Peran geologi? Bencana alam, bahan bangunan, geowisata, pembangunan kawasan wih masih ada kerjaan. Minyak yaa terus dicari untuk ketahanan negeri, bukan dicuri tuk pribadi, Salam. Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: Andi AB Salahuddin <[email protected]> Date: Sat, 7 Apr 2012 14:44:41 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: [iagi-net-l] Ketahanan energi nasional dan energy diversity Rekan IAGI sekalian, Sangat menarik mengikuti perkembangan diskusi selama beberapa pekan terakhir: kenaikan bbm, saling tuduh mengenai adanya permainan angka-angka di dunia migas, jumlah proven reserves migas Indonesia, hingga kepada energy alternatif. Setelah iseng-iseng browsing, saya dapat info bahwa UAE sebagai salah satu negara top10 dari sisi jumlah cadangan minyak dan daily oil production malah sudah mulai melirik energy alternatif lainnya. Hal ini semakin diperkuat dengan ditempatkannya kantor markas besar International Renewable Energy Agency (IRENA) di Abu Dhabi. Misi utama IRENA tersebut adalah membantu anggotanya mengembangkan renewable energy termasuk diantaranya geothermal, kelautan, hydropower. Selengkapnya ada di: http://www.energyboom.com/policy/international-renewable-energy-agency-sets-abu-dhabi Tidak hanya sampai disitu saja, pemerintah UAE malah sudah mulai pula menyiapkan langkah kepada pemanfaatan energi nukir yang aman, bersih, dan efisien. Menariknya, jika negara yang kaya akan minyak (non-renewable energy) dan dengan jumlah penduduk yang jauh lebih sedikit saja sudah mulai merambah ke energy alternatif -bisa apapun alasannya: politik, ketahanan (energi), business, environment, dll- bagaimana dengan bangsa kita sendiri yang sudah menjadi negara net importir minyak dan dengan jumlah penduduk yang masuk top5 dunia? Adakah langkah-langkah serius pemerintah yang sudah mulai dilaksanakan dalam upaya mencapai ketahanan energi nasional? Bagaimana dan dimana kira-kira peran para geologists dalam membantu upaya pemerintah tersebut? Salam, Andi.

