cuman mau komentar untuk point no.2 .. itu karena memang seharusnya kita update informasi KTP .. tapi sayangnya prosedur update data di KTP itu ribet banget ..
2014-02-24 14:47 GMT+01:00 Herry SW <[email protected]>: > Ok, terima kasih. > > Saya pribadi melihat dari tahun ke tahun dirjen pajak di Indonesia terus > berbenah ke arah yang lebih baik. SSP, misalnya, sudah bisa online > meskipun masih terbatas dengan bank tertentu. Pelaporan pajak juga sudah > dapat dilakukan secara online, kendati baru untuk 1770S dan 1770SS. > > Namun, saya juga mengamati, masih ada hal-hal yang mestinya dapat > dipermudah dan diadaptasikan. > > Contoh: > 1. Merujuk pada formulir SPT saat ini, wajib pajak diasumsikan memiliki > pendapatan tahunan minimal sama dibandingkan tahun sebelumnya. Padahal, > kan bukan mustahil pendapatannya naik turun. Nah, kalau pas turun dan > menuliskan jujur, harus diperiksa yang ternyata butuh waktu tidak > singkat. > > Kalau di formulir SPT saat ini kelebihan bayar diberi pilihan: > * Direstitusikan --> berarti harus diperiksa dulu > * Diperhitungkan dengan utang pajak --> saya tak paham detilnya. > * Dikembalikan dengan SKPPKP pasal 17 C --> saya juga tak paham > * Dikembalikan dengan SKPPKP pasal 17 D --> saya juga tak paham > > alangkah baiknya ditambahkan satu pilihan: * Disumbangkan untuk negara. > Dengan tanpa ragu saya akan memilih pilihan itu. Jadi, saya jujur > mengisi SPT dan kalau pun ada kelebihan, ya tinggal saya sumbangkan. Tak > perlu dikembalikan tak masalah. > > 2. Anggaplah KTP saya tertulis alamat A di Surabaya, sedangkan > sehari-hari saya tinggal di alamat B di Surabaya. Alamat A sudah tidak > dipakai karena dulu saya cuma kontrak di sana. > > Saya pernah menanyakan kepada petugas di kantor pelayanan pajak, bisakah > saya menuliskan alamat B sebagai alamat domisili. Jadi, kalau ada perlu, > petugas pajak bisa menghubungi saya dengan mudah. Saya memang sudah > mencantumkan nomor HP. Namun, khawatirnya ada surat menyurat yang > dikirimkan. > > Ternyata, sampai saat ini hal di atas belum bisa diakomodasi. > > Terima kasih. > > > > Salam, > > > Herry SW > > On Mon, 24 Feb 2014 20:35:36 +0700 > Alvin Kurniawan <[email protected]> wrote: > > > Saran saya sih tidak perlu dicantumkan, kecuali bersedia diperiksa. Betul > > om HSW kalau pembukuan apa adanya dan rapi saja masih repot kalau > > diperiksa, apalagi kalau tidak rapi dan banyak hilang data. Njlimet dot > com > > > > Alvin Kurniawan > > @DroidMaxx DevEdition > > -- > ========== > ID-Android on YouTube > https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A > -------------------- > Aturan Umum ID-ANDROID >> http://goo.gl/NfzSGB > > Join Forum ID-ANDROID >> http://forum.android.or.id > ========== > --- > Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] > Indonesian Android Community " dari Grup Google. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke id-android+berhenti [email protected] . > Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android. > -- -- Best Regards Arianto C Nugroho http://id.linkedin.com/in/ariantonugroho skype-id : nugroho.arianto -- ========== ID-Android on YouTube https://www.youtube.com/watch?v=0u81L8Qpy5A -------------------- Aturan Umum ID-ANDROID >> http://goo.gl/NfzSGB Join Forum ID-ANDROID >> http://forum.android.or.id ========== --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian Android Community " dari Grup Google. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke id-android+berhenti [email protected] . Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.
