Salam hormat Rekan rekan IAGI, Mohon ijin nimbrung. Untuk alternatif subway tunneling, tingkat kesulitannya mungkin pada saat menentukan rute dan meletakkan tunnel diantara pile pile yg ada, dimana di jakarta sudah banyak pile dari building ada.
Untuk menghubungkan antara tunnel dgn angle yg diinginkan cukup sulit, apalagi kalau terowongannya belok tegak lurus karena banyaknya hambatan di dalam tanah. Ya, mungkin lebih bagus pakai kereta api macam malaysia (LRT or MRT)Karena untuk pondasinya tidak terlalu makan banyak area. Yang luas cuma stationnya saja. Wong yg bangun konstruksinya banyak pekerja pekerja indonesia. Persoalannya di jakarta ini jumlah orgnya 4 -5 kali kuala lumpur. Jadi benar kalau parkir cost dinaikkan, supaya banyak yg ke public transport. Mohon dikoreksi, mgkn ada yg kurang pas. Salam, Nardipta Sent by DiGi from my BlackBerry® Smartphone -----Original Message----- From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> Date: Wed, 31 Oct 2012 11:58:12 To: IAGI<[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: [iagi-net-l] Mass Transport Jakarta. Dalam beberapa hari kemarin banyak media memberitakan pembangunan MRT utk Jakarta. Ada beberapa pendapat yg pertama memilih dg terowongan Subway karena tanah di Jakarta mahal, namun ada kendala kondisi tanah Jakarta yg lunak (?) Dan potensi banjir. Yang kedua memilih elevated railway. Yaitu membangun jalan diatas jalan yg saat ini ada. Nah ada yg bisa kasih komentar ? Pro-Connya ? RDP -- *"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"*

