wahihi....
menyesal gak disalin.
sekarang beritanya sudah hilang.

tanya kenapa? :D

2011/10/31 budizainer™ <[email protected]>

>
> http://m.kompasiana.com/post/sosbud/2011/10/30/dukung-komodo-lewat-website-bukan-sms/
>
> silahkan dibaca :)
> On Oct 31, 2011 7:45 AM, "yopie suryadi" <[email protected]> wrote:
>
>> **
>> Akhirnya otaknya pada kepake juga...
>>
>> @gopegonews
>> www.gopego.com
>> ------------------------------
>> *From: * Amer <[email protected]>
>> *Sender: * [email protected]
>> *Date: *Mon, 31 Oct 2011 07:39:31 +0700
>> *To: *<[email protected]>
>> *ReplyTo: * [email protected]
>> *Subject: *Re: [id-android] OOT - Dukung Komodo
>>
>> Pernyataan resmi Pemerintah :
>> http://www.budpar.go.id/page.php?ic=512&id=6828
>>
>> Promosi TNK Kemenbupar
>>
>> Pemerintah Indonesia secara resmi menarik Taman Nasional Komodo (TNK)
>> sebagai finalis dalam ajang pemilihan tujuh keajaiban alam-baru atau New
>> Seven Wonder of Nature (N7WN) yang semula akan dideklarasikanpada 11
>> November 2011.
>>
>> Menbudpar Ir. Jero Wacik, SE Secara resmi mengumumkan keputusan itu
>> dalama cara jumpa pers di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona
>> kantor Kementerian Budpar Jakarta, Senin (15/8). Hadir dalam acara tersebut
>> antara lain Dirjen Pemasaran Pariwisata Kembudpar Dr. Sapta Nirwandar,
>> Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Kemenhut Ir. Darori, MM,
>> kuasa hukum Kembudpar Todung Mulya Lubis, pakar pemasaran Hermawan
>> Kartajaya, pencetus MURI Jaya Suprana, penggiat komodo Zeby Febriana,
>> perwakilan kementerian terkait serta wakil dari pemerintah Maldives Mr.
>> Simon Hawkins yang terlebih dulu telahmenyatakan secara resmi mengundurkan
>> diri dari kampanye tersebut pada bulan Mei 2011.
>>
>> Keputusan tersebut dilakukan dikarenakan pihak penyelenggara kampanye New
>> 7 Wonders Foundation telah melakukan tindakan tidakprofesional, tidak
>> konsisten dan tidak transparan, serta tidak memiliki kredibilitas yang
>> dapat dipertanggungjawabkan. Menurut MenbudparJero Wacik, meskipun TNK
>> mengundurkan diri dari kampanye pemilihan tujuh keajaiban alam-baru (N7WN)
>> versi yayasan New 7 Wonders, namun TNK sejak tahun 1991 sudah mendapatkan
>> status World Heritage yang keberadaannya telahdiakui oleh masyarakat dunia
>> melalui lembaga resmi yang kredibel yaitu UNESCO.
>>
>> Seperti diketahui, awalnya pada bulan Agustus tahun 2008 Kembudpar
>> bersedia menjadi Official Supporting Committee (OSC)/Lead Agency agar TNK
>> dapat terpilih sebagai salah satu dari 7 keajaiban alam-baru (N7WN) yang
>> pemilihannya dilakukan melalui online voting, Kembudpar telah melakukan
>> serangkaiankegiatan kampanye online dan offline baik di dalam maupun di
>> luarnegeri untuk mempromosikan dan mendukung TNK dan telah membuahkan hasil
>> pada tanggal 21 Juli 2009 saat TNK terpilih sebagai salah satu dari 28
>> Finalis kampanye N7WN setelah menyisihkan kurang lebih 440 nominasi dari
>> 220 negara.
>>
>> Yayasan N7W pada awal Desember 2010 menyatakan menyetujui Indonesia
>> (Jakarta) sebagai Tuan Rumah Penyelenggaraan (Official Host) Deklarasi 7
>> Keajaiban Dunia Alam (New7Wonders of Nature) dan mensyaratkan Pemerintah
>> Indonesia untuk membayar license feese bagai tuan rumah penyelenggaraan
>> deklarasi sebesar 10 Juta USD serta menyiapkan 35 juta USD dari berbagai
>> pihak swasta untuk biaya penyelenggaraan acara deklarasi, padahal Kembudpar
>> baru hanya menyatakan minat untuk menjadi tuan rumah namun sama sekali
>> belum menandatangani persetujuan apapun maupun mendaftarkan proposal
>> bidding resmi seperti yang diharuskan oleh yayasan N7W pada dokumen
>> New7Wonders Official Host Worldwide Bidding Tender.
>>
>> Permintaan itu kemudian ditolak oleh Kembudpar,karena dinilai tidak
>> realistis, namun sebagai reaksi penolakan itu, yayasan N7W pada akhir
>> Desember 2010 mengancam akan mengeliminasi TNK sebagai finalis N7W padahal
>> kedua hal tersebut sangat tidak berhubungan dikarenakan keberadaan TNK
>> sebagai finalis kampanye N7WN dan penawaran dari yayasan N7W untuk
>> menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan merupakan 2 (dua)
>> hal yang berbeda dan seharusnya tidak memiliki keterkaitan sama sekali.
>>
>> Tanggal 7 Februari 2011 pihak N7WF melalui press release memutuskan untuk
>> tetap mempertahankan TNK sebagai finalis namun melakukan tindakan
>> menghapuskan peran Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata sebagai Official
>> Supporting Commitee. Keputusan untuk menidadakan peran Kementerian
>> Kebudayaan dan Pariwisata, dianggap sepihak dan tidak adil karena tidak
>> didasari dengan alasan yang jelas, selain itu pihak N7W tidak mencabut
>> maupun membatalkan perjanjian Standard Participating Agreement yang
>> merupakan satu-satunya dokumen resmi (legal-binding document) yang telah
>> ditandatangani bersama pada awal kampanye yang menyatakan Kementerian
>> Kebudayaan dan PariwisataadalahOfficial Supporting Committeedari TNK pada
>> kampanye N7WN.
>>
>> Sementara itu berdasarkan fact finding terhadap kegiatan dan keberadaan
>> yayasan N7W, akhirnya ditemukenali fakta-fakta sebagaiberikut:
>>
>> - Yayasan N7W sangat berorientasi komersil, walaupun mereka menyatakan
>> diri sebagai yayasan non-profit.
>>
>> - Pelaksanaan kampanye N7WN sangat tidak konsisten dan transparan,
>> khususnya dalam segiketerbukaan informasi jumlah vote (suara) yang
>> didapatkan oleh masing-masingfinalis;
>>
>> - Sebagai sebuah organisasi internasional adalah sangat ganjil ketika
>> ditemukan fakta bahwa yayasan N7W tidak memiliki domisili/kantor yang jelas
>> dan dikelola oleh hanya segelintir orang (kemungkinan hanya merupakan
>> virtual office),namun hendak berurusan dengan transaksi jutaan dollar.
>>
>> Berdasarkan semua fakta tersebut, Kembudpar yang telah berperan
>> sebagaiLead Agency untuk TNK pada kampanye N7WN,berketetapan tidak
>> melanjutkan kampanye bersama dengan Yayasan N7W.
>>
>> Masyarakat dunia tetap akan mengakui Komodo Dragon sebagai the one and
>> only real dragon in the world dan fakta ini tidak akan dapat tergantikan.
>> Untuk ini Kembudpar tetap berkomitmen dengan berbagai pihak untuk
>> mengembangkan dan mempromosikan TNK sebagai kawasan konservasi dandestinasi
>> pariwisata internasional di Indonesia.Melalui branding Komodo the Real
>> Wonder of the World, kita akan promosikan TNK ke seluruh dunia, kata
>> Menbudpar Jero Wacik.
>>
>> Dirjen Pemasaran Pariwisata Sapta Nirwandar menyatakan, TNK selama tiga
>> tahun telah gencar dipromosikan kemancanegara, TNK telah dikenal masyarakat
>> duni adan kunjungan wisman ke sana meningkat pesat kata Sapta Nirwandar,
>> seraya menyebutkan pada 2007 jumlah wisman yang berkunjung baru sebanyak 16
>> ribu wisman, namun tahun 2008 dan 2009 meningkat menjadi 21 ribudan 36 ribu
>> wisman, sedang kanpada 2010 melonjak menjadi 45 ribu wisman. (Pusinpub)
>>
>> --
>> [Phone] HTC Desire S
>> [ROM] MIUI 1.10.21
>> [Kernel] Cyanogenmod 2.6.35.14
>> [Recovery] 4EXTRecovery v2.1.0
>> On Oct 31, 2011 4:39 AM, "Yulian Firdaus" <[email protected]> wrote:
>>
>>> Baca ini deh....
>>>
>>> http://priyadi.net/archives/2011/10/30/faq-tentang-new7wonders/
>>>
>>> Berikut adalah FAQ yang saya buat karena saya mendapatkan banyak
>>> pertanyaan dan kecaman akibat tulisan-tulisan saya tentang penipuan
>>> New7Wonders. Halaman ini akan terus diperbaharui jika ada masukan-masukan
>>> yang saya terima.
>>>
>>> *FAQ 1*: Kenapa sih repot-repot ngurusin masalah New7Wonders?
>>>
>>> Karena New7Wonders merupakan *vanity scam*, yang memanfaatkan ego kita
>>> semua untuk meraup keuntungan. Ini tak jauh berbeda dengan penipuan *Who’s
>>> Who* <http://en.wikipedia.org/wiki/Who%27s_Who_scam> atau *diploma 
>>> mill<http://en.wikipedia.org/wiki/Diploma_mill>
>>> * dimana korban menyerahkan sejumlah uang untuk atribut tertentu,
>>> misalnya gelar akademis atau *person of the year*, walaupun sebenarnya
>>> institusi tersebut tidak memiliki kredibilitas atau akreditasi untuk
>>> memberi gelar tersebut. Praktis tak ada orang lain yang menganggap gelar
>>> atau atribut tersebut sebagai sesuatu yang penting.
>>>
>>> New7Wonders pun demikian, mereka hanyalah sebuah perusahaan kecil asal
>>> Swiss, bukan organisasi Internasional ataupun lembaga bentukan kerjasama
>>> multilateral antara negara-negara.
>>>
>>> Perbedaannya, New7Wonders menambahkan bumbu berupa kompetisi dengan
>>> kontestan lain, tujuannya untuk menyentuh rasa nasionalisme kita semua.
>>> Selain itu, New7Wonders merupakan *vanity scam* dengan skala
>>> internasional yang korbannya bukan lagi perorangan, tetapi negara-negara
>>> yang berdaulat.
>>>
>>> Pada kontes tahun 2007, situs web New7Wonders memuat taut dan logo
>>> UNESCO. Khawatir akan dampak dari pencatutan nama ini, UNESCO kemudian
>>> mengklarifikasi bahwa mereka tidak memiliki sangkut 
>>> paut<http://whc.unesco.org/en/news/352>dengan New7Wonders.
>>>
>>> *FAQ 2*: Ah, ini kan gak beda dengan misalnya Indonesian Idol atau
>>> acara lainnya.
>>>
>>> Tentu saja ada persamaan antara New7Wonders dan Indonesian Idol,
>>> misalnya keduanya sama-sama menggunakan media SMS untuk memilih. Dan
>>> tentunya ada keberatan-keberatan yang bisa dialamatkan kepada keduanya.
>>> Sebagai contoh, keduanya menggunakan kriteria populer untuk menentukan
>>> pemenang, bukan kriteria objektif. Sanjaya 
>>> Malakar<http://en.wikipedia.org/wiki/Sanjaya_Malakar>secara kontroversial 
>>> bisa melaju ke babak ke-7 American Idol dengan
>>> kemampuan yang pas-pasan. Patung Kristus 
>>> Penebus<http://en.wikipedia.org/wiki/Christ_the_Redeemer_%28statue%29>Rio 
>>> de Janeiro bisa mendapatkan gelar ‘keajaiban dunia’, walaupun secara
>>> objektif, monumen-monumen lain seperti misalnya Candi 
>>> Prambanan<http://en.wikipedia.org/wiki/Prambanan>,
>>> Menara Eiffel <http://en.wikipedia.org/wiki/Eiffel_Tower> atau Patung
>>> Liberty <http://en.wikipedia.org/wiki/Statue_of_Liberty> lebih berhak
>>> mendapatkan gelar tersebut.
>>>
>>> Akan tetapi tentu saja ada perbedaan antara Indonesian Idol dan
>>> New7Wonders. Secara singkat: New7Wonders adalah Indonesian Idol yang
>>> pemenangnya ditentukan dari jumlah uang yang disetorkan kontestan kepada
>>> panitia. Kualitas objektif sama sekali tidak penting, yang penting jumlah
>>> uangnya. Kontestan tidak tahu  berapa uang yang diberikan kontestan lainnya
>>> kepada panitia. Dan jika kontestan kalah, uang yang telah disetorkan tidak
>>> dikembalikan.
>>>
>>> *Stakeholder* Indonesian Idol adalah peserta itu sendiri. Pada
>>> New7Wonders, walaupun peserta adalah Taman Nasional Komodo, *stakeholder
>>> *-nya adalah kita semua sebagai rakyat Indonesia.
>>>
>>> Indonesian Idol mendapatkan pemasukan dari pihak ketiga yang mendapatkan
>>> hiburan dari acara tersebut. Panitia kemudian menyerahkan sebagian dari
>>> pemasukan tersebut kepada kontestan, dalam bentuk gaji, pelatihan,
>>> akomodasi, atau lainnya. Semua kontestan mendapatkan keuntungan, termasuk
>>> kontestan yang kalah di babak awal sekalipun.
>>>
>>> New7Wonders mendapatkan penghasilan dari setoran kontestan itu sendiri
>>> yang berasal dari platform pemilihan berbayar. New7Wonders praktis tidak
>>> mengeluarkan biaya apapun untuk kontestan. Bahkan biaya pemasaran
>>> ditanggung oleh masing-masing kontestan. Biaya yang dikeluarkan kontestan
>>> yang kalah melalui platform *voting* berbayar tak dapat dikembalikan.
>>> Bagi seluruh kontestan, kontes New7Wonders merupakan *negative-sum 
>>> game*<http://en.wikipedia.org/wiki/Negative-sum_game>
>>> .
>>>
>>> *FAQ 3*: Ah, masa sih penipuan? Saya cuma keluar Rp 1 untuk memilih
>>> kok, atau bahkan gak keluar duit sama sekali.
>>>
>>> Pemilih memang hanya mengeluarkan Rp 1, atau bahkan tidak mengeluarkan
>>> uang sepeserpun. Tetapi ongkos yang sesungguhnya lebih besar daripada itu.
>>>
>>> Pertama, ada sponsor yang 
>>> menyubsidi<http://www.fajar.co.id/read-20111011214405-jk-gratiskan-sms-komodo>sehingga
>>>  biaya yang harus dikeluarkan pemilih menjadi serendah itu. Karena
>>> panitia lokal harus membayar lisensi ke New7Wonders, dan mereka tentunya
>>> tidak akan menerima mata uang Rupiah, maka akan ada devisa kita yang
>>> terbuang. Maka, nilai sesungguhnya yang harus dibayar pemilih melalui SMS
>>> jauh lebih tinggi daripada Rp 1 atau Rp 0.
>>>
>>> Kedua, akibat kontes ini, akan ada pihak yang mendapatkan basis data
>>> nomor ponsel dari puluhan juta rakyat Indonesia. Ini adalah informasi yang
>>> sangat berharga, mungkin jauh lebih berharga daripada bayaran lisensi
>>> kepada New7Wonders.
