sebenarnya bisa dipisah mas

- pajak kendaraan masuk apbd (seperti biasa)
- pajak pertambahan karena penggunaan premium masuk ke apbn.

dan besarnya pertambahan karena penggunaan premium itu yang akan akan
menentukan besarnya kouta premium untuk daerah tersebut.

2012/4/2 noor syarifuddin <[email protected]>

>   subsidi dari APBN....pajak kendaraan masuknya APBD.....gubernur pasti
> pada setuju, istana yang pusing tujuh keliling....:-)
>
>
> --- On *Sat, 3/31/12, kartiko samodro <[email protected]>* wrote:
>
>
> From: kartiko samodro <[email protected]>
>
> Subject: Re: [iagi-net-l] kenaikan (harga) BBM...
> To: [email protected]
> Date: Saturday, March 31, 2012, 6:38 AM
>
>
>  Hitung hitungan kasar dari data Pak Ismail dan Pak OK
>
> Jumlah mobil pribadi di jawa : 60% x 8 jt = 4.8 jt
> Jumlah mobil pribadi di jabotabek : 30% x 4.8 jt = 1.4 jt
>
> Tambahan pajak per mobil dengan pemakaian 10 liter / hari selama 1 tahun =
> 10 jt
> Tambahan pajak per mobil dengan pemakaian 20 liter / hari selama 1 tahun =
> 20 jt
>
> Tambahan dari pajak mobil di jawa (di luar jabotabek) dgn asumsi pemakaian
> 10 liter perhari
> =jumlah mobil di jawa di luar jabotabek ( 3.4  jt ) * pemakaian 10 liter
> perhari selama 1 tahun (10 jt) = 34 Triliun
>
> Di jabotabek dengan asumsi 50% mobil (0.7 jt) *  memakai 10 liter perhari
> selama 1 tahun  (10 jt) = 7 Triliun
> Di jabotabek dengan asumsi 50% mobil (0.7 jt) *  memakai  20 liter perhari
> selama 1 tahun  (20 jt) = 14  Triliun
>
> Total tambahan pajak dari mobil pribadi pertahun di jawa dan jabotabek  =
> 55 trilliun.
>
> lumayan kan buat ganti subsidi bbm...lebih  tepat sasaran, yang terkena
> dampak hanya yang memiliki dan menggunakan kendaraan pribadi, tidak ada
> inflasi karena kenaikan bbm.
>
> Asal digunakan sebaik baiknya untuk kemakmuran rakyat , bikin fasos dan
> fasum yang baik buat masyarakat , saya kira pemilik mobil pribadi tidak
> akan terlalu keberatan menambah biaya subsidi bbm sekitar 1jt - 2 jt /
> bulan.
>
> Mangkanya sampai sekarang saya tidak mengerti mengapa opsi ini tidak
> pernah dipertimbangkan oleh pemerintah dan dpr.
>
>
> 2012/3/31 Ok Taufik 
> <[email protected]<http://us.mc1604.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
> >
>
> Ada 8 jutaan mobil pribadi di Indonesia, tak tahu berapa persen yang
> beredar di jakarta.
> Total 60% BBM bersubsidi di konsumsi di P.Jawa+Bali dan 30% dari itu
> dikonsumsi di Jabotabek.
> Paling gampang mengalihkan pemakaian BBM subsidi ke non subsidi adalah di
> Jabotabek, batasi supply BBM subsidi ke SPBU di Jabotabek, supply hanya
> pada segelintir SPBU untuk keperluan transportasi umum+rakyat miskin
> (dengan IDnya).
> Lakukan untuk seluruh kota besar di Jawa+Bali, menyusul ke sumatra dan
> pikir2 dulu ke IBT.
>
> Dana subsidi bisa dialihkan membayar gaji PNS, membangun kantor
> pemerintahan, untuk biaya perbandingan study ke LN aparat dll untuk aparat.
>
>
> 2012/3/31 kartiko samodro 
> <[email protected]<http://us.mc1604.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
> >
>
> Pak Ismail berhubung BBM tidak jadi naik...
>
> bersedia tidak ditambahin pajak kendaraan pribadi sebesar 40 - 80 ribu /
> hari * 240 hari =  9.6 jt - 19.2 jt / tahun ?
>
> Bayangkan berapa pendapatan negara kalau pajak kendaraan pribadi bisa
> diterapkan sebagai pengganti kenaikan bbm... kalikan saja dengan berapa
> jumlah kendaraan di jakarta/Indonesia
>
> Tentunya banyak yang tidak akan keberatan mambayar pajak kalau memang
> digunakan sebesar besarnya untuk kemakmuran rakyat dan bukan hanya
> segelintir orang / golongan.
>
> 2012/3/31 
> <[email protected]<http://us.mc1604.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
> >
>
> Berikut disampaikan perhitungan harga keekonomian per liter
> Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mencapai Rp 8.400 per liter:1.Harga dasar
> minyak mentah sebesar kurang lebih Rp 5.940 per
> liter diperoleh dari Harga Minyak Mentah Indonesia (ICP)
> dikalikan kurs dolar (Rp.9.000) dibagi 159 (faktor pembagi dari
> barel ke liter).2.Harga LRT (Lifting, Refinery, Transportation) sebesar
> $24.1
> per barel atau  Rp 1.360 per liter.3.Subtotal dari poin (1) dan (2)
> mencapai Rp 7.300 per liter.
> 4.Ditambah pajak dan lain-lain (15%) sebesar Rp 1.100 per
> liter, maka total harga keekonomian BBM mencapai Rp 8.400 per
> liter.
> =============================================
> Trima kasih para pendemo kemarin krn saya masih bisa
> mendapatkan sumbangan dari pemerintah Rp.3900,- perliter kalau
> kita beli bensin ( yg sekrang ini harganya 4500,-perliter ) ,
> padahal satu hari bisa bolak balik pakai mobil habis 10-20
> liter , berarti dapat sumbangan 39000- 78.000 Rp perhari,
> inipun akan naik sumbangan yg saya terima setiap kenaikan harga
> crude 1 dollar/brl.
> Kasihan para tetangga yg tidak punya mobil atau tetangga
> dikampung sono jangankan mobil, motorpun tidak punya shg tidak
> bisa menikmati sumbangan sebanyak itu ( apalagi kalau mobilnya
> lbh dari satu sumbangannya lbh banyak lagi ) ......
>
> ISM
>
>
>
> ___________________________________________________________
> indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id
>
>
>
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> PP-IAGI 2011-2014:
> Ketua Umum: Rovicky Dwi Putrohari, rovicky[at]gmail.com
> Sekjen: Senoaji, ajiseno[at]ymail.com
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> Jangan lupa PIT IAGI 2012 di Jogjakarta tanggal 17-20 September 2012.
> Kirim abstrak ke email: pit.iagi.2012[at]gmail.com. Batas akhir
> pengiriman abstrak 28 Februari 2012.
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> For topics not directly related to Geology, users are advised to post the
> email to: 
> [email protected]<http://us.mc1604.mail.yahoo.com/mc/[email protected]>
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
> shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to
> direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
> use of any information posted on IAGI mailing list.
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
>
>
>
> --
> Sent from my Computer®
>
>
>
>

Kirim email ke