PakDhe, Saya kira logikanya bukan begitu.... gas amerika ingin dijual ke Asia atau Indonesia karena memang harganya lebih tinggi. Saat ini LNG Asia termasuk yang paling tinggi, di bawahnya baru Eropa dan kemudian USA. Jadi kalau mereka suruh jual dengan harga seperti di bawah itu ya, aku gak yakin mereka akan mau... Info tambahan: gas di sana murah karena suksesnya shale gas.. bahkan harga 3$/mmbtu itu juga karena ada kondensatenya... klaau dry gas mungkin harganya lebih rendah lagi... salam,
From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thursday, October 25, 2012 8:47 AM Subject: Re: [iagi-net-l] Re: Sense of urgency : Mahakam atau Natuna ? 2012/10/25 noor syarifuddin <[email protected]> Abah, >Pak Jero sudah menyatakan soal prioritas nasional... yang jadi pending issue >adalah soal harga.... wani piro...:-) >(kalau gas Natuna dijual di bawah 10 $/mmbtu, saya yakin Pertamina pun ogah >mengembangkannya ...:-) Padahal harga gas US sudah dibawah 3$/mmbtu Kalau ditambah 1$/mmbtu utk processing LNG, ditambah 1$/mmbtu untuk shipping Nanti di Indonesia harganya tinggal ~ 5 $/mmbtu. Wah ! RDP

