Pak Yanto dan sahabat lainnya,


Alasan penundaan tersebut sesuai yang saya dapatkan konfirmasi dari AAPG Asia 
Pacific sbb ...


... "due to timing conflicts resulting in registrations which could be better 
in terms of numbers, we have decided to postpone indefinitely, our Bali GTW.  
We have a good program but sometimes, circumstances are not right...." 


Demikian harap maklum.



TAM
AAPG Asia Pacific Secretary



Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Yanto R. Sumantri" <[email protected]>
Sender: <[email protected]>
Date: Tue, 19 Mar 2013 20:17:31 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net] Geologi dan Geofisika Shale: Fracture dan Fracturing
Mungkin ada yang tahu alasan pembatalan AAPG GTW 2013 ?

si Abah


________________________________
 From: Anggoro Dradjat <[email protected]>
To: iagi-net <[email protected]> 
Sent: Wednesday, March 20, 2013 9:02 AM
Subject: [iagi-net] Geologi dan Geofisika Shale: Fracture dan Fracturing
 

Dear All,

Sehubungan dengan dibatalkannya AAPG GTW 2013 di Bali maka saya akan 
menggunakan material presentasi yang sudah kami buat untuk dijadikan bahan 
diskusi di miling list ini karena saya ngak punya tempat lain. kami 
merencanakan akan memasukan sebagai ceritra berkesimabungan dalam 18 sesion.

Ide-ide dasar dari penelitian kami adalah mengembangkan konsep metodologi 
geologi geofisika, sehingga kami selalu mengambil bahan2 yang selalu menjadi 
intersection kedua bidang keilmuan ini.

Kami berpendapat geofisika pada awalnya adalah bahagian dari bidang keilmuan 
geologi, di Indonesia semakin lama sparasi semakin besar dan penelitian 
keilmuan dasar yang mencakup intersection pada bidang ini semakin sedikit. 
sedangkan untuk applikasi praktis di industri tidaklah sedemikian halnya.

Salah satu paper kami berjudul:
Modeling VTI Anisotropy Amplitude and Mechanical Properties of Kerogen In Shale 
Usaing Publish Papers Data as an Analogue Example.

Isotropi shale: 
Shale diendapkan pada lingkungan energi rendah, faktor-faktor yang mempengaruhi 
terbentuknya edapan shale adalah: 1. sedimen supply 2. naik turunya muka air 3. 
subsidence/ uplift.
Ketika proses sedimentasi dalam kondisi dimana rate sedimentasi dan rate 
akomodasi dalam keadaan stabil dan mineralogy sediment supply tidak mengalami 
perubahan maka terbentuklah isotropic shale.

Anisotropi shale:
Anisotropi shale terbentuk jika perubahan lingkunan pengendapan dari shale 
banyak mengalami perubahan, dimana terjadi perubahan energy pengendapan yang 
bervariasai dengan sedimen supply yang juga bervariasi, mineralogi yang 
diendapkan juga bervariasai paling tidak meliputi mineral clay, mineral organic 
dan kwarsa atau carbonate.

VTI anisotropi shale:
Karena shale diendapkan secara layering secara vertikal maka sifat  mekanikanya 
juga berbeda antara sifat mekanika vertikal dan horizontalnya dan untuk shale 
sifat ini kita sebut dengan VTI ( vertical transfer isotropic)
Sifat mekanika dari masing masing lapisan bergantung kepada: mineralogi, 
porositas dan kandungan zat organik.

Response seismic dari shale:
Seismic respon dari shale dipengaruhi dari sifat anisotropynya yang 
menggambarkan dinamika dari sedimentasi.

Untuk mendapatkan data riel dari shale belum memungkinkan oleh sebab itu kami 
mengumpulkan data "publish paper" yang menghubungkan antara mineralogi shale 
dengan sifat mekanisnya.


Mudah  mudahan bermanfaat.

Salam 
Anggoro Dradjat

Kirim email ke