Kamis kemarin Dr. Andang Bachtiar, sbg anggota DEN, memberikan presentasi di 
Kedutaan Besar Indonesia di Kuala Lumpur atas undangan komunitas perminyakan di 
Malaysia. 

Dalam presentasinya dia juga menyampaikan bahwa tenaga sinar matahari sdh 
banyak didiskusikan. Presiden RI juga setuju dan akan mempromosikannya mulai 
dengan pasang solar panel di istana. Dana memang jadi masalah tapi diusahakan.

Di Indonesia solar energy memang belum umum. Cari solar panel yang siap pasang 
di rumah tidak mudah. Kalau di Belanda, kita dapat insentif kalau mau pasang 
solar panel di rumah. Harga alatmya memang tidak murah tapi kedepannya akan 
menghemat biaya.

HD

Sent from my iPhone

> On 30 Jan 2016, at 04:09, Amir Al Amin <[email protected]> wrote:
> 
> Dengan murahnya minyak mungkin energy alternatif menjadi kurang menarik.
> 
> Saya ingin sedikit sharing, pengalaman kawan di Australi.
> Dia memasang solar panel dengan kapasitas mencapai 2200watt.
> 
> Kadang-kadang kapasitas listrik yang dihasilkan melebihi yang dibutuhkan.
> Disini dia bisa menjual listriknya ke perusahaan listrik, dengan meteran yang 
> terintegrasi
> bisa melihat berapa konsumen memakai listrik 'PLN' atau malah menjual ke 
> 'PLN'.
> Sistem yang luar biasa. 
> 
> Indonesia yang berada di Katulistiwa mestnya lebih berlimpah matahari.
> Pemanfaatan energi matahari hasil 'pembakit rumahan' bisa jadi menyumbang
> listrik yang potensial.
> 
> Boleh dibilang energi mathari ini, teknologi instan. Tanpa perlu riset, 
> eksplorasi, atau investasi yang besar. Saat ini harga panel mathari 1500watt 
> sekitar 18 juta. Kalau 3000 watt mungkin 36juta.
> 
> Harga tersebut seharusnya bisa ditekan dengan bantuan pemerintah.
> Misal pajak impor, pembelian panel 0 persen. Kemudahan impor atau produksi 
> panel dalam negeri, dll.
> 
> 
> 
> 
> 
> -- 
> ***********************************
> Amir Al Amin
> Operations/ Wellsite Geologist
> (62)811592902
> amir13120[at]yahoo.com
> amir.al.amin[at]gmail.com
> ************************************
> 
> ----------------------------------------------------
> 
> Geosea XIV and 45TH iagi Annual Convention 2016
> Bandung , October 10-13 2016
> for further information please visit our website at 
> http://geosea2016.iagi.or.id or email to [email protected]
> 
> ----------------------------------------------------
> 
> Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta (a/n IAGI)
> No. Rek: 123 0085005314
> Bank BCA KCP. Manara Mulia (A/n: Shinta Damayanti)
> No. Rekening: 255-1088580
> 
> ----------------------------------------------------
> Subscribe: [email protected]
> Unsubscribe: [email protected]
> ----------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 
> In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
> limited
> to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the 
> use of 
> any information posted on IAGI mailing list.
> ----------------------------------------------------
> 
> =

----------------------------------------------------



Geosea XIV and 45TH iagi Annual Convention 2016

Bandung , October 10-13 2016

for further information please visit our website at 
http://geosea2016.iagi.or.id or email to [email protected]



----------------------------------------------------



Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa)

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:

Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta (a/n IAGI)

No. Rek: 123 0085005314

Bank BCA KCP. Manara Mulia (A/n: Shinta Damayanti)

No. Rekening: 255-1088580



----------------------------------------------------

Subscribe: [email protected]

Unsubscribe: [email protected]

----------------------------------------------------

DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 

posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. 

In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not 
limited

to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 

from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use 
of 

any information posted on IAGI mailing list.

----------------------------------------------------

Kirim email ke