ditentukan di awal pak , apakah tahun ini anda mau pakai pertamax atau premium, kalau udah diputuskan pakai pertamax ya diberikan plat dan stnk yang ada tulisan pertamax / non subsidi , sehingga pada saat anda beli premium akan ketahuan dan malu sendiri. Lagian kan kelihatan kan kalau mobil diatas 250 jt , 1500 - 2000 cc masak pakai premium. Apalagi kalau mobil bagus di platnya ada cetakan non subsidi kan bisa menambah prestise pemakainya..
2012/3/31 <[email protected]> > ** > > Kalau yang pakai pertamax mestinya gak ikut bayar pajak tambahan. Nah, > menentukan yg beli pertamax sama yg tidak bisa jadi susah > > > LL > Powered by Telkomsel BlackBerry® > ------------------------------ > *From: * kartiko samodro <[email protected]> > *Date: *Sat, 31 Mar 2012 18:38:28 +0800 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * <[email protected]> > *Subject: *Re: [iagi-net-l] kenaikan (harga) BBM... > > Hitung hitungan kasar dari data Pak Ismail dan Pak OK > > Jumlah mobil pribadi di jawa : 60% x 8 jt = 4.8 jt > Jumlah mobil pribadi di jabotabek : 30% x 4.8 jt = 1.4 jt > > Tambahan pajak per mobil dengan pemakaian 10 liter / hari selama 1 tahun = > 10 jt > Tambahan pajak per mobil dengan pemakaian 20 liter / hari selama 1 tahun = > 20 jt > > Tambahan dari pajak mobil di jawa (di luar jabotabek) dgn asumsi pemakaian > 10 liter perhari > =jumlah mobil di jawa di luar jabotabek ( 3.4 jt ) * pemakaian 10 liter > perhari selama 1 tahun (10 jt) = 34 Triliun > > Di jabotabek dengan asumsi 50% mobil (0.7 jt) * memakai 10 liter perhari > selama 1 tahun (10 jt) = 7 Triliun > Di jabotabek dengan asumsi 50% mobil (0.7 jt) * memakai 20 liter perhari > selama 1 tahun (20 jt) = 14 Triliun > > Total tambahan pajak dari mobil pribadi pertahun di jawa dan jabotabek = > 55 trilliun. > > lumayan kan buat ganti subsidi bbm...lebih tepat sasaran, yang terkena > dampak hanya yang memiliki dan menggunakan kendaraan pribadi, tidak ada > inflasi karena kenaikan bbm. > > Asal digunakan sebaik baiknya untuk kemakmuran rakyat , bikin fasos dan > fasum yang baik buat masyarakat , saya kira pemilik mobil pribadi tidak > akan terlalu keberatan menambah biaya subsidi bbm sekitar 1jt - 2 jt / > bulan. > > Mangkanya sampai sekarang saya tidak mengerti mengapa opsi ini tidak > pernah dipertimbangkan oleh pemerintah dan dpr. > > > 2012/3/31 Ok Taufik <[email protected]> > >> Ada 8 jutaan mobil pribadi di Indonesia, tak tahu berapa persen yang >> beredar di jakarta. >> Total 60% BBM bersubsidi di konsumsi di P.Jawa+Bali dan 30% dari itu >> dikonsumsi di Jabotabek. >> Paling gampang mengalihkan pemakaian BBM subsidi ke non subsidi adalah di >> Jabotabek, batasi supply BBM subsidi ke SPBU di Jabotabek, supply hanya >> pada segelintir SPBU untuk keperluan transportasi umum+rakyat miskin >> (dengan IDnya). >> Lakukan untuk seluruh kota besar di Jawa+Bali, menyusul ke sumatra dan >> pikir2 dulu ke IBT. >> >> Dana subsidi bisa dialihkan membayar gaji PNS, membangun kantor >> pemerintahan, untuk biaya perbandingan study ke LN aparat dll untuk aparat. >> >> >> 2012/3/31 kartiko samodro <[email protected]> >> >>> Pak Ismail berhubung BBM tidak jadi naik... >>> >>> bersedia tidak ditambahin pajak kendaraan pribadi sebesar 40 - 80 ribu / >>> hari * 240 hari = 9.6 jt - 19.2 jt / tahun ? >>> >>> Bayangkan berapa pendapatan negara kalau pajak kendaraan pribadi bisa >>> diterapkan sebagai pengganti kenaikan bbm... kalikan saja dengan berapa >>> jumlah kendaraan di jakarta/Indonesia >>> >>> Tentunya banyak yang tidak akan keberatan mambayar pajak kalau memang >>> digunakan sebesar besarnya untuk kemakmuran rakyat dan bukan hanya >>> segelintir orang / golongan. >>> >>> 2012/3/31 <[email protected]> >>> >>> Berikut disampaikan perhitungan harga keekonomian per liter >>>> Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mencapai Rp 8.400 per liter:1.Harga dasar >>>> minyak mentah sebesar kurang lebih Rp 5.940 per >>>> liter diperoleh dari Harga Minyak Mentah Indonesia (ICP) >>>> dikalikan kurs dolar (Rp.9.000) dibagi 159 (faktor pembagi dari >>>> barel ke liter).2.Harga LRT (Lifting, Refinery, Transportation) sebesar >>>> $24.1 >>>> per barel atau Rp 1.360 per liter.3.Subtotal dari poin (1) dan (2) >>>> mencapai Rp 7.300 per liter. >>>> 4.Ditambah pajak dan lain-lain (15%) sebesar Rp 1.100 per >>>> liter, maka total harga keekonomian BBM mencapai Rp 8.400 per >>>> liter. >>>> ============================================= >>>> Trima kasih para pendemo kemarin krn saya masih bisa >>>> mendapatkan sumbangan dari pemerintah Rp.3900,- perliter kalau >>>> kita beli bensin ( yg sekrang ini harganya 4500,-perliter ) , >>>> padahal satu hari bisa bolak balik pakai mobil habis 10-20 >>>> liter , berarti dapat sumbangan 39000- 78.000 Rp perhari, >>>> inipun akan naik sumbangan yg saya terima setiap kenaikan harga >>>> crude 1 dollar/brl. >>>> Kasihan para tetangga yg tidak punya mobil atau tetangga >>>> dikampung sono jangankan mobil, motorpun tidak punya shg tidak >>>> bisa menikmati sumbangan sebanyak itu ( apalagi kalau mobilnya >>>> lbh dari satu sumbangannya lbh banyak lagi ) ...... >>>> >>>> ISM >>>> >>>> >>>> >>>> ___________________________________________________________ >>>> indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id >>>> >>>> >>>> >>>> >>>> -------------------------------------------------------------------------------- >>>> PP-IAGI 2011-2014: >>>> Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com >>>> Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com >>>> >>>> -------------------------------------------------------------------------------- >>>> Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012. >>>> Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir >>>> pengiriman abstrak 28 Februari 2012. >>>> >>>> -------------------------------------------------------------------------------- >>>> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id >>>> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id >>>> For topics not directly related to Geology, users are advised to post >>>> the email to: [email protected] >>>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id >>>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: >>>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta >>>> No. Rek: 123 0085005314 >>>> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) >>>> Bank BCA KCP. Manara Mulia >>>> No. Rekening: 255-1088580 >>>> A/n: Shinta Damayanti >>>> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ >>>> IAGI-net >>>> <http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/IAGI-net>Archive 2: >>>> http://groups.yahoo.com/group/iagi >>>> --------------------------------------------------------------------- >>>> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information >>>> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event >>>> shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to >>>> direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting >>>> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the >>>> use of any information posted on IAGI mailing list. >>>> --------------------------------------------------------------------- >>>> >>>> >>> >> >> >> -- >> Sent from my Computer® >> >> > >

