From: "hasbullah hilmi" <[EMAIL PROTECTED]>
> 2. dari perbandingan mas hendro kayaknya GSDL lebih top nih, namun saya
pernah coba install GSDL untuk proses upload dan input (apa saya yang belum
baca manualnya?) mesti menggunakan librarian interface dan dilakukan dari
server lokal. Ini bisa menjadi entri point yang berbeda dengan semangat GDL
sebagai media sharing knowledge bukan sekedar layanan informasi

[Hendro]
Saya tidak berani meng-klaim GSDL lebih bagus dari GDL. Software kaya GDL
meski banyak kelebihan dan kekurangannya, tetap saja ia merupakan software
yang kompleks dan rumit untuk dibuat. Saya sendiri belum tentu bisa
membuatnya :) Salut untuk Mas Ismail dan rekan2 KMRG atas inisiatifnya
selama ini.

Tapi memang untuk kebutuhan saya, saya merasa GSDL lebih pas buat saya.
Kemudahan instalasi dan pemakaian, kelengkapan dokumentasi, selain secara
teknis pun memang bagus. Sebenarnya, GSDL lebih rumit digunakan dibandingkan
GDL. Cuma ia dipermudah dengan dokumentasi yang baik, dan ragam jenis user
interface.

Untuk upload data, GSDL punya beberapa cara.
Pertama, mengindeks langsung file2 yang ada di server lokal (file system).
Ini bisa dilakukan dengan akses langsung secara fisik ke server DL, atau
remote via telnet (Linux), atau via interface web (dengan beberapa
keterbatasan).
Kedua, melakukan spidering seperti layaknya search engine, melalui protokol
http dan ftp. Untuk metode yg kedua ini, saya rasa jarang dilakukan karena
pasti memakan bandwidth dan prosesnya lama.

Yg harus dipahami beda dalam meng-upload data di GDL dan GSDL adalah:
Di GDL, kita harus memasukkan data satu persatu, mengisi metadatanya satu
persatu. Meng-upload data via network.
Di GSDL, kita tinggal "nyemplungin" file2 yang ingin dimasukkan, kemudian
biarkan GSDL yang mengindeksnya langsung semua file tersebut. Metadata bisa
ditambahkan dan diedit secara manual untuk meningkatkan ketepatan retrieval,
tapi itu optional. Jadi kalau mau nambahin file di GSDL, filenya harus ada
di server DL, atau di-spider via http/ftp. Jadi desainnya memang beda
banget.

Mana yang lebih baik? Tergantung kebutuhan. tapi tampaknya GDL relatif lebih
populer di perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia. Karena di GDL ada
fitur pembatasan akses full-text ke user. Kalau di GSDL, yg namanya digital
library ya publik HARUS dapat akses ke full-text.

Sayangnya fitur "pembatasan akses full-text ke user" di GDL sering
"disalahgunakan" di banyak Perpust PT. Di perpust pusat UI misalnya, User
cuma bisa baca abstrak doang, gak bisa baca full-text. Saya rasa user bisa
baca full-text-nya, cuma birokrasinya perlu surat izin dari banyak pihak.
Ironis memang. Digilib bukannya memudahkan tapi justru menyulitkan.
Mendingan orang langsung ke lantai 4 UPT UI buat baca tesis yg masih
berbentuk printed. Atau mungkin digilib nya cuma jadi sekedar katalog
online?

Padahal kan kalau takut diakses dari luar UI, bisa dibatasi aksesnya
berdasarkan IP address. Apa sih susahnya. Takut di plagiat?  Digilib justru
membantu melawan plagiat, bukan meningkatkan plagiat. Belum ada SK rektor?
Kalau begitu librariannya dong lobi terus ke rektor.

Kalau dengan digilib orang justru jadi susah baca full-text-nya, apa gunanya
ada digilib? Untuk sekedar pamerkah? Untuk sarana preservasi koleksikah?
Koleksi eletronik justru lebih rentan/vulnerable terhadap kerusakan data.

Kalau mau lebih jauh lagi, PTN yang didanai oleh dana publik, harusnya
publik juga punya akses dong kepada hasil penelitian yang dilakukan PTN
tersebut. Pembatasan akses publik ke hasil penelitian yang dilakukan PTN,
apakah bisa dikatakan sebagai salah satu bentuk korupsi? Wallahu'alam.


Hendro Wicaksono




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Take a look at donorschoose.org, an excellent charitable web site for
anyone who cares about public education!
http://us.click.yahoo.com/1gzaND/8WnJAA/HwKMAA/C1XolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--
Towards cyber libraries to support information society in Indonesia.
Joining ICS-isis by sending mailto:[EMAIL PROTECTED]
Visit ICS-Portal at http://digilib.binus.ac.id/ics/index.php 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ics-isis/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke