Menanggapi posting dari Mas Cholil tentang Greenstone (GSDL) di milis
ics-isis, saya jadi ingin sharing sedikit perbandingan antara GSDL dengan
Ganesha DL (GDL). Kedua2nya sudah diakui untuk skala besar dan mendapat
apresiasi yang bagus baik baik di tingkat nasional dan internasional.
Mungkin perbandingannya lebih banyak dari sisi desain dan teknis, dan saya
harap ada koreksi dari teman2 semua yg menggunakan salah satu (GSDL atau
GDL) pada sistem produksi (maksudnya, telah digunakan secara resmi, tidak
sekedar coba2 seperti saya). Oke, berikut perbandingannya.

1. Bahasa Pemrogaman yang digunakan.
GDL didevelop menggunakan PHP (interpreted language), sedangkan GSDL
dikembangkan menggunakan C++ (compiled language). Secara teknis, tentu
compiled language lebih cepat dari interpreted language.

2. User interface. GDL menyediakan hanya interface berbasis web untuk
melakukan
administrasi sistem dan pencarian informasi. GSDL menyediakan interface
berbasis web, dekstop (librarian interface yang dikembangkan
menggunakan Java dan Perl), dan command-line interface (untuk developer).

3. Database server. GDL menggunakan MySQL, sedangkan GSDL menggunakan GDBM
(GNU Database Manager). GDBM adalah database yang bisa ditempelkan
(embedded) ke aplikasi sehingga tidak perlu diinstall secara terpisah.

4. Pengindeksan dan Pencarian. GDL menggunakan third-party software
(Swish-E) untuk melakukan pengindeksan dan pencarian informasi. Sedangkan
GSDL sudah mempunyai built-in sistem pengindeksan, pencarian, dan algoritma
temu kembalinya sendiri.

5. Pengindeksan full-text dokumen. GDL belum bisa melakukan pengindeksan dan
penelusuran full-text dokumen. Swish-E di GDL baru dimanfaatkan untuk
meng-indeks metadata. Di GSDL, sudah mempunyai built-in kemampuan untuk
mengindeks dan menelusur full-text dokumen. Jenis dokumen selain plain text
bisa diindeks dengan menggunakan external parser.

6. Distributable. GDL didesain bisa melakukan distribusi informasi
(metadata) via jaringan internet. Sedangkan GSDL didesain untuk mendukung
distribusi informasi (metadata dan full-text) melalui CD-ROM. Sehingga cocok
untuk negara dengan akses internet yang sangat terbatas.

7. Kemudahan Instalasi. Menurut saya, GSDL lebih mudah diinstal dari pada
GDL. Saya sampai sekarang belum pernah berhasil meng-install GDL :(

8. Kemudahan administrasi. GSDL menyediakan banyak pilihan untuk
administrasi sistem. Mulai dari yang berbasis web, desktop, atau
command-line. Masing2 punya kelebihan. Interface web, relatif lebih mudah
digunakan. Tapi bila ingin langsung membangun koleksi dengan jumlah dokumen
yang besar, maka interface command-line lebih cocok. GDL hanya mempunyai
interface berbasis web.

9. Membangun koleksi. Contoh: Bila kita ingin membangun koleksi dan punya
banyak file (ratusan bahkan ribuan) yang ingin dimasukkan. Di GDL, kita
harus memasukkannya satu persatu. Di GSDL, kita tinggal "mencemplungkan"
semua file sekaligus, and the rest, biarkan GSDL yg melakukannya.

10. Tampilan full-text dokumen. Di GSDL, Tampilan full-text format dokumen
bisa dikustom menjadi section dan sub-section Hingga lebih mudah dibaca. GDL
tidak mempunyai kemampuan ini.

11. Desain administrasi member. GDL lebih menekankan pada beragam jenis
member dengan berbagai level akses: seperti admin, editor, dll. GSDL
didesain berbeda. Jenis akses pada GSDL tidak banyak. Hanya building and
deleting collection, menambah dan mengurangi koleksi, serta mempublish
koleksi (rata2 dilakukan dari server lokal, bukan remote). Pada GSDL, sebuah
koleksi dimaintain hanya oleh satu atau dua orang admin. Admin di asumsikan
punya akses fisik ke server digital library, sehingga memungkinkan
menggunakan aplikasi sistem admin berbasis desktop dan command-line.

12. Dokumentasi. Dokumentasi GSDL lebih lengkap dan detail dibandingkan GDL.

13. Pembatasan akses. Pada GSDL, sekali suatu koleksi sudah di bangun
(build), maka ia bisa diakses oleh publik termasuk fulltext-nya. GSDL tidak
menyediakan fasilitas pembatasan akses ke fulltext. Yang disediakan cuma
"publish or not to publish the collection". Di GDL disediakan fasilitas
untuk membatasi user bisa tidaknya membaca full-text.

.............


Ada yg mau menambahkan dan mengkoreksi?


Hendro Wicaksono




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/i8TXDC/5WnJAA/HwKMAA/C1XolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--
Towards cyber libraries to support information society in Indonesia.
Joining ICS-isis by sending mailto:[EMAIL PROTECTED]
Visit ICS-Portal at http://digilib.binus.ac.id/ics/index.php 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ics-isis/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke