Posting ini bukanlah komplain, melainkan sekadar berbagi informasi. Saya sudah 
mencari jalan keluar dengan mengikuti prosedur yang berlaku. 

Tulisan yang sama juga dapat dibaca di http://goo.gl/3oRk73. Anda boleh 
menginformasikannya kepada orang lain. 

------------------------------------------------------------


Hari ini, 17 November 2015, saya kembali mengunjungi Galeri Indosat untuk 
menukarkan kartu SIM lama ke kartu baru yang mendukung layanan 4G LTE.
Ini adalah perjuangan eh… kunjungan kali ketiga saya demi memperoleh kartu 4G 
LTE itu. Beberapa waktu lalu, saya lupa tepatnya kapan, saya telah singgah ke 
Galeri Indosat Kayoon Surabaya untuk menukarkan kartu. Namun, permintaan saya 
tak dapat dipenuhi. Sebab, kata petugas yang melayani, sistem sedang overload. 
Padahal, pada periode tersebut, Indosat rajin sekali mengirimkan SMS kepada 
pelanggan. Isinya, meminta pelanggan menukarkan kartunya dengan kartu 4G LTE.

Sekitar dua minggu dari kunjungan pertama yang sukses ditolak itu, saya mampir 
ke Galeri Indosat di Plasa Marina Surabaya. Kepentingannya sama, tukar kartu 4G 
LTE. Lagi-lagi kunjungan itu tidak sukses. Sistem sedang mengalami gangguan 
sehingga permintaan tukar kartu tak bisa dilayani.
Kondisi bertolak belakang saya alami siang ini. Di Galeri Indosat Kayoon 
terdapat sebelas meja pelayanan. Customer service representative (CSR) terlihat 
siap melayani konsumen di lima meja berbeda. Sedangkan enam meja pelayanan lain 
kosong melompong. Tak ada petugas.
Saya yang memegang nomor antrean 919 dilayani oleh petugas di meja nomor 1. 
Kepada CSR yang melayani, saya menyatakan ingin meminta kartu 4G LTE untuk 
nomor Matrix saya. Sebut saja, nomornya 1234. Setelah saya menyerahkan kartu 
identitas dan mengisi formulir, kartu baru 4G LTE diberikan kepada saya. 
“Silakan dicoba lima menit lagi, Pak. Ikutilah petunjuk yang tampil di layar 
ponsel,” kata CSR yang melayani saya.
Karena saya kemudian sibuk berkeliling ke sana kemari, menjelang pukul 15.30 
kartu 4G LTE itu baru saya pasangkan ke Sony Xperia Z5 Dual. Tanpa ragu saya 
sempat memakainya untuk berinternet. Lha kuota data di nomor Matrix 1234 masih 
tersisa sekitar 5 GB.
Saya kemudian iseng menggunakan kartu baru itu untuk melakukan panggilan keluar 
ke nomor saya yang lain. Lho, yang muncul kok bukan 1234, melainkan 3456? Saya 
langsung teringat dengan kisah lama yang pernah saya ceritakan 
<http://ponselmu.com/kejutan-saat-tukar-kartu-4g-lte-indosat/>di sini. 
Pengalaman pahit pada Juni 2015 itu ternyata hari ini terulang lagi.
Terpaksa deh saya menunda urusan pekerjaan. Saya harus segera ke Galeri Indosat 
Kayoon lagi untuk menyelesaikan masalah. CSR yang melayani kebetulan sama 
dengan tadi siang. Saat saya menceritakan kronologisnya, ia sepertinya tidak 
terlalu paham sehingga berkonsultasi kepada CSR lain yang lebih senior.
Saya menceritakan ulang kronologisnya kepada CSR senior. Ia kemudian mengecek 
komputer yang berada di hadapannya. Dalam waktu singkat CSR senior itu 
menemukan fakta bahwa telah terjadi kesalahan replace kartu. Di formulir yang 
saya tulis dan tanda tangani, saya meminta penggantian kartu untuk nomor Matrix 
1234. Namun, di sistem, CSR yang tadi siang melayani saya justru melakukan 
eksekusi untuk nomor lain. Sebut saja, nomor Matrix 3456 yang kebetulan juga 
saya miliki.
Kepada CSR senior, saya menjelaskan kalau sempat berinternet via Matrix 3456. 
Padahal, nomor itu tidak berlangganan paket data sehingga akan dikenakan tarif 
internet ritel. Saya menyatakan keberatan membayar tagihan tersebut.
Singkat cerita, atas permintaan saya, CSR yang tadