Sekali lagi ttg. Suphur.

 

Sulfur bisa berada dialam dalam banyak empat bentuk yang disebut sebagai
tingkat oksidasi: S (- 2) seperti dalam FeS, S (0) seperti belerang murni
yang terdapat di gunung berapi dan berasosiasi dengan salt domes dan
ditambang (Texas),  S (+ 4) seperti SO2  udara, dan S(+6)  yang terdapat di
mineral seperti barite (BaSO4) dan gypsum (CaSO4), dsb. Kadang terdapat
sebagai campuran,  umpama Pyrite adalah FeS2 terdiri dari FeS (-2) dan S
(0). Mineral sulfida (S -2) termasuk pyrite adalah penyebab utama acid mine
waters (H2SO4) ditambang-tambang mineral dan batubara.  

 

Memang S(0) diudara tidak stabil dan akan kena oksidasi menjadi SO2.    

 

Adanya S(-2) menunjukan lingkungan reduksi (kekurangan oksigen) dan sering
mengikat dirinya dengan besi Fe (2+) hingga terbentuk pyrite. 

 


S berassosiasi dengan organic didalam tumbuh-tumbuhan juga banyak sekali. Di
batubara dibedakan organic S dan mineral S (biasanya Pyrite). Mineral S bisa
dikurangi dengan mencuci tetapi tidak demikian dengan organic S (inherent).

 

Salam,

 

HL Ong

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Teguh
Purwantoro
Sent: Tuesday, February 3, 2015 4:06 PM
To: [email protected]; [email protected]
Subject: Re: [iagi-net] Jenis (kualitas) minyak mentah dan geologi

 

 

 

Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Telkomsel network.


From: Bambang Gumilar

Sent: Selasa, 3 Februari 2015 22.33

To: [email protected]

Reply To: [email protected]

Subject: Re: [iagi-net] Jenis (kualitas) minyak mentah dan geologi

 

Hanya bisa berasumsi (karena bukan ahlinya), sulfur sebagai salah satu
earth-forming elements pasti ada di mana-mana. Tetapi sulfur sebagai elemen
murni mungkin tidak ada, karena tidak stabil. Keberadaannya selalu sebagai
senyawa. Yang paling mungkin keberadaan sulfur adalah terikat di asam amino
(protein) yang menjadi bahan dasar organisme seperti biota laut (ganggang,
plankton, foram, dsb.). 

 

Senyawa sulfur biasanya hidrofobik. Lebih mudah terikat pada protein atau
non-water based substances. Misal dalam kasus H2S dan H2O, keberadaan
keduanya di satu kondisi tidak pernah satu fase. H2S akan berupa gas dan
sementara H2O tetap likuid. Wallahu alam bissawwab.

 




-bg

https://www.linkedin.com/pub/bambang-gumilar/aa/782/876

 

2015-02-02 19:27 GMT-06:00 Amir Al Amin <[email protected]>:

kalau dirunut lagi, darimana sulfur yg terikat oleh biota marin, spt
djelaskan pak awang.? 

apakah batuan klastik yg berasal dr volkanik , lebih tinggi membawa unsur
sulphur? atau tidak ada hub. sama sekali? 



On Monday, February 2, 2015, Bambang Gumilar
<[email protected]> wrote:

Seharusnya: bio-degradasi dari Sweet ke Sour... 

-bg

 

2015-02-02 8:29 GMT-06:00 Bambang Gumilar <[email protected]>:

Terima kasih pak Koesoema, pak Eddy, abah Yanto dan pak Awang atas
pencerahannya. Seperti halnya mas Rovicky yang tadinya mengganggap adanya
kandungan sulfur pada minyak mentah bisa diakibatkan oleh aktivitas
vulkanik, saya tadinya malah ber"hipotesis" bahwa kandungan sulfur bisa
bertambah karena minyak bereaksi dengan batuan reservoir-nya.

 

"Hipotesis" tersebut berdasarkan pengamatan waktu mengerjakan analisis log
dan petrofisika ladang - ladang minyak/gas di Teluk Persia dan Mediterania.
Batuan reservoir di daerah tersebut umumnya karbonat: batugamping dan
dolomit. Terdapat juga batuan evaporitik {Anhydrite, CaSO4 dan Gypsum,
CaSO4.(H2O)2} dalam bentuk nodular dan lapisan tipis. Di beberapa lokasi
juga ditemukan Celestite (SrSO4), walau hanya minor. Sementara batuan
tudungnya adalah lapisan tebal Anhydrite. Jadi karena dikelilingi oleh
sulfat (--SO4), maka tadinya saya beranggapan bahwa sulfur di minyak itu
berasal dari --SO4 yang ada di evaporit . :-)

 

Walau ada beberapa peneliti yang beranggapan bahwa late sulphurization
(external enhancement) bisa saja terjadi, tetapi ternyata pendapat "main
stream" adalah bahwa sulfur hadir sejak awal pembentukan minyak bumi di
batuan induknya. Perubahan minyak ringan ke minyak berat terjadi karena
bio-degradasi komponen ringannya. Perubahan dari sweet crude ke sour crude
karena waktu minyak terbio-degradasi, sulfur tidak ikut "hilang" bersama
komponen minyak ringan. Sulfur tertinggal di komponen beratnya. Sehingga
pada proses bio-degradasi, juga terjadi proses pengkayaan konsentrasi sulfur
di minyak tersebut.

 

Sila baca makalah lama yang jadi referensi saya:
https://web.anl.gov/PCS/acsfuel/preprint%20archive/Files/22_3_MONTREAL_06-77
_0086.pdf

 

Wassalam,




-bg

https://www.linkedin.com/pub/bambang-gumilar/aa/782/876

 

2015-02-01 4:48 GMT-06:00 Awang Harun Satyana <[email protected]>: 

 

Semua minyak dari Indonesia Timur (Salawati, Tiaka, Oseil berkadar sulfur
tinggi 1-2 % atau lebih dari itu karena berasal dari batuan induk serpih
marin, napal, karbonat yang miskin besi, tetapi di lingkungan marin yang
kaya sulfur, sehingga sulfur diikat biota ganggang marin, bukan oleh besi
untuk membentuk pirit. Bila kelak ada minyak ditemukan di Indonesia Timur,
bila berasal dari batuan induk seperti di atas, ia akan kaya sulfur. Tetapi
kalau misalnya ada minyak yang ditemukan berasal dari lingkungan delta atau
lakustrin, umur apa pun, akan rendah kandungan sulfurnya (<0.2 %).

Minyak-minyak di deepwater Indonesia Barat akan rendah sulfurnya sebab
source-nya berasal dari exposed delta di updip area (redeposited source).
Bila kelak ada minyak di deepwater atau delta di Indonesia Barat ditemukan,
ia akan rendah kandungan sulfurnya.

Minyak-minyak di Indonesia Barat dari deep target apakah akan rendah atau
tinggi sulfurnya sangat bergantung ke fasies batuan induknya. Bila marin
akan tinggi sulfurnya, terutama kalau batuan induknya miskin besi (seperti
karbonat, serpih marin, napal). Bila delta atau lakustrin akan rendah
sulfurnya.

Salam,
Awang
________________________________
From: [email protected] [[email protected]] on behalf of Rovicky Dwi
Putrohari [[email protected]]
Sent: Sunday, February 01, 2015 4:02 PM
To: IAGI
Subject: Re: [iagi-net] Jenis (kualitas) minyak mentah dan geologi

Great mas Eddy, info menarik.
Mungkin memang itu alasan dulu sehingga kita mendapatkan selisih harga.
Untuk kedepannya, apakah minyak2 "yang belum ditemukan di Indonesia" akan
berkadar sulfir tinggi atau rendah ?
Misal dengan asumsi akan ada minyak dari Indonesia Timur, dan akan ada
minyak dari dari deep water Indonesia ? Supaya perencanaan kilang di
Indonesia ini pas.
Apakah deeper target di Indonesia barat masih akan menghasilkan minyak
dengan low sulphur ? Adakah efek maturity mempengaruhi kandungan sulfur ?

rdp


--
"Kebanggaan sejati muncul dari kontribusi anda yang positip".

2015-02-01 14:20 GMT+07:00 Eddy Subroto
<[email protected]<mailto:[email protected]>>:
Mas RDP,

Setahu saya tinggi rendahnya kandungan sulfur itu karena pengaruh lingkungan
pengendapan. Utamanya adalah lingkungan laut yang minus kandungan besi (Fe).
Lingkungan darat selalu rendah sulfur. Kalau terjadi pembentukan sulfur dari
reduksi sulfat di lingkungan laut, tetapi di laut itu ternyata banyak besi
bebas, maka sulfur itu akan diikat oleh besi menjadi pirit (FeS2).
Akibatnya, kerogen yang ada di lingkungan itu tidak akan mengandung sulfur.
Kalau kerogen mengandung sulfur dengan kadar rendah, maka minyak yang
terbentuk juga akan berkadar sulfur rendah.

Kebalikannya, kalau sulfur yang terbentuk di laut itu berada di lingkungan
yang miskin besi, maka sulfur itu akan bereaksi dengan kerogen dan akan
terbentuk kerogen dengan kadar sulfur tinggi. Minyak yang terbentuk tentu
berkadar sulfur tinggi.

Yang saya pahami, minyak Indonesia yang berkadar sulfur rendah dijual ke
luar dan kita membeli minyak mentah berkadar sulfur tinggi yang lebih murah,
sehingga kita memperoleh untung. Minyak dengan sulfur tinggi itu diproses di
kilang kita untuk dibuang sulfurnya, sebelum dilepas di pasar domestik.

Wasalam,
EAS




-------- Original message --------
From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]<mailto:[email protected]>>
Date:01/02/2015 13:36 (GMT+07:00)
To: IAGI <[email protected]<mailto:[email protected]>>
Subject: Re: [iagi-net] Jenis (kualitas) minyak mentah dan geologi

Tadinya saya berpikir high sulfur ini karena banyaknya vulkanisme di
Indonesia. Saya sendiri belum pernah membandingkan kualitas crude dan
hubungannya dengan kilang serta kualiatas BBM. yopik lain.

Low API bisa karena biodegradasi, bisa juga minyak low maturity. "High waxy
oil" (banyak lilin) biasanya minyak dari lacustrine source rock. Tapi
pertanyaan saya apa sih kontrol geologi penyebab high sulfur ?

RDP
-------
http://finance.detik.com/read/2015/01/26/083256/2813486/1034/ini-penyebab-ki
lang-pertamina-hanya-bisa-olah-kilang-mahal

Bogor -Indonesia memiliki 6 kilang minyak yang dikelola PT Pertamina
(Persero). Namun sayangnya, kilang ini hanya mampu mengolah minyak yang
harganya mahal jenis sweet crude. Sementara di pasar minyak, stok paling
banyak tersedia adalah jenis sour crude.

Vice President Strategic Planning, Business Development, and Operation Risk
Direktorat Pengolahan Pertamina Achmad Fathoni Mahmud mengakui,
kilang-kilang Indonesia saat ini hanya mampu mengolah jenis minyak sweet
crude.

"Pasalnya, desain awal kilang minyak Indonesia atau Pertamina dibangun
berdasarkan jenis minyak yang ada di perut bumi Indonesia," kata Fathoni di
acara Workshop Direktorat Pengolahan Pertamina di Sentul, Bogor, akhir pekan
lalu.

Fathoni mengatakan, kilang minyak Indonesia ada yang dibangun pada masa
kolonial Belanda yaitu pada 1992 atau 1935. Saat itu, Indonesia banyak
memproduksi minyak dengan jenis sweet crude dengan kadar sulfur (belerang)
di bawah 1%.

"Dulu kita bahkan bisa ekspor karena produksi kita banyak sekali. Sayangnya
seiring perjalanan waktu produksi minyak kita terus turun, bahkan produksi
kita tinggal mengais-ngais di bebatuan. Minyak yang didapat sulfurnya juga
cukup tinggi," ungkapnya.

Tidak hanya di Indonesia, jenis minyak sweet crude ini di pasar minyak
Internasional makin hari makin sedikit. Tentunya membuat harganya menjadi
mahal.

"Yang banyak sekarang justru jenis minyak sour crude. Jenis minyak ini asam,
sulfirnya tinggi lebih dari 1-3%. Kilang kita belum dapat mengolah jenis
minyak ini. Kilang yang bisa olah minyak ini kilang modern seperti di
Singapura dan Amerika," jelas Fathoni.

Desain kilang milik Pertamina, lanjut Fathoni, hampir seluruhnya menggunakan
bahan dasar besi. Bukan alumunium seperti di Singapura.

"Bila kilang kita dipaksakan mengolah minyak sour akan bahaya, berkarat
semua. Bisa bocor di mana-mana, bahkan bisa meledak," ungkapnya.

Agar kilang minyak makin fleksibel dan bisa memproduksi minyak yang
sulfurnya tinggi, saat ini Pertamina sedang mengerjakan program Refinery
Development Masterplan Program (RDMP). RDMP diproyeksikan akan mendongkrak
kapasitas pengolahan minyak mentah dari posisi saat ini sekitar 820.000
barel/hari (bph) menjadi 1,68 juta bph atau dua kali lipat.

Fleksibilitas kilang juga meningkat, yang di antaranya ditunjukkan dengan
kemampuannya untuk mengolah minyak mentah dengan tingkat kandungan sulfur
setara 2%. Saat ini, kandungan sulfur pada minyak mentah yang dapat
ditoleransi hanya 0,2%.

Dengan kompleksitas tinggi, produksi bahan bakar yang dihasilkan akan naik
sekitar 2,5 kali lipat dari 620.000 bph saat ini menjadi 1,52 juta bph
dengan produk utama gasoline dan diesel. Produk-produk tersebut akan
memiliki kualitas tinggi yang memenuhi standar Euro IV.

--
"Kebanggaan sejati muncul dari kontribusi anda yang positip".

2015-02-01 13:24 GMT+07:00 Yanto R. Sumantri
<[email protected]<mailto:SRS0-uKLP=CT=yahoo.com=yrs
[email protected]>>:

Yang dikatakan pak koesoema benar , justru crude indonesia dominan low
sulphur
Tentu saja jenis crude ada hubungannya dengan jenis.batuan induk..ada
ilmunya yaitu geokimia lbh spesifiknya tanya jagonya . Si Abah

Sent from Yahoo Mail on
Android<https://overview.mail.yahoo.com/mobile/?.src=Android>


----------------------------------------------------

----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe:
[email protected]<mailto:[email protected]>
Unsubscribe:
[email protected]<mailto:[email protected]>
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others.
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
use of
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------



----------------------------------------------------

----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe:
[email protected]<mailto:[email protected]>
Unsubscribe:
[email protected]<mailto:[email protected]>

----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others.
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
use of
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

=


----------------------------------------------------

----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others.
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
use of
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

________________________________

Informasi yang terkandung di dalam dokumen ini mungkin mengandung informasi
rahasia dan untuk kalangan terbatas, dan hanya ditujukan kepada individu
(-individu) atau badan (-badan) yang namanya tersebut diatas. Jika anda
bukan penerima dokumen yang dimaksud, dengan ini anda diingatkan bahwa
setiap tindakan pengungkapan, penyalinan, pendistribusian atau penggunaan
informasi dalam dokumen ini secara tidak sah adalah perbuatan yang
terlarang.

(The information contained in this electronic message may be privileged and
confidential, and is intended only for the individual(s) or entity(ies)
named above. If you are not the intended recipient, you are placed on notice
that any unauthorized disclosure, copying, distribution, or use of the
contents of this electronic message is prohibited)


----------------------------------------------------

----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others.
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
use of
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

 


----------------------------------------------------

----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
use of 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------



-- 
***********************************
Amir Al Amin
Operations/ Wellsite Geologist
(62)811592902
amir13120[at]yahoo.com
amir.al.amin[at]gmail.com
************************************ 



----------------------------------------------------

----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
use of 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

 


----------------------------------------------------

----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
use of 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

***** This message may contain confidential and/or privileged information.
If you are not the addressee or authorized to receive this for the
addressee, you must not use, copy, disclose or take any action based on this
message or any information herein. If you have received this communication
in error, please notify us immediately by responding to this email and then
delete it from your system. PT Pertamina (Persero) is neither liable for the
proper and complete transmission of the information contained in this
communication nor for any delay in its receipt. ***** 
----------------------------------------------------

----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
use of 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------


----------------------------------------------------

----------------------------------------------------
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Hubungi Kami: http://www.iagi.or.id/contact
----------------------------------------------------
Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
----------------------------------------------------
Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]
----------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited
to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of 
any information posted on IAGI mailing list.
----------------------------------------------------

Kirim email ke