Mungkin ada yang tahu alasan pembatalan AAPG GTW 2013 ? si Abah
________________________________ From: Anggoro Dradjat <[email protected]> To: iagi-net <[email protected]> Sent: Wednesday, March 20, 2013 9:02 AM Subject: [iagi-net] Geologi dan Geofisika Shale: Fracture dan Fracturing Dear All, Sehubungan dengan dibatalkannya AAPG GTW 2013 di Bali maka saya akan menggunakan material presentasi yang sudah kami buat untuk dijadikan bahan diskusi di miling list ini karena saya ngak punya tempat lain. kami merencanakan akan memasukan sebagai ceritra berkesimabungan dalam 18 sesion. Ide-ide dasar dari penelitian kami adalah mengembangkan konsep metodologi geologi geofisika, sehingga kami selalu mengambil bahan2 yang selalu menjadi intersection kedua bidang keilmuan ini. Kami berpendapat geofisika pada awalnya adalah bahagian dari bidang keilmuan geologi, di Indonesia semakin lama sparasi semakin besar dan penelitian keilmuan dasar yang mencakup intersection pada bidang ini semakin sedikit. sedangkan untuk applikasi praktis di industri tidaklah sedemikian halnya. Salah satu paper kami berjudul: Modeling VTI Anisotropy Amplitude and Mechanical Properties of Kerogen In Shale Usaing Publish Papers Data as an Analogue Example. Isotropi shale: Shale diendapkan pada lingkungan energi rendah, faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya edapan shale adalah: 1. sedimen supply 2. naik turunya muka air 3. subsidence/ uplift. Ketika proses sedimentasi dalam kondisi dimana rate sedimentasi dan rate akomodasi dalam keadaan stabil dan mineralogy sediment supply tidak mengalami perubahan maka terbentuklah isotropic shale. Anisotropi shale: Anisotropi shale terbentuk jika perubahan lingkunan pengendapan dari shale banyak mengalami perubahan, dimana terjadi perubahan energy pengendapan yang bervariasai dengan sedimen supply yang juga bervariasi, mineralogi yang diendapkan juga bervariasai paling tidak meliputi mineral clay, mineral organic dan kwarsa atau carbonate. VTI anisotropi shale: Karena shale diendapkan secara layering secara vertikal maka sifat mekanikanya juga berbeda antara sifat mekanika vertikal dan horizontalnya dan untuk shale sifat ini kita sebut dengan VTI ( vertical transfer isotropic) Sifat mekanika dari masing masing lapisan bergantung kepada: mineralogi, porositas dan kandungan zat organik. Response seismic dari shale: Seismic respon dari shale dipengaruhi dari sifat anisotropynya yang menggambarkan dinamika dari sedimentasi. Untuk mendapatkan data riel dari shale belum memungkinkan oleh sebab itu kami mengumpulkan data "publish paper" yang menghubungkan antara mineralogi shale dengan sifat mekanisnya. Mudah mudahan bermanfaat. Salam Anggoro Dradjat

