Pak Yanto,
 
Apa jangan-jangan berita ini di top10 kan di media-media bukan karena 
Esemka-nya yang mau dijungkalin melainkan Walikotanya? 

 
Tidak bermaksud berburuk sangka, namun jika sudah menyangkut politik dan 
kekuasaan.., setiap aspek bisa dipakai untuk pencitranegatifan seseorang. 
 
Semoga saja kemungkinan ini tidak benar adanya. 

 
“TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Solo Joko Widodo, biasa disapa Jokowi, 
menyatakan keheranannya terhadap tingginya hasil survei terhadap dirinya untuk 
maju dalam pencalonan Gubernur DKI Jakarta tahun 2012. 
**DELETED** 
 
Selengkapnya di: 
http://www.tempo.co/read/news/2012/02/29/083387039/Ungguli-Foke-Jokowi-Kaget 

 
 
Selain itu dapat info dari milis sebelah, pemerintah PRC malah sudah mulai 
mengikuti jejak negara tetangganya Jepang dan Korea dalam usaha memroduksi 
kendaraan lokal. Tidak hanya memroduksi, mulai tahun ini pemerintah mereka 
mewajibkan penggunaan produk lokal sebagai kendaraan dinas pemerintah. 
http://us.oto.detik.com/read/2012/02/27/211121/1853006/1207/pemerintah-china-pakai-mobnas-indonesia-kapan?o9911011207
 

 
 
Salam 
Andi. 



--- On Fri, 3/2/12, Yanto R. Sumantri <[email protected]> wrote:


From: Yanto R. Sumantri <[email protected]>
Subject: [iagi-net-l] Baru nongol sudah mau digebuk
To: "[email protected]" <[email protected]>, 
"[email protected]" <[email protected]>
Date: Friday, March 2, 2012, 11:12 PM










Baru saja nongol esemka sudah bikin raksasa otomotif ketakutan !!!!!!!!!!!!!!!
 
Saya baca Koran “Rakyat Merdeka” halaman 16 yang berjudul : “ Mannuver 3 
menteri bisa kubur program ESEMKA”,
Saya kutipkan beberapa bagian sebagai illustrasi : 
1.       Nasib mobil produksi dalam negeri atau mobil nasional (mobnas) bisa 
tinggal  nama . Menteri Perindustrian ( Menperin) MS.Hidayat dan Menko 
Perekonomian Hatta Radjasa SEPAKAT membuat mobil murah Dibawah 100 juta. 
SPONSORNYA TOYOTA , DAIHATSU DAN HONDA………………………..
2.       .” Mereka ( 4 produsen ??? ) sanggup menyediakan  dana 1,8 juta AS  
atau Rp 16,2 trilliun. Akhir tahun ini akan masuk ke Indonesia  dan dia akan 
menyerap banyak tenaga kerja baik di Industri komponen maupun” jelas Hidayat” 
………………(heem mana banyak kalau yang ngerjain malahan pekerja mobnas ???).

3.       …….” Senada dengan Hidayat , Menko Perekonomian ……… mengatakan , …… 
Pemerintah akan memberikan insentif  cukai kepada produsen mobil ramah 
lingkungan .
4.       “ Kita sudah sepakat dengan Menteri Keuangan , untuk untuk 
menyikapinya dengan cukai sehingga dapat mendorong penggunaan kendaraan 
kendaraan low cost green car di industry industry dalam negeri …………….”
5.       Menkeu ……………………. “ kita akan  berikan , tidak terkecuali kepada 
investor yang mau membuat kendaraan yang ramah lingkungan” ujarnya.
Dan seterusnya ……………………………. Apa yang dapat dibaca dari berita ini  ???  
1.The three stooges (mungKin dengan “koordinasi” yang baik dengan produsen 
raksasa)  sudah sepakat untuk mengeksploitasi momentum kegagalan uji emisi 
emisi esemka ,.dengan demikian diharapkan esemka dapat “layu sebelum 
berkembang”..
2,Ketiga stooges ini bukannya mencarikan jalan bagaimana kegagalan yang dialami 
esemka tetap dapat diatasi sehingga menjadi  suatu sukses , dan program mobnas 
berjalan.
3. Nyata sekali  …………………… spirit liberalisme menjadi dasar tindakan mereka atau 
dijadika alas an “pembenaran” kebijakan yang diambil mereka 
------------------heeeeeem sangat menyedihkan.
Dimanakah nasionalisme kita letakan ???Dimana keberpihakan Pemerintah atas 
inovasi anak bangsa ???
 
Sangat menyedihkan  Kang Ah !!!!!
 
 

Kirim email ke