Haaahahahahahaha mantab, biasa nulis diary & cerpen yah mas gunggu ?

On Jul 17, 2010 10:32 PM, "gunggu" <[email protected]> wrote:
> Selamat malam semuanya, berhubung tadi pesawatnya delay, akhirnya saya
coba
> menulis sesuatu, dan tulisan di bawah ini lebih tepat sebagai curhatan
atas
> kesan saya setelah mencoba Acer Liquid E hehehe, jujur dari hati yang
paling
> dalam, jadi ya panjang banget isinya..... :p
>
> ------------------------------------------
>
> Perjuanganku untuk mengalami Acer Liquid E
>
> Hari yang gelap dan mendung saat kulangkahkan kaki keluar dari bandar
udara
> Internasional Soekarno-Hatta, kupesan sebuah taksi yang kemudian membawaku
> meluncur ke sebuah hotel di jalan Gatot Subroto. Hatiku gelisah ingin
segera
> menuju JCC, tempat dimana dipamerkannya sebuah ponsel besutan Acer,
bernama
> Liquid E, si mungil yang berlayar lebar 3,5 inchi WVGA (480 x 800 piksel).
> Kutertunduk lesu karena jam hotel telah menunjukkan jam dua pagi, sedikit
> tersentak, kuperhatikan sekali lagi, ternyata salah baca jam dari negara
> lain. Semangatku muncul lagi sesaat namun kembali hilang setelah
memastikan
> waktu Jakarta menunjukkan pukul sembilan lewat limabelas menit di malam
> hari. Kupendam hasratku pada hari itu untuk bertemu, berkenalan, dan
> mengalami ponsel berprosesor Qualcomm Snapdragon 8250 berkecepatan 768
MHz,
> Acer Liquid E.
>
> Malam itu aku tidak bisa tidur, gelisah memikirkan esok hari, dan begitu
> pagi menjelang aku terlanjur mengantuk sehingga terpaksa memenuhi
kebutuhan
> istirahatku terlebih dahulu. Siangnya, setelah waktu ibadah usai, aku
> persiapkan hatiku untuk segera mengalami Acer Liquid E dengan Sistem
Operasi
> Android Eclair-nya. Kubaca petunjuk navigasi di ponselku dan ternyata
jarak
> dari hotel ke JCC hanya 1 km lebih, sehingga kuputuskan untuk jalan kaki
ke
> JCC sambil mencoba navigasi moda berjalan kaki pada ponselku. Ini adalah
> keputusan yang salah. Meskipun aku sudah berkali-kali naik gunung dan
> percaya diri dengan kekuatan kakiku, ternyata berjalan kaki di jalanan
> Jakarta tidak semudah itu, beberapa kali aku hendak menyerah namun kamera
5
> Megapiksel dan pengambil video VGA Acer Liquid E selalu menyemangatiku
untuk
> terus berjalan, hingga akhirnya hampir satu setengah jam kemudian aku
sampai
> di JCC dengan kaki yang telah lecet-lecet,
>
> Pada dasarnya orang udik, aku terbengong di depan gedung JCC yang megah
itu,
> tengok sana sini sambil mencari dimana pintuk masuk dan tempat beli
> tiketnya. Akhirnya setelah memberanikan diri bertanya dengan seseorang,
> ladalah, ternyata tempat menjual tiketnya ada dibelakangku. Berdebar tidak
> karuan rasanya jantungku mengingat akan segera bertemu dengan alat
> berfitur A-GPS dan berkemampuan data HSPA bernama Acer Liquid E. Setelah
> membayar tiket masuk sebesar lima ribu rupiah dan mendapatkan keripik
> singkong, mulailah aku beredar di dalam JCC. Singkat cerita, kakiku makin
> lecet karena aku tidak menemukan dimana dambaanku tersebut berada, hingga
> akhirnya aku memutuskan untuk beristirahat sejenak duduk di lantai, sambil
> termenung, tiba-tiba kuterhenyak melihat seorang ibu berjalan dari sebelah
> kiri membawa kantong kertas bertuliskan AcerLiquid E, seketika itu juga
aku
> berditi dari berlari ke arah kiri, melewati pamflet vertikal Acer Liquid
E,
> dan akhirnya sampailah aku di tempat pujaan hatiku dipamerkan.
