Menurutku sih polling model ginian enggak sensitif deh... Coba tanya diri sendiri, bila kantormu dibubarin, atau seperti kata Tyo.. Rumahmu dibakar orang... Trus kamu bikin pooling atawa tanya tetangga2mu dan teman2mu : "Apakah kalian setuju kantorku dibubarin - atau setujukah kamu rumahku dibakar orang- ??.
Kalo mau ya IAGI bikin masukan atau apalah namanya, utk pengelolaan migas yg lebih baik. Jangan lupakan juga begitu banyak masukan kepada Pemerintah soal pengelolaan migas ini termasuk dari orang2/kelompok yang sebenarnya hanya berusaha memancing di air keruh, memanfaatkan keadaan utk kepentingan diri/golongan. Saat ini kami di BPMIGAS sedang beramai- ramai di-bully, dihajar luar dalam, kiri kanan, depan belakang, di berbagai milis grup, di twitter, juga di media massa. Saya dan teman2 berusaha tidak membaca apapun (meski tetap aja ada yg mengirimkan berita ini itu), berusaha tabah dan sabar, dan fokus pd pekerjaan : mengelola migas utk sebesar-besar kemakmuran rakyat sesuai tugas yg diamanatkan ke kami. Mudah2an, kami harapkan teman2 iagi tetap satu perahu dengan BPMIGAS (kalo gak mau ya gak papa, namanya juga mengharapkan) dan enggak ikut2an mem-bully kami, menyiksa kami dgn tuduhan2, mengejek-ejek/jadi bahan lelucon. Dan lebih baik lagi bila IAGI memberikan langkah konkrit utk perbaikan yg lebih baik dlm pengelolaan migas, jangan sampai pihak2 lain ikutan memasukkan usulan2 yg akan merugikan negara kita. Klo bukan IAGI, siapa lagi, coba ?? Salam, Nuning Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> Date: Sat, 17 Nov 2012 10:12:39 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: Re: [iagi-net-l] Bikin poll yuuk On Saturday, November 17, 2012, Ismail wrote: > > Dampak BP migas ini memang luar biasa jadi diskusi warung kopi dimana mana > dg segala pemahamannya ttg dunia migas , hikmahnya sekarang banyak orang > tahu dunia migas > Sent by Liamsi's Mobile Phone > Salah satu dampak utama bagi politikus adalah kekuatan Yudikatif dari Mahkamah Konstitusi. Yang tadinya dikira hanya bermain catur, terrnyata main halma, ada lawan lain. Selama ini rakyat hanya disuguhi pertandingan DPR lawan Pemerintah. Pembatalan beberapa ayat dalam UUMIGaS ini merupakan pukulan jab dan uppercut pada Pemerintah maupun DPR keduanya kena tohok Mahkamah Konstitusi. Rdp -- *"Sejarah itu tidak pernah usang untuk terus dipelajari"*

