Abah,
 
wah saya tidak tahu persis berapa ambang ekonomisnya... tapi saya hanya 
itung-itung kasar saja lah... :-). sekedar gambaran, pengembangan lapangan 
kecil di lepas pantai (tanpa fasilitas processing yang rumit seperti di Natuna) 
itu baru ekonomis di kisaran 5-6 $/mmbtu.
 
ekspor gas amerika itu masih wacana sampai saat ini... yang juga kencang adalah 
pembangunan LNG di Australia... kalau tidak salah ada sekitar 9 proyek yang 
sudah atau akan dilakukan di sana, termasuk salah satunya proyek besar LNG 
terapung punya Shell dan LNG dari CBM punya Santos...melihat biaya proyeknya 
yang cenderung tinggi, sayapun nggak yakin harga jual LNG-nya akan lebih rendah 
dari sekarang... apalagi klau benar supply dari Qatar akan berkurang di masa 
mendatang (ini bagian Oq yang lebih tahu ...:-)
 
harga domestik di Australia pun sekarang sudah bergerak naik ke kisaran di atas 
6 $/mmbtu..
 
 
 
salam,
 

From: Yanto R. Sumantri <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Thursday, October 25, 2012 8:46 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Re: Sense of urgency : Mahakam atau Natuna ?





Jadi economic pricenya 10 US$/mmbtu, itu harga dimana di "well head" apa di 
pembeli ?
Apa dengan boom nya shale gtas di USA akan berakibat terganggunya gas price 
forecasting didunia ?
Berapa kira kira harga gas pada lima tahun mendatang khususnya di West Pacific 
Rim ?

Mohon pencerahannya Cak Noor , Cak Phie ???

tks

si Abah 



From: noor syarifuddin <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Thursday, October 25, 2012 8:33 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Re: Sense of urgency : Mahakam atau Natuna ?
as 

Abah,
 
Pak Jero sudah menyatakan soal prioritas nasional... yang jadi pending issue 
adalah soal harga.... wani piro...:-)
(kalau gas Natuna dijual di bawah 10 $/mmbtu, saya yakin Pertamina pun ogah 
mengembangkannya ...:-)
 
 
salam,

From: Yanto R. Sumantri <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Thursday, October 25, 2012 8:27 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Re: Sense of urgency : Mahakam atau Natuna ?


Rekan

Kita tahu bahwa dimasa 5 - 10 tahun mendatang Indonesia akan kekurangan pasokan 
gas  ,
Nah , apakah pada kontrak Natuna akan adailand saja a klausa "gas domestic 
oblogation" yang akan mendukung kebutuhan gas di Indonesia.
Kalau PPT Thailand saja sudah ancang ancang , tentunya kita juga harus.
Bagaimana Cak Phie ? ada informasi ?

si Abah

From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Wednesday, October 24, 2012 1:32 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] Re: Sense of urgency : Mahakam atau Natuna ?


Update East Natuna ada di Harian Bisnis Indonesia hal 7, hari ini 24/10:
Konsortium;
Pertamina 35%
ExxonMobil 35%
Total EP 30%

Nah siapa operatornya ???

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Kirim email ke