Abah, Pak Jero sudah menyatakan soal prioritas nasional... yang jadi pending issue adalah soal harga.... wani piro...:-) (kalau gas Natuna dijual di bawah 10 $/mmbtu, saya yakin Pertamina pun ogah mengembangkannya ...:-) salam,
From: Yanto R. Sumantri <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Thursday, October 25, 2012 8:27 AM Subject: Re: [iagi-net-l] Re: Sense of urgency : Mahakam atau Natuna ? Rekan Kita tahu bahwa dimasa 5 - 10 tahun mendatang Indonesia akan kekurangan pasokan gas , Nah , apakah pada kontrak Natuna akan adailand saja a klausa "gas domestic oblogation" yang akan mendukung kebutuhan gas di Indonesia. Kalau PPT Thailand saja sudah ancang ancang , tentunya kita juga harus. Bagaimana Cak Phie ? ada informasi ? si Abah From: "[email protected]" <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wednesday, October 24, 2012 1:32 PM Subject: Re: [iagi-net-l] Re: Sense of urgency : Mahakam atau Natuna ? Update East Natuna ada di Harian Bisnis Indonesia hal 7, hari ini 24/10: Konsortium; Pertamina 35% ExxonMobil 35% Total EP 30% Nah siapa operatornya ??? Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT

