kalau Surabaya
bilka terus sedikit belok kiri masuk gang, lurus mentok belok kanan, nah
ada papan nama iklan rokok, kalau lihat itu berarti sudah kebablasan,
mundur sedikit 3 rumah
On May 26, 2013 12:11 AM, "Aji" <[email protected]> wrote:

> **
> Nah ini khas jogja, "di gedongkuning sebelah timur gembiraloka keutara
> dikit", bai orang awam perlu waktu untuk dekoding info ini... Hihihi
> Sent on mobile
> ------------------------------
> *From: * Hadiwijaya Sasanadi <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Sat, 25 May 2013 23:34:08 +0700
> *To: *<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [id-android] WTI – 7Ways: 100% Free and fully working
> offline Navigation
>
> Siap Oom. Senang bisa berbagi. Kalau memang ada waktu,  bisa ngumpul pas
> ada jadual miring Oom. Bisa juga join grup WhatsApp nya GaYa.
>
> Matur Nuwun
>
> Salam dari Jogja
>
> Hadiwijaya Sasanadi
>
> =======================
> B.B.M 25A2717C Twitter @sasanadi
> YM/GT/FB/WeChat: sasanadi
> Call/SMS 085643787131
> WA/Line/Kakao 087739526663
> On May 25, 2013 11:30 PM, "suyanto siswo" <[email protected]> wrote:
>
>> Tulisan yang sangat informatif dan disampaikan dengan sangat menarik
>> terus berkarya bung, salam kenal saya tinggal di gedongkuning sebelah timur
>> gembiraloka keutara dikit
>> On May 23, 2013 6:36 AM, "Hadiwijaya Sasanadi" <[email protected]>
>> wrote:
>>
>>> Penulis pernah membaca sebuah hasil survey bahwa pria cenderung tidak
>>> mau bertanya bila sedang berada di daerah yang tidak dikenal. Para pria
>>> jauh lebih senang mempersiapkan segala sesuatunya terlebih dahulu, misalnya
>>> peta, kompas atau perangkat navigasi yang canggih lagi akurat seperti
>>> perangkat GPS, dibandingkan harus sebentar-sebentar berhenti untuk bertanya
>>> arah.
>>>
>>>
>>>  Ada juga persepsi yang berkembang jika kaum Adam lebih mahir berelasi
>>> dengan peta, arah dan orientasi. Meskipun bukan sebuah kemutlakan, Penulis
>>> seringkali menemukan fakta bahwa kebanyakan kaum wanita agak “malas” jika
>>> harus membaca peta dan menentukan arah navigasi.
>>>
>>>
>>>  Kesulitan ini akan menjadi berlipat bagi para petualang, penjelajah,
>>> casual traveller atau bahkan bagi seseorang yang baru saja pindah lokasi
>>> tinggal. Seperti yang pernah dialami Penulis yang berpindah lokasi domisili
>>> dari Jakarta ke Ngayogyakarto Hadiningrat. Berada di sebuah lokasi yang
>>> baru, apalagi sendirian, sudah cukup merepotkan, terlebih lagi di
>>> Yogyakarta yang memang sungguh sangat istimewa ini. Mengapa?
>>>
>>>
>>>  Berbeda dengan lokasi asal Penulis di Jakarta, dimana ketika kita
>>> bertanya arah sebuah tujuan, biasanya jawaban yang kita terima kurang lebih
>>> seperti ini:”Lurus saja sampai ketemu lampu merah, belok KIRI, terus
>>> kira-kira tiga ratus meter, setelah lewat perempatan kedua, belok KANAN.
>>> Jalan sedikit sampai ketemu pertigaan belok KIRI lagi”.
>>>
>>>
>>>  How is Jogja so different?
>>>
>>>
>>>  Jika kita bertanya arah di Jogja, jawaban yang senada dengan jawaban
>>> seperti di atas kurang lebih seperti ini: “Lurus sampai bangjo, ambil jalan
>>> UTARA, notok sampai beringin kembar, ambil arah TIMUR. Jalan lagi sampai
>>> ketemu perempatan, lalu ke BARAT”
>>>
>>>
>>>  Can you imagine? Where is North? Where is East?
>>>
>>>
>>>  Welcome to the club: The Confused club.
>>>
>>> Ahahahahaa
>>>
>>>
>>>  Masyarakat Jogja memiliki orientasi arah yang didasarkan pada arah
>>> mata angin. Arah Utara di wakilkan dengan Gunung Merapi, sementara arah
>>> Selatan diwakilkan dengan Laut Selatan. Dengan mudah masyarakat Jogja akan
>>> menentukan arah yang didasarkan filosofi mata angin ini. Secara jujur,
>>> sebenarnya akan jauh lebih sederhana apabila arah ditujukan dengan mata
>>> angin ini dan sebaliknya bukan dengan arah kanan atau kiri. Sepanjang
>>> pengetahuan Penulis, di negara lain pun, khususnya di negara Barat, arah
>>> ditunjukkan dengan arah mata angin. Bukan kiri dan kanan. Karena Utara
>>> tetaplah Utara. Sementara arah kiri bisa menjadi kanan apabila orientasi
>>> kita berubah.
>>>
>>>
>>>  Setelah mendapatkan kesempatan beberapa waktu tinggal di Jogja, secara
>>> perlahan demi perlahan, Penulis mulai mengadopsi konsep arah mata angin
>>> ini, dan tidak lagi berelasi dengan kiri dan kanan. Namun kadang saat
>>> Penulis berupaya menunjukkan arah kepada wisatawan, khususnya wisatawan
>>> dalam negeri, sebisa mungkin Penulis masih tetap menggunakan konsep kiri
>>> atau kanan. I'm trying to help, not hurt. Hehe
>>>
>>>
>>>  Saat awal-awal tinggal di Jogja, kira-kira tahun 2004, penulis sampai
>>> harus membeli tiga buah kompas. Ya betul, T-I-G-A buah kompas manual. Satu
>>> diletakkan di mobil, satu diletakkan di motor dan satu lagi disimpan di
>>> dalam tas yang selalu dibawa kemanapun Penulis pergi. Dengan demikian,
>>> apabila Penulis bertanya arah sebuah tujuan, Penulis tidak lagi perlu
>>> bingung dimana arah Utara, Selatan, Timur dan Baratnya.
>>>
>>>
>>>  Mengapa tidak mempergunakan aplikasi kompas yang tersedia di perangkat
>>> mobile? Saat itu Penulis masih mempergunakan BlackBerry 9000 dan belum
>>> mempergunakan perangkat Android. Sementara BlackBerry 9000 belum
>>> menyediakan aplikasi kompas digital. Mengapa tidak mempergunakan perangkat
>>> GPS? Saat itu perangkat GPS harganya masih cukup tinggi, selain dari itu,
>>> Penulis masih belum rela membeli sebuah perangkat GPS yang hanya memiliki
>>> fungsi yang terbatas, yaitu hanya sebagai penunjuk arah saja.
>>>
>>>
>>>  Kondisi ini terus berlanjut, sambil secara perlahan Penulis mulai
>>> sedikit demi sedikit belajar memahami konsep arah
>>> Utara-Selatan-Timur-Barat, sehingga ketergantungan kepada kompas manual
>>> mulai sedikit demi sedikit berkurang. Selain dari itu, membaiknya pemahaman
>>> penulis akan nama-nama jalan dan lokasi di Yogyakarta yang memang istimewa
>>> ini membuat Penulis akhirnya dapat meninggalkan kompas manual secara total.
>>>
>>>
>>>  Memang memiliki sebuah perangkat GPS akan sangat sangat membantu kita
>>> dalam menemukan sebuah lokasi tujuan, khususnya di tempat yang baru atau
>>> sama sekali belum pernah kita kunjungi. Berdasarkan pertimbangan praktis
>>> tersebut, memiliki sebuah GPS menjadi impian Penulis. Namun alangkah
>>> baiknya jika perangkat GPS tersebut memiliki fungsi tambahkan, lebih dari
>>> sekedar hanya sebagai penunjuk arah saja.
>>>
>>>
>>>  Impian memiliki GPS itu mulai terwujud saat Penulis diperkenalkan
>>> dengan perangkat Android, sebuah perangkat kecil multi guna yang hampir
>>> mampu melakukan segalanya. Kecuali mencuci, mengepel dan menyetrika
>>> tentunya. Haha.
>>>
>>>
>>>  Awal-awal perkenalan dengan dunia Android, salah satu yang menjadi
>>> fokus pencarian dan penjelajahan Penulis adalah: Bagaimana memfungsikan
>>> Android menjadi sebuah perangkat GPS yang handal dan akurat. Mulailah
>>> penulis mencari dan mencoba berbagai-bagai progam navigasi offline. Mengapa
>>> harus offline? Bukankah Android sudah memiliki aplikasi Google Maps yang
>>> cukup akurat? Karena signal operator tidak selalu dapat diandalkan. Atau
>>> lebih tepatnya, jangan pernah sekali kali mengandalkan kualitas signal,
>>> atau yang lebih parah lagi, selalu mengasumsikan akan selalu adanya signal.
>>> You'll be dissapointed. Very very dissapointed.
>>>
>>>
>>>  Berapa sering dari kita, berada dalam situasi saat dimana saat kita
>>> sungguh-sungguh membutuhkan sebuah koneksi yang dapat diandalkan, justru
>>> pada saat itulah kualitas signal menjadi jelek. Istilah lainnya S-*-I-T
>>> H-A-P-P-E-N-S. Oleh sebab itu Penulis memiliki prinsip kerja “Expect the
>>> worst, prepare the best”. So, online navigation is out! Next Please!
>>>
>>>
>>>  Secara mendasar sebuah program Navigasi Offline terdiri dari dua
>>> bagian, program dan peta. Sebuah program navigasi yang baik tidak akan
>>> menjadi maksimal apabila tidak disertai dengan sebuah peta yang baik pula.
>>> Hal yang sama berlaku pula sebaliknya. Untuk masalah peta, Penulis tidak
>>> perlu bingung, karena rekan-rekan di Navigasi.net (atau biasa disingkat
>>> Nav.net) telah melakukan sebuah pekerjaan yang luar biasa dengan selalu
>>> mengupdate peta Indonesia secara berkala, minimum dua bulan sekali. Penulis
>>> mengucapkan banyak terima kasih dan memberikan penghargaan
>>> setinggi-tingginya kepada rekan-rekan penggiat Nav.net. I salute you all
>>> for the continous hard work and dedications. Kudos!
>>>
>>>
>>>  Dengan demikian, proses pencarian yang tersisa adalah bagaimana
>>> mencari program navigasi yang mampu mengutilisasi peta yang tersedia di
>>> Nav.net. Saat itu peta yang disediakan adalah: Garmin, K-Nav, Navitel
>>> (NM2), Papago dan Polnav.
>>>
>>>
>>>  Penulis akhirnya memutuskan untuk mencoba Navitel terlebih dahulu.
>>> Versi yang dicoba adalah versi 5, dengan peta Indonesia dari Nav.net yang
>>> berformat NM2. Semua berfungsi baik dan optimal. Luar biasa! Apakah
>>> berhenti sampai disini? Pasti belum. Read on, Please.
>>>
>>>
>>>  Perangkat Android yang dipakai penulis saat mencoba Navitel adalah
>>> Smartfren Andro dengan sistem operasi Gingerbread. Everything works very
>>> well. Kemudian penulis menggantinya dengan Nexus S Sprint, dengan sistem
>>> operasi Gingerbread (GB) yang kemudian diupgrade ke Ice Cream Sandwich
>>> (ICS). Still everything works as expected. Kembali Penulis mendapatkan
>>> kesempatan untuk mengupgrade Nexus S ke Galaxy Nexus Sprint, dengan sistem
>>> operasi Ice Cream Sandwich. Everything still works well. Business as usual.
>>>
>>>
>>>  Then come the JellyBeans!
>>>
>>>
>>>  But wait! Something happened.
>>>
>>>
>>>  The application didn't work.
>>>
>>>
>>>  Uh oh, Houston, we have problem!
>>>
>>>
>>>  Navitel versi 5 ternyata tidak berjalan baik di JellyBeans. Mungkin
>>> saatnya melakukan upgrade program ke program Navitel terkini di versi 7.
>>> Instalasi program berjalan lancar dan Navitel dapat berjalan dengan baik di
>>> JellyBeans. Wohoo!
>>>
>>>
>>>  Houston, we're back in business!
>>>
>>>
>>>  But, wait a minute. Where's the maps? Program Navitel 7 berjalan
>>> dengan baik, namun tanpa peta sama sekali. Remember, good navigation
>>> program needs good maps too.
>>>
>>>
>>>  It's time to call Houston one more time.
>>>
>>>
>>>  Apa yang sesungguhnya terjadi? JellyBeans membawa beberapa perubahan,
>>> termasuk dalam struktur file sistem, sehingga program-program lama perlu
>>> sedikit diupdate demi menjamin kompatibilitas penuh.
>>>
>>>
>>>  Nah, permasalahan yang timbul adalah: Navitel 7 mensyaratkan peta
>>> dengan format NM3. Sementara peta yang disediakan oleh Navigasi.net adalah
>>> dalam format NM2. Bisakah dikonversi? Mungkin saja bisa. Namun karena
>>> kurangnya pengetahuan Penulis, meski sudah mencoba beberapa kali, the maps
>>> refused to load. DANG!
>>>
>>>
>>>  Setelah mencoba beberapa cara yang Penulis temukan di Internet, dan
>>> tanpa hasil seperti yang diharapkan, akhirnya Penulis menyerah, dan kembali
>>> mempergunakan Google Maps. Tentu saja harus tetap Online dan dengan akurasi
>>> yang tidak terlalu bagus. Untuk Turn-By-Turn Navigation, dapat
>>> mempergunakan Google Navigation yang sudah sedikit di-”modifikasi”. Pupus
>>> sudah harapan Penulis untuk dapat memiliki program navigasi Offline yang
>>> lengkap dengan peta dari Nav.net.
>>>
>>>
>>>  Selain daripada itu, program Navitel yang dipergunakan Penulis adalah
>>> merupakan program “Try-First-Buy-Later”, alias program yang sudah diubah
>>> sedemikian rupa sehingga kita dapat “mencoba” program tersebut selama kita
>>> mau, alias bajakan. Penulis memang sudah berencana untuk membeli
>>> program-program yang memang sungguh terpakai, baik di Android maupun di
>>> IOS, sebagai salah satu bentuk penghargaan kita kepada para developer yang
>>> sudah susah payah membuat program yang bermanfaat dalam kehidupan kita.
>>> After all, it's not that expensive, right? 0.99 – 4.99 USD is not expensive
>>> at all. Apalagi jika dibandingkan dengan benefit yang kita terima.
>>>
>>>
>>>  Namun apabila program Navitel tidak mampu memuat peta Nav.net, it's a
>>> big NO NO. Find some other offline navigation apps? Sure, but it has to be
>>> supported by Nav.net maps, which is very limited: Garmin, Navitel (NM2),
>>> Papago & Polnav. I think we're stuck with Google Maps for a while.
>>>
>>>
>>>  Then I found 7Ways!
>>>
>>>
>>>  Lo and behold!
>>>
>>>
>>>  7Ways adalah sebuah aplikasi navigasi offline gratis buatan Rusia dan
>>> juga didukung oleh peta Nav.net. Aplikasi ini dapat diunduh langsung dari
>>> Google Play (
>>> https://play.google.com/store/apps/details?id=com.navikey.seven_ways&hl=en).
>>> Sementara petanya dapat diunduh dari Nav.net (http://www.navigasi.net).
>>> Selain dari file peta, yang perlu diunduh antara lain:
>>>
>>>
>>>  Indonesian Language & Keyboard
>>>
>>> http://www.navikey.ru/catalog/lang/7ways_indonesia_language.zip
>>>
>>>
>>>  Indonesian Voice
>>>
>>> http://www.navikey.ru/catalog/sound/7ways_indonesia_voice.zip
>>>
>>>
>>>  English Quick User Guide
>>>
>>> http://www.navikey.ru/files/7w/EN_7Ways_QuickUserGuide.pdf
>>>
>>>
>>>  English Full User Guide
>>>
>>> http://www.navikey.ru/files/7w/EN_7Ways_UserGuide.pdf
>>>
>>>
>>>  Please beware. It's a huge maps. I mean really H-U-G-E! Downloading
>>> 436 MB is not kids stuff. After installation it will be expanded to a
>>> whopping 746 MB!
>>>
>>>
>>>  Proses instalasi terdiri dari beberapa tahap. Tahap pertama adalah
>>> tahap instalasi peta Nav.net di PC atau Laptop. Setelah proses instalasi
>>> selesai, akan dibuat sebuah folder MyMaps di drive C. Masuk ke folder
>>> tersebut maka kita akan menemukan sebuah folder seperti nama program yang
>>> kita pilih dan dalam hal ini adalah 7ways. Di dalam folder tersebut kita
>>> akan temukan kumpulan file peta. Tahap kedua adalah proses instalasi
>>> aplikasi 7Ways di perangkat Android kita.
>>>
>>>
>>>  Paska proses instalasi di Android, segera eksekusi program 7Ways. Akan
>>> ada pesan kesalahan untuk memasukkan peta dasar. Acuhkan saja. Segerea
>>> keluar dari program 7Ways. Hubungkan perangkat Android kita ke PC atau
>>> Laptop. Coba telusuri folder-folder pada perangkat Android dan kita akan
>>> menemukan sebuah folder baru, yang dinamakan “7Ways”.
>>>
>>>
>>>  Masukkan semua file peta yang tersedia di drive
>>> “C:\myMaps\navigasi\7Ways” ke folder “7Ways/maps”. Ekstrak file Indonesian
>>> Voice dan Indonesian Language. Masukkan file “Indonesia.7wv” ke folder
>>> “7Ways/sound”. Lalu masukkan file “Indonesia.7wl” ke folder
>>> “7Ways/languages”.
>>>
>>>
>>>  Then, you're good to go.
>>>
>>>
>>>  Try it, and you're gonna love it. It's actually a turn-by-turn
>>> navigation program. It may not as sophisticated as other paid programs. But
>>> it is accurate. Applicable for entire Indonesia area. And the best thing
>>> is: it's completely free! No guilty feelings anymore. Hehe
>>>
>>>
>>>  So? What's next?
>>>
>>>
>>>  Happy navigating, and left those analog compass at home..
>>>
>>>
>>>  See you around...
>>>
>>>
>>>  Don't forget, safety comes first.
>>>
>>>
>>>  Lastly...
>>>
>>>
>>>  Jangan lupa mampir ke Jogja ya...
>>>
>>>
>>>  Ahahahahah
>>>
>>> --
>>> ==========
>>>
>>> INDOSAT SUPER 3G plus
>>> http://www.indosat.com/Personal/Internet/INDOSAT_SUPER_3G_plus
>>> ---------------------
>>> ID-Android on YouTube
>>> https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A
>>> --------------------
>>> Web Hosting, Zimbra Mail Server, VPS gratis Raspberry Pi :
>>> http://www.hostune.com
>>> --------------------
>>> Aturan Umum ID-Android: http://goo.gl/MpVq8
>>> Join Forum ID-ANDROID: http://forum.android.or.id
>>> ==========
>>> ---
>>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android]
>>> Indonesian Android Community " dari Grup Google.
>>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>>> kirim email ke id-android+berhenti [email protected] .
>>>
>>>
>>>
>>  --
>> ==========
>>
>> INDOSAT SUPER 3G plus
>> http://www.indosat.com/Personal/Internet/INDOSAT_SUPER_3G_plus
>> ---------------------
>> ID-Android on YouTube
>> https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A
>> --------------------
>> Web Hosting, Zimbra Mail Server, VPS gratis Raspberry Pi :
>> http://www.hostune.com
>> --------------------
>> Aturan Umum ID-Android: http://goo.gl/MpVq8
>> Join Forum ID-ANDROID: http://forum.android.or.id
>> ==========
>> ---
>> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android]
>> Indonesian Android Community " dari Grup Google.
>> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
>> kirim email ke id-android+berhenti [email protected] .
>>
>>
>>
>  --
> ==========
>
> INDOSAT SUPER 3G plus
> http://www.indosat.com/Personal/Internet/INDOSAT_SUPER_3G_plus
> ---------------------
> ID-Android on YouTube
> https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A
> --------------------
> Web Hosting, Zimbra Mail Server, VPS gratis Raspberry Pi :
> http://www.hostune.com
> --------------------
> Aturan Umum ID-Android: http://goo.gl/MpVq8
> Join Forum ID-ANDROID: http://forum.android.or.id
> ==========
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android]
> Indonesian Android Community " dari Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke id-android+berhenti [email protected] .
>
>
>
> --
> ==========
>
> INDOSAT SUPER 3G plus
> http://www.indosat.com/Personal/Internet/INDOSAT_SUPER_3G_plus
> ---------------------
> ID-Android on YouTube
> https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A
> --------------------
> Web Hosting, Zimbra Mail Server, VPS gratis Raspberry Pi :
> http://www.hostune.com
> --------------------
> Aturan Umum ID-Android: http://goo.gl/MpVq8
> Join Forum ID-ANDROID: http://forum.android.or.id
> ==========
> ---
> Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android]
> Indonesian Android Community " dari Grup Google.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke id-android+berhenti [email protected] .
>
>
>

-- 
==========

INDOSAT SUPER 3G plus
http://www.indosat.com/Personal/Internet/INDOSAT_SUPER_3G_plus
---------------------
ID-Android on YouTube
https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A 
--------------------
Web Hosting, Zimbra Mail Server, VPS gratis Raspberry Pi : 
http://www.hostune.com
--------------------
Aturan Umum  ID-Android: http://goo.gl/MpVq8
Join Forum  ID-ANDROID: http://forum.android.or.id
==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community " dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke id-android+berhenti [email protected] .


Kirim email ke