berkut sumber dr PLN http://solarsuryaindonesia.com/news/pln-siap-barter-listrik-dengan-pelanggan-pengguna-panel-surya
PLN Siap Barter Listrik Dengan Pelanggan Pengguna Panel Surya9 December, 2013 • Posted by admin <http://solarsuryaindonesia.com/author/admin> in News <http://solarsuryaindonesia.com/category/news> • • Comments Off (Jakarta, 21/11) PLN siap menerima kelebihan energi listrik yang dihasilkan oleh pelanggan pengguna panel surya dengan menerapkan sistem ekspor impor. Untuk pelanggan PLN yang menggunakan panel surya, PLN akan memasang meter listrik ekspor-impor. Pengiriman kelebihan listrik ini dapat terjadi karena pelanggan memiliki dua sumber pasokan listrik, dari panel surya dan dari PLN. Energi listrik yang diterima PLN dari panel surya (fotovoltaik) akan di offset oleh PLN dengan energi listrik yang dikirim PLN ke pelanggan. Bila listrik yang diterima PLN dari panel surya lebih besar dari listrik yang dikirim PLN, maka selisihnya menjadi deposit listrik yang akan diperhitungkan untuk pemakaian listrik pelanggan bulan-bulan berikutnya. Sistem ekspor-impor ini dilakukan PLN kepada pelanggan pengguna panel surya sebagai upaya mendorong percepatan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT), sekaligus menambah kapasitas pasokan listrik kepada pelanggan. PLN sangat mengapresiasi upaya masyarakat yang menggunakan energi terbarukan, dalam hal ini energi surya. Para pelangan PLN yang memasang panel surya di rumah atau bangunan miliknya, dengan maksud untuk memenuhi kebutuhan listrik secara mandiri selain dari PLN, dapat menggunakan energi listrik yang dihasilkan dari panel surya tersebut secara paralel dengan pasokan listrik dari PLN. Misalnya, dari pukul 07.30 hingga 17.00 pelangan menggunakan listrik dari panel surya miliknya. Kemudian sore, malam hingga menjelang pagi pelanggan beralih menggunakan listrik dari PLN. Hingga saat ini sudah ada beberapa pelanggan yang memanfaatkan panel surya ini dan siap melakukan barter energi listrik dengan PLN.***) *Kontak:* Bambang Dwiyanto Manajer Senior Komunikasi Korporat Tlp. 021 7261122 Email. [email protected] 2016-02-01 2:02 GMT+04:00 Amir Al Amin <[email protected]>: > Setelah saya telurusi ternyata di Jakarta sudah ada proses 'jual-beli' > listrik tenaga matahari ini. > Memang payung hukumnya belum ada. berikut link nya. > > berikut cuplkan ., dan link nya... > > > “Sederhananya bisa dikatakan tidak jual-beli listrik, tapi melainkan > saling tukar saja. Kalau konsumen kirim ke PLN 100 kWh (kilowatt-jam), lalu > konsumen pakai dari PLN 300 kWh, maka yang dibayar konsumen hanya 200 kWh, > jadi lebih hemat,” tutup Benny. > > > > Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, > Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengatakan, dengan memasang solar cell di > atap rumah dan menjualnya ke PLN, bisa balik modal dalam enam tahun, ucap > Rida kepada detikFinance, Rabu (6/5/2015). > > > > Rida mengatakan, saat ini sedang dihitung berapa tarif yang membuat > masyarakat untung dan mau investasi dulu dan PLN juga diuntungkan. “Karena > kan ini keluar uang dulu, semakin besar kapasitas listrik yang dihasilkan > makin besar investasinya. Apalagi, dengan sekali pasang, solar cell yang > dipasang di atap-atap rumah bisa 20 tahun lebih lho tahannya, perawatannya > hanya rajin-rajin saja mengelap solar cell-nya, gampang kan. 6 tahun sudah > balik modal, belum lebih hemat bayar listrik setiap bulannya karena > dipotong penjualan listrik ke PLN,” ungkap Rida. “Ini akan mendorong energi > baru terbarukan makin meluas dimanfaatkan oleh masyarakat, kemandirian > energi kita makin meningkat,” tutup Rida. > > > http://solarsuryaindonesia.com/news/kini-rumah-bisa-jual-listrik-ke-pln > > 2016-01-31 6:04 GMT+04:00 Eko Prasetyo <[email protected]>: > >> Tenaga matahari akan menjadi tenaga utama peradaban manusia di masa >> depan, karena itu akan menjadi satu2nya sumber daya yang tertinggal setelah >> minyak bumi dan batu bara habis, biodiesel tergantung pada ketersediaan >> lahan dan kesuburannya. >> >> Dan kalau tidak salah penyelenggara negara sudah mulai proyek >> besar-besaran PLTS di NTT? >> >> Lalu PLTS sendiri tidak melulu harus menggunakan solar cell, bisa saja >> convection tower seperti di australia (aliran udara panas menggerakkan >> turbin di sebuah tower tinggi), directed solar power yang memanaskan aliran >> garam penyimpan panas seperti yang digunakan Chevron di amerika. >> >> >> >> 2016-01-30 4:09 GMT+08:00 Amir Al Amin <[email protected]>: >> >>> Dengan murahnya minyak mungkin energy alternatif menjadi kurang menarik. >>> >>> Saya ingin sedikit sharing, pengalaman kawan di Australi. >>> Dia memasang solar panel dengan kapasitas mencapai 2200watt. >>> >>> Kadang-kadang kapasitas listrik yang dihasilkan melebihi yang dibutuhkan. >>> Disini dia bisa menjual listriknya ke perusahaan listrik, dengan meteran >>> yang terintegrasi >>> bisa melihat berapa konsumen memakai listrik 'PLN' atau malah menjual ke >>> 'PLN'. >>> Sistem yang luar biasa. >>> >>> Indonesia yang berada di Katulistiwa mestnya lebih berlimpah matahari. >>> Pemanfaatan energi matahari hasil 'pembakit rumahan' bisa jadi menyumbang >>> listrik yang potensial. >>> >>> Boleh dibilang energi mathari ini, teknologi instan. Tanpa perlu riset, >>> eksplorasi, atau investasi yang besar. Saat ini harga panel mathari >>> 1500watt sekitar 18 juta. Kalau 3000 watt mungkin 36juta. >>> >>> Harga tersebut seharusnya bisa ditekan dengan bantuan pemerintah. >>> Misal pajak impor, pembelian panel 0 persen. Kemudahan impor atau >>> produksi panel dalam negeri, dll. >>> >>> >>> >>> >>> >>> -- >>> *********************************** >>> Amir Al Amin >>> Operations/ Wellsite Geologist >>> (62)811592902 >>> amir13120[at]yahoo.com >>> amir.al.amin[at]gmail.com >>> ************************************ >>> >>> ---------------------------------------------------- >>> >>> Geosea XIV and 45TH iagi Annual Convention 2016 >>> Bandung , October 10-13 2016 >>> for further information please visit our website at >>> http://geosea2016.iagi.or.id or email to >>> [email protected] >>> >>> ---------------------------------------------------- >>> >>> Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa) >>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: >>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta (a/n IAGI) >>> No. Rek: 123 0085005314 >>> Bank BCA KCP. Manara Mulia (A/n: Shinta Damayanti) >>> No. Rekening: 255-1088580 >>> >>> ---------------------------------------------------- >>> Subscribe: [email protected] >>> Unsubscribe: [email protected] >>> ---------------------------------------------------- >>> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information >>> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. >>> In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but >>> not limited >>> to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, >>> resulting >>> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with >>> the use of >>> any information posted on IAGI mailing list. >>> ---------------------------------------------------- >>> >>> >> >> >> -- >> Visit http://www.strivearth.com and be entertained >> >> ---------------------------------------------------- >> >> Geosea XIV and 45TH iagi Annual Convention 2016 >> Bandung , October 10-13 2016 >> for further information please visit our website at >> http://geosea2016.iagi.or.id or email to >> [email protected] >> >> ---------------------------------------------------- >> >> Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa) >> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: >> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta (a/n IAGI) >> No. Rek: 123 0085005314 >> Bank BCA KCP. Manara Mulia (A/n: Shinta Damayanti) >> No. Rekening: 255-1088580 >> >> ---------------------------------------------------- >> Subscribe: [email protected] >> Unsubscribe: [email protected] >> ---------------------------------------------------- >> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information >> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. >> In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but >> not limited >> to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, >> resulting >> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with >> the use of >> any information posted on IAGI mailing list. >> ---------------------------------------------------- >> >> > > > -- > *********************************** > Amir Al Amin > Operations/ Wellsite Geologist > (62)811592902 > amir13120[at]yahoo.com > amir.al.amin[at]gmail.com > ************************************ > -- *********************************** Amir Al Amin Operations/ Wellsite Geologist (62)811592902 amir13120[at]yahoo.com amir.al.amin[at]gmail.com ************************************ ---------------------------------------------------- Geosea XIV and 45TH iagi Annual Convention 2016 Bandung , October 10-13 2016 for further information please visit our website at http://geosea2016.iagi.or.id or email to [email protected] ---------------------------------------------------- Iuran tahunan Rp.250.000,- (profesional) dan Rp.100.000,- (mahasiswa) Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta (a/n IAGI) No. Rek: 123 0085005314 Bank BCA KCP. Manara Mulia (A/n: Shinta Damayanti) No. Rekening: 255-1088580 ---------------------------------------------------- Subscribe: [email protected] Unsubscribe: [email protected] ---------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ----------------------------------------------------