>
> Dengan tidak sabar kuhampiri salah satu SPG yang ada disana, kulihat dia
> sedang menggenggam dambaanku, kusapa dia dan kumohon restunya, hingga
> akhirnya aku dapat berkenalan dengan Acer Liquid E! Kuulurkan tanganku
> untuk mejabat dirinya yang terasa ringan pada bobot 135 gram, kuraba
> tubuhnya yang ternyata berbahan dasar plastik ringan berwarna hitam dengan
> tonjolan kamera di bagian belakangnya. Kuelus sedikit layar *capactive
*nya
> yang telah mendukung multi sentuh. Bersamaan dengan semua itu
kuperkenalkan
> diriku, “kenalkan, saya gunggu” dan Acer Liquid E pun menyapaku balik
> dengan layar utamanya yang langsung menyala setelah kusentuh tombol keras
> daya di sebelah kiri atasnya. Seusai berkenalan, tiba waktunya untuk
> mengakrabkan diri mengalami Acer Liquid E ini.
>
> Kumainkan jariku menjelajah menu serta menyentuh keempat tombol lunak yang
> ada di bagian bawah layarnya. Respon dan umpan balik pada layar utamanya
> sangat baik, menu daftar aplikasi model komedi putarnya cukup menarik,
> terurut berdasarkan nama aplikasi. Hampir semua aplikasi yang kucoba buka
> langsung terbuka dengan cepat. Sedikit penasaran dengan kapasitas riil ROM
> untuk penyimpan aplikasi dan sisa riil RAM untuk menjalankan aplikasi,
> kuminta restu sekali lagi kepada SPG untuk mengunduh beberapa aplikasi
dari
> pasar sebagai pendukung pengujianku. Setelah restu diberikan, sekaligus
> kesempatanku menguji kemampuan datanya, kucoba mengunduh memakai jaringan
> seluler dan WiFi, dan semua aplikasi terunduh dengan lancar. Setelah
> aplikasi terunduh telah terpasang, ternyata sisa ROM nya dari 512 MB, yang
> hanya bisa dipakai sekitar 200 MB, dan sisa RAM nya dari 512 MB, tanpa
> aplikasi tambahan yang berjalan, masih bersisa sekitar 225 MB. Ini
merupakan
> berita yang menggembirakanku karena berarti masih banyak aplikasi yang
dapat
> kupasang dan kujalankan sekaligus atau dalam moda berjalan dibelakang.
> Kukembalikan penjelajahanku ke layar depan, kudapati beberapa pintas dan *
> widgets* yang menarik, beserta kertas dinding hidupnya, yang menggambarkan
> nama Liquid karena berujud air mengalir. Kuterhenti pada sebuah pintas
> berjudul Acer Settings, kuintip sedikit, ternyata isinya adalah setelah
> seperti halnya pada *power widget* standar Android, dengan tambahan
beberapa
> tambahan opsi baru, misalnya *toggle* 3G/2G. Seketika itu, kumencoba
mencari
> widget untuk Acer Setting, tidak ketemu, kutanyakan ke SPG ternyata memang
> tidak tersedia, sangat disayangkan.
>
> Kulanjutkan penjelajahanku mengalami fungsi kameranya, yang menampilkan
menu
> standar kamera eclair, namun dengan kulit tampilan berbeda, berwarna krom
> abu-abu metalik. Setelah restu untuk mengambil gambar diberikan, kucoba
> memainkan tombol keras kameranya. Layarnya menampilkan fokus otomatis yang
> menurutku berarea terlalu lebar, akupun sedikit kecewa, si dia ternyata
> kurang mampu dipakai untuk mengambil gamar jarak dekat. Sedikit penasaran,
> kucoba buka setelan fokusnya, ternyata hanya terdapat pilihan fokus
otomatis
> dan tak hingga, pantaslah area fokusnya lebar hampir selebar layarnya.
> Kekecewaanku bertambah setelah kumencoba mengambil gambar dengan menekan
> tombol kerasnya, ternyata penempatan tombol kerasnya kurang bagus,
sehingga
> jariku susah menekan setengah untuk fokus tomatisnya, dan juga susah untuk
> menekan lebih dalam lagi untuk mengambil gambar, setelah berhasil
terpencet,
> kuheran kenapa tak muncul kilatan penerangnya, ternyata, si dia tidak
> berlampu kilat! Kuberalih menengok ke moda video dan mecobanya dengan
> mengambil suasana di sekitar tempat si dia dipamerkan. Dengan menggunakan
> aplikasi sebelumnya terunduh, kukirimkan kedua hasil tes ke ponselku, yang
> kemudian kubuka di laptopku setelah kupulang ke hotel. Hasil kameranya
> serata-rata kamera 5 MP lainnya, ada gangguannya dalam keadaan gelap, dan
> hasil videonya standar sekali jika kulihat di laptopku. Kucoba kirimkan
> berkas video 720p milikku dan ternyata nemoplayer mampu menjalankannya
> dengan baik, meskipun kadang masih terlihat cegukan saat tingkatan rasio
> bingkainya meninggi, misalnya saat adegan cepat mobil balap.
>
> Sekali lagi restu diberikan untuk mencoba menerima/mengirim email serta
> melakukan panggilan, sehingga dengan segera kubelai layar sentuh si dia
> sambil mengetikkan email. Kesulitan melandaku dan sebenarnya aku cukup
mampu
> mengetik cepat menggunakan layar sentuh, namun si dia ini agak bandel,
> sehingga kuharus berulang-ulang melakukan koreksi , selain itu respon dan
> umpan baliknya kurang begitu menyenangkanku. Ketika kumelakukan panggilan
> dengannya, suara penerima dapat terdengar jelas sekali, namun penerima
> kadang kurang dapat mendengar apa yang kuteriakkan ke mikrofon si dia yang
> sexy. Kualihkan penasaranku dengan mencoba A-GPS si dia, dimana beberapa
> waktu sebelumnya telah kuaktifkan, kulihat sinyal GPS tak didapatkan,
> sementara itu, ponselku yang GPS nya kuaktifkan bersamaan, memiliki 2
batang
> sinyal GPS. Dengan sedikit murung kucoba membuka penjelajah dan mulai
> mengarungi beberapa laman yang memiliki konten *flash*. Terputar dengan
> baik, sehingga hatiku mulai bersemangat kembali dan tiba-tiba mataku
> berbinar saat menatap kepala si dia, tampaklah notifikasi LED berwarna
putih
> atas email dan panggilan yang tadi kulakukan, indah sekali, dankuyakini
ini
> ponsel android pertama yang memiliki notifikasi seperti ini, bukan hanya
> menggunakan lampu LED seperti biasanya.
>
> Setelah kekecewaanku terobati oleh keindahan kepala si dia, kumohon restu
> untuk yang terakhir kali untuk membuka pakaian yang membungkusnya. Setelah
> restu turun, kubuka pakaiannya dan kuintip isinya, ada satu hal yang
menarik
> perhatianku. Baterainya berkapasitas 1350 MaH membuatku tidak yakin akan
> kemampuan si dia, yang notabene akan menguras banyak sekali daya dengan
> keaktifan datanya, dan kuprediksi, untuk pemakai aktif sepertiku, mungkin
> sebelum sore hari pasti si dia akan minta makan dan minum lagi.
Kemungkinan
> besar jika kupakai si dia sebagai utamaku, aku akan membutuhkan tambahan
> baterai.
>
> Setelah puas mengalami Acer Liquid E, kukembalikan si dia kepada SPG, dan
> aku berpamit hendak pulang ke hotel. Dalam perjalananku pulang, hatiku
> campur aduk, ingin meminang si dia, namun di balik fitur yang ditawarkan
> berlimpah, ternyata masih terdapat beberapa kekurangan yang cukup
signifikan
> untukku. Aku pun berharap besar semoga Acer akan membagi koda sumber si
dia
> sehingga aku tidak hanya akan memakai, namun juga dapat ikut memoles,
> mendidik, serta membesarkan Liquid E ini bersamaan dengan komunitasku
serta
> komunitas Acer Indonesia sehingga semua kekecewaanku sebelumnya dapat
> terobati.
>
> Jakarta, JW Longue Terminal 1A
>
> gunggu
>
> --
> "Indonesian Android Community [id-android]"
>
> Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB
> Moderator: [email protected]
> ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
> ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
> ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

-- 
"Indonesian Android Community [id-android]" 

Join: http://groups.google.com/group/id-android/subscribe?hl=en-GB  
Moderator: [email protected]
ID Android Developer: http://groups.google.com/group/id-android-dev
ID Android Surabaya: http://groups.google.com/group/id-android-sby
ID Android on FB: http://www.facebook.com/group.php?gid=112207700729

Kirim email ke