Dear Pak Hendro, 
dan anggota milis lainnya,,,

Terimakasih atas tanggapannya,,,sesungguhnya tanggapan
dr Mas Hendro merupakan angin segar buat saya,,,yang
sedang melakukan pengembaraan dalam bidang ini,,,

Cholil




--- hasbullah hilmi <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

> Sebenarnya saya baru utak-atik GSDL setelah pak
> hendro buat how to nya. Dan kayaknya menarik. How to
> pak hendro kan untuk instalasi pake OS windows.
> Bagaimana bila instalsi dlm os linux apakah rumit?
> Saya punya pengalaman instalasi GDL. dengan
> pengetahuan IT yang terbatas mencoba-coba instalasi
> di linux sudah sampai bulak-balik gagal terus.
> Akhirnya saya datangkan mentor ternyata alurnya
> untuk instalasi di linux itu tidak sederhana karena
> tidak hanya cukup dengan rpm dalam instal aplikasi
> web server, php dan mysqlnya.
>   ----- Original Message ----- 
>   From: Hendro Wicaksono 
>   To: [email protected] 
>   Cc: [EMAIL PROTECTED] 
>   Sent: Tuesday, May 24, 2005 7:48 AM
>   Subject: Re: [ics-isis] Perbandingan Greenstone dg
> GDL
> 
> 
>   From: "hasbullah hilmi"
> <[EMAIL PROTECTED]>
>   > 2. dari perbandingan mas hendro kayaknya GSDL
> lebih top nih, namun saya
>   pernah coba install GSDL untuk proses upload dan
> input (apa saya yang belum
>   baca manualnya?) mesti menggunakan librarian
> interface dan dilakukan dari
>   server lokal. Ini bisa menjadi entri point yang
> berbeda dengan semangat GDL
>   sebagai media sharing knowledge bukan sekedar
> layanan informasi
> 
>   [Hendro]
>   Saya tidak berani meng-klaim GSDL lebih bagus dari
> GDL. Software kaya GDL
>   meski banyak kelebihan dan kekurangannya, tetap
> saja ia merupakan software
>   yang kompleks dan rumit untuk dibuat. Saya sendiri
> belum tentu bisa
>   membuatnya :) Salut untuk Mas Ismail dan rekan2
> KMRG atas inisiatifnya
>   selama ini.
> 
>   Tapi memang untuk kebutuhan saya, saya merasa GSDL
> lebih pas buat saya.
>   Kemudahan instalasi dan pemakaian, kelengkapan
> dokumentasi, selain secara
>   teknis pun memang bagus. Sebenarnya, GSDL lebih
> rumit digunakan dibandingkan
>   GDL. Cuma ia dipermudah dengan dokumentasi yang
> baik, dan ragam jenis user
>   interface.
> 
>   Untuk upload data, GSDL punya beberapa cara.
>   Pertama, mengindeks langsung file2 yang ada di
> server lokal (file system).
>   Ini bisa dilakukan dengan akses langsung secara
> fisik ke server DL, atau
>   remote via telnet (Linux), atau via interface web
> (dengan beberapa
>   keterbatasan).
>   Kedua, melakukan spidering seperti layaknya search
> engine, melalui protokol
>   http dan ftp. Untuk metode yg kedua ini, saya rasa
> jarang dilakukan karena
>   pasti memakan bandwidth dan prosesnya lama.
> 
>   Yg harus dipahami beda dalam meng-upload data di
> GDL dan GSDL adalah:
>   Di GDL, kita harus memasukkan data satu persatu,
> mengisi metadatanya satu
>   persatu. Meng-upload data via network.
>   Di GSDL, kita tinggal "nyemplungin" file2 yang
> ingin dimasukkan, kemudian
>   biarkan GSDL yang mengindeksnya langsung semua
> file tersebut. Metadata bisa
>   ditambahkan dan diedit secara manual untuk
> meningkatkan ketepatan retrieval,
>   tapi itu optional. Jadi kalau mau nambahin file di
> GSDL, filenya harus ada
>   di server DL, atau di-spider via http/ftp. Jadi
> desainnya memang beda
>   banget.
> 
>   Mana yang lebih baik? Tergantung kebutuhan. tapi
> tampaknya GDL relatif lebih
>   populer di perpustakaan perguruan tinggi di
> Indonesia. Karena di GDL ada
>   fitur pembatasan akses full-text ke user. Kalau di
> GSDL, yg namanya digital
>   library ya publik HARUS dapat akses ke full-text.
> 
>   Sayangnya fitur "pembatasan akses full-text ke
> user" di GDL sering
>   "disalahgunakan" di banyak Perpust PT. Di perpust
> pusat UI misalnya, User
>   cuma bisa baca abstrak doang, gak bisa baca
> full-text. Saya rasa user bisa
>   baca full-text-nya, cuma birokrasinya perlu surat
> izin dari banyak pihak.
>   Ironis memang. Digilib bukannya memudahkan tapi
> justru menyulitkan.
>   Mendingan orang langsung ke lantai 4 UPT UI buat
> baca tesis yg masih
>   berbentuk printed. Atau mungkin digilib nya cuma
> jadi sekedar katalog
>   online?
> 
>   Padahal kan kalau takut diakses dari luar UI, bisa
> dibatasi aksesnya
>   berdasarkan IP address. Apa sih susahnya. Takut di
> plagiat?  Digilib justru
>   membantu melawan plagiat, bukan meningkatkan
> plagiat. Belum ada SK rektor?
>   Kalau begitu librariannya dong lobi terus ke
> rektor.
> 
>   Kalau dengan digilib orang justru jadi susah baca
> full-text-nya, apa gunanya
>   ada digilib? Untuk sekedar pamerkah? Untuk sarana
> preservasi koleksikah?
>   Koleksi eletronik justru lebih rentan/vulnerable
> terhadap kerusakan data.
> 
>   Kalau mau lebih jauh lagi, PTN yang didanai oleh
> dana publik, harusnya
>   publik juga punya akses dong kepada hasil
> penelitian yang dilakukan PTN
>   tersebut. Pembatasan akses publik ke hasil
> penelitian yang dilakukan PTN,
>   apakah bisa dikatakan sebagai salah satu bentuk
> korupsi? Wallahu'alam.
> 
> 
>   Hendro Wicaksono
> 
> 
> 
> 
>   --
>   Towards cyber libraries to support information
> society in Indonesia.
>   Joining ICS-isis by sending
> mailto:[EMAIL PROTECTED]
>   Visit ICS-Portal at
> http://digilib.binus.ac.id/ics/index.php 
> 
> 
> 
>
------------------------------------------------------------------------------
>   Yahoo! Groups Links
> 
>     a.. To visit your group on the web, go to:
>     http://groups.yahoo.com/group/ics-isis/
>       
>     b.. To unsubscribe from this group, send an
> email to:
>     [EMAIL PROTECTED]
>       
>     c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the
> Yahoo! Terms of Service. 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/i8TXDC/5WnJAA/HwKMAA/C1XolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--
Towards cyber libraries to support information society in Indonesia.
Joining ICS-isis by sending mailto:[EMAIL PROTECTED]
Visit ICS-Portal at http://digilib.binus.ac.id/ics/index.php 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ics-isis/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke