggi untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat di Indonesia dan juga kawasan Asia Tenggara. "Kerja sama investasi dengan Saudi Aramco ini sangat berharga bagi Pertamina dan Indonesia dalam memperkuat pasokan BBM dan petrokimia untuk memenuhi permintaan domestik dan regional yang sangat besar," kata Afdal. Ia menjelaskan proyek Kilang Tuban menjadi bagian dari rencana Pertamina untuk meningkatkan ketahanan energi Indonesia. Sementara Dawood mengatakan penandatanganan MoU merupakan langkah penting pertama semakin mempererat hubungan dengan Pertamina yang sudah kuat. Juga sebagai strategi meningkatkan eksistensi bisnis hilir secara global. "Kami berkomitmen untuk merancang investasi yang saling menguntungkan sehingga menghasilkan manfaat bagi kedua belah pihak, dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan," ujarnya. Saudi Aramco Asia Company Limited (SAAC) merupakan anak perusahaan Saudi Arabian Oil Company (Saudi Aramco). Bisnis SAAC ditujukan mendukung operasi bisnis Saudi Aramco di kawasan Asia. Saudi Aramco ini merupakan perusahaan yang dimiliki penuh Pemerintah Arab Saudi dengan kantor pusat di Dhahran, Arab Saudi. Perusahaan mengelola cadangan minyak terbukti terbesar di dunia, yakni sebesar 260 miliar barel dan mengelola cadangan gas terbesar keempat di dunia.(Ant/BEY)