>>>
>>> Ketiga, sang dalang dari skema ini tetap mendapatkan keuntungan jika
>>> kita ikut memilih, terutama melalui media seperti SMS premium.
>>>
>>> Namun ada baiknya jika kita melihat lebih jauh daripada sekadar nilai
>>> uang yang hilang akibat skema ini: kontes New7Wonders ini menghina
>>> intelegensia kita semua. Karena pada praktiknya, ini hanyalah kontes ‘adu
>>> jumlah setoran’.
>>>
>>> *FAQ 4*: Dasar orang Indonesia, gini aja diributin! Bukannya ngedukung,
>>> malah ngejatuhin!
>>>
>>> Sikap saya dan kawan-kawan merupakan bentuk kepedulian kepada Indonesia,
>>> bukan sebaliknya. Kami tidak menyukai nasionalisme kawan-kawan
>>> dieksploitasi untuk kepentingan mereka.
>>>
>>> Dan bukan hanya Indonesia, di negara-negara lain ada banyak rakyat
>>> mereka yang terusik dan melakukan edukasi seperti yang saya lakukan selama
>>> ini.
>>>
>>> Kawan-kawan kita dari Korea yang merasa terusik dengan kampanye Jeju
>>> membuat situs web 
>>> Justice4Jeju7<https://sites.google.com/site/justice4jeju7/>.
>>> Mereka juga membuat situs 
>>> No7Wonders<https://sites.google.com/site/no7wonders/>yang berisi tentang 
>>> masalah-masalah New7Wonders di berbagai negara.
>>> Kawan-kawan dari Vietnam membuat tulisan di sebuah forum tentang scam
>>> New7Wonders<http://www.ddth.com/showthread.php/169982-Tr%C3%B2-l%E1%BB%ABa-%C4%91%E1%BA%A3o-SCAM-New7Wonders-7-k%E1%BB%B3-quan-thi%C3%AAn-nhi%C3%AAn-th%E1%BA%BF-gi%E1%BB%9Bi-m%E1%BB%9Bi>yang
>>>  sampai tulisan ini dibuat sudah mencapai lebih dari 60 halaman. Red
>>> Hunt Travel, sebuah blog yang didirikan teman kita dari Kanada juga
>>> membahas tentang kontroversi 
>>> New7Wonders<http://redhunttravel.com/2011/10/travel-articles/travel-marketing/new-7-wonders-of-nature-controversy/>
>>> .
>>>
>>> Dan masih banyak lagi. Pencarian Google ‘new7wonders 
>>> scam’<http://www.google.com/search?q=new7wonders+scam>banyak menemukan hal 
>>> yang sama.
>>>
>>> *FAQ 5*: Kalau Komodo menang, maka pariwisata bisa naik.
>>>
>>> Analisis yang saya lakukan dari data-data industri pariwisata tujuh
>>> pemenang New7Wonders tahun 2007 tidak menunjukkan adanya pertumbuhan
>>> pariwisata<http://priyadi.net/archives/2011/10/26/dampak-ekonomi-new7wonders/>dari
>>>  ditunjuknya tujuh monumen tersebut sebagai keajaiban dunia yang baru.
>>>
>>> Seluruh penelitian yang sering dikutip oleh pihak New7Wonders pun
>>> ternyata tidak dilakukan dengan metodologi yang benar dan memiliki
>>> asumsi-asumsi awal yang salah.
>>>
>>> Kawan-kawan kita dari Korea juga membuat analisis 
>>> mendalam<http://dl.dropbox.com/u/27188383/Analysis%20of%20N7W%20Economic%20Impacts_Revised05262011.pdf>tentang
>>>  ‘penelitian independen’ yang sering dikutip oleh oknum New7Wonders.
>>>
>>> Sebaliknya, pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2007-2008
>>> ke Indonesia ternyata lebih tinggi daripada enam negara pemenang
>>> New7Wonders 2007. Alih-alih mendapatkan penghargaan, Budpar justru
>>> mendapatkan kecaman karena memutuskan hubungan dengan New7Wonders!
>>>
>>> Selain menobatkan kontestan sebagai pemenang, New7Wonders praktis tidak
>>> melakukan apa-apa. Seluruh biaya pemasaran ditanggung sepenuhnya oleh
>>> masing-masing kontestan. Dan pemasaran tersebut tentu saja bisa dilakukan
>>> tanpa harus ada New7Wonders.
>>>
>>> Situs web New7Wonders bukanlah situs yang banyak 
>>> dikunjungi<http://www.alexa.com/siteinfo/new7wonders.com>pengguna Internet, 
>>>  sehingga tidak akan berpengaruh banyak terhadap
>>> pemasaran.
>>>
>>> *FAQ 6*: Tapi setelah Komodo terpilih menjadi finalis, pariwisata di
>>> Komodo meningkat.
>>>
>>> Ini adalah kesalahan logika *post hoc ergo propter 
>>> hoc*<http://en.wikipedia.org/wiki/Post_hoc_ergo_propter_hoc>.
>>> Jika kejadian B terjadi setelah kejadian A, belum tentu B terjadi karena A.
>>> Bisa saja A dan B disebabkan oleh faktor C (*spurious 
>>> relationship*<http://en.wikipedia.org/wiki/Spurious_relationship>
>>> ).
>>>
>>> Dalam hal ini, faktor C adalah pemasaran yang dilakukan pemerintah untuk
>>> mempromosikan Taman Nasional Komodo. Faktor inilah yang menyebabkan Komodo
>>> terpilih menjadi finalis; sekaligus meningkatkan pariwisata di Taman
>>> Nasional Komodo. Tanpa harus menjadi nominasi New7Wonders pun, pariwisata
>>> bisa kita tingkatkan.
>>>
>>> *FAQ 7*: Dasar pengkhianat! Dasar tidak nasionalis!
>>>
>>> Rasanya terlalu jauh untuk mengukur nasionalisme hanya dari jumlah uang
>>> yang kita sumbangkan kepada Bernard Weber :). Saya pikir mayoritas rakyat
>>> Indonesia pada dasarnya sangat nasionalis, tetapi memiliki informasi yang
>>> berbeda-beda. Berikut saya peragakan dalam bentuk Johari 
>>> window<http://en.wikipedia.org/wiki/Johari_window>
>>> :
>>>
>>> Mayoritas orang-orang yang mengirim SMS ke 9818 berada di kuadran 2. Dan
>>> sebagian besar rakyat Indonesia berada di kuadran ini. Tulisan-tulisan saya
>>> selama ini bertujuan untuk memindahkan teman-teman sebangsa dan setanah air
>>> dari kuadran 2 ke kuadran 1. Memilih untuk tidak berpartisipasi mengirim
>>> SMS pilih Komodo tentu tidak bisa disebut ‘tidak nasionalis’.
>>>
>>> Bernard Weber dan oknum New7Wonders lainnya tentunya berada di kuadran
>>> 4. Hati kecil saya masih menaruh harapan bahwa tidak ada warga negara kita
>>> yang menjadi anggota kuadran 4 ini.
>>>
>>> *FAQ 8*: Saya sudah tahu, tapi bolehkah kami teruskan vote Komodo?™
>>>
>>> Pengalaman saya dalam mengamati *vanity scam* seperti *diploma mill*atau
>>> *Who’s Who scam*, ada orang-orang yang tetap bersikukuh bahwa hal ini
>>> bukanlah penipuan, walaupun telah diberi tahu hal yang sesungguhnya. Mereka
>>> tetap bangga dengan memamerkan plakat *‘Man of the Year’* yang
>>> didapatkan dengan harga $200 dari sebuah institusi yang tidak jelas asal
>>> usulnya, misalnya.
>>>
>>> Di Indonesia, bisa jadi tak sedikit yang seperti ini. Orang-orang dengan
>>> sifat yang sama tersebut barangkali akan memiliki sifat yang sama pula pada
>>> kontes New7Wonders.
>>>
>>> Penjelasan yang kedua, ada orang yang akan menjadi sangat defensif
>>> setelah diberi tahu bahwa dia tertipu. Ini adalah akibat dari 
>>> *choice-supportive
>>> bias* <http://en.wikipedia.org/wiki/Choice-supportive_bias>.
>>>
>>> Tentunya tak ada yang dapat menghalangi siapapun untuk mengirim SMS
>>> pilih Komodo. Yang dapat saya dan kawan-kawan lakukan hanyalah memberi
>>> informasi yang sesungguhnya.
>>>
>>> *FAQ 9*: Negara-negara lain yang telah menjadi pemenang bangga atas
>>> prestasi tersebut. Kenapa kita tidak?
>>>
>>> Betulkah? Saat saya mengumpulkan data mengenai pariwisata negara-negara
>>> pemenang New7Wonders pada tahun 2007, tak satupun situs web resmi
>>> pariwisata negara-negara tersebut yang menampilkan atribut New7Wonders
>>> secara besar-besaran.
>>>
>>> Kalau tidak percaya, silakan lihat sendiri situs resmi dewan pariwisata
>>> negara-negara India <http://tourism.gov.in/>, 
>>> Yordania<http://www.visitjordan.com/Default.aspx>,
>>> Peru <http://www.visitperu.com/>, RRC <http://en.cnta.gov.cn/>, 
>>> Italia<http://www.italia.it/en/home.html>,
>>> Brazil <http://www.braziltour.com/> dan Meksiko<http://www.visitmexico.com/>
>>> .
>>>
>>> *FAQ 10*: Orang-orang yang terlibat dalam New7Wonders adalah
>>> orang-orang yang saya kenal memiliki integritas tinggi. Jadi tidak mungkin
>>> New7Wonders merupakan penipuan.
>>>
>>> Ini adalah kesalahan berpikir *argument from 
>>> authority<http://en.wikipedia.org/wiki/Argument_from_authority>
>>> * atau *argumentum ad verecundiam*: hanya karena X adalah orang yang
>>> kita kenal berintegritas, maka ucapan X kita anggap sebagai kebenaran.
>>> Tentu saja ini salah. Jika Einstein mengatakan 1+1=3, bukan berarti itu
>>> benar hanya karena Einstein yang mengatakannya.
>>>
>>> Walaupun demikian, tentu tak dapat kita simpulkan bahwa orang-orang
>>> Indonesia yang terlibat dalam New7Wonders tidak berintegritas dan memiliki
>>> agenda jahat. Bukan tidak mungkin mereka termasuk ke dalam kuadran 2 di
>>> atas (lihat FAQ no 7 di atas). Atau mereka termasuk ke dalam kuadran 1
>>> tetapi sudah terlanjur terikat dengan kontrak atau komitmen yang harus
>>> mereka penuhi.
>>>
>>> Kabarnya, Jusuf Kalla hanya membutuhkan waktu lima menit untuk menerima
>>> tawaran untuk menjadi duta Komodo. Dalam waktu lima menit tentu saja tak
>>> mungkin bagi beliau untuk dapat melakukan analisis mendalam mengenai skema
>>> New7Wonders ini.
>>>
>>> Tuduhan *vanity scammer* saya alamatkan hanya kepada Bernard Weber, New
>>> Open World Corporation dan New7Wonders Foundation, bukan kepada afiliasinya
>>> di Indonesia. Saya mengerti jika oknum-oknum New7Wonders ini sekilas
>>> terlihat sangat *legitimate* dan tak sedikit orang-orang yang
>>> sebetulnya berintegritas, tetapi terjebak dan mempercayai mereka.
>>>
>>> *FAQ 11:* Kontes ini diiklankan oleh televisi nasional, didukung
>>> operator seluler dan perusahaan besar lainnya. Jadi tidak mungkin ini
>>> pembodohan.
>>>
>>> Sama seperti FAQ 10, ini adalah kesalahan berpikir *argument from
>>> authority <http://en.wikipedia.org/wiki/Argument_from_authority>* atau 
>>> *argumentum
>>> ad verecundiam.* Kesimpulan tersebut tak dapat diambil hanya karena
>>> iklan kontes New7Wonders ditayangkan televisi nasional dan didukung oleh
>>> operator seluler.
>>>
>>>
>>>
>>>  --
>>> "Indonesian Android Community" Join: http://forum.android.or.id
>>>
>>> ===============
>>> Join ID-ANDROID Developers
>>> http://groups.google.com/group/id-android-dev
>>> ---------------------
>>> Gunakan Paket Unlimited Data XL Mobile Broadband
>>> http://www.xl.co.id/XLInternet/BroadbandInternet
>>> --------------------
>>> PING'S Mobile - Plaza Semanggi
>>> E-mail: [email protected] Ph. 021-25536796
>>> --------------------
>>> i-gadget Store - BEC Bandung
>>> E-mail: [email protected] Ph. 0812-21111191
>>> --------------------
>>> Toko EceranShop - BEC Bandung
>>> E-mail: [email protected] Ph. 0815-56599888
>>> ===============
>>>
>>> Aturan Jualan dan Kloteran ID-Android http://goo.gl/YBN21
>>>
>>  --
>> "Indonesian Android Community" Join: http://forum.android.or.id
>>
>> ===============
>> Join ID-ANDROID Developers
>> http://groups.google.com/group/id-android-dev
>> ---------------------
>> Gunakan Paket Unlimited Data XL Mobile Broadband
>> http://www.xl.co.id/XLInternet/BroadbandInternet
>> --------------------
>> PING'S Mobile - Plaza Semanggi
>> E-mail: [email protected] Ph. 021-25536796
>> --------------------
>> i-gadget Store - BEC Bandung
>> E-mail: [email protected] Ph. 0812-21111191
>> --------------------
>> Toko EceranShop - BEC Bandung
>> E-mail: [email protected] Ph. 0815-56599888
>> ===============
>>
>> Aturan Jualan dan Kloteran ID-Android http://goo.gl/YBN21
>>
>> --
>> "Indonesian Android Community" Join: http://forum.android.or.id
>>
>> ===============
>> Join ID-ANDROID Developers
>> http://groups.google.com/group/id-android-dev
>> ---------------------
>> Gunakan Paket Unlimited Data XL Mobile Broadband
>> http://www.xl.co.id/XLInternet/BroadbandInternet
>> --------------------
>> PING'S Mobile - Plaza Semanggi
>> E-mail: [email protected] Ph. 021-25536796
>> --------------------
>> i-gadget Store - BEC Bandung
>> E-mail: [email protected] Ph. 0812-21111191
>> --------------------
>> Toko EceranShop - BEC Bandung
>> E-mail: [email protected] Ph. 0815-56599888
>> ===============
>>
>> Aturan Jualan dan Kloteran ID-Android http://goo.gl/YBN21
>>
>


-- 
personally, it's not God I dislike, it's the Fanclub I can't stand
Y! | gTalk | Twitter | facebook : budizainer
http://budizainer.wordpress.com/

-- 
"Indonesian Android Community"  Join: http://forum.android.or.id

===============
Join ID-ANDROID Developers
http://groups.google.com/group/id-android-dev
---------------------
Gunakan Paket Unlimited Data XL Mobile Broadband  
http://www.xl.co.id/XLInternet/BroadbandInternet
--------------------
PING'S Mobile - Plaza Semanggi
E-mail: [email protected] Ph. 021-25536796
--------------------
i-gadget Store - BEC Bandung
E-mail: [email protected] Ph. 0812-21111191
--------------------
Toko EceranShop - BEC  Bandung
E-mail: [email protected]  Ph. 0815-56599888
===============

Aturan Jualan dan Kloteran ID-Android http://goo.gl/YBN21

Kirim email ke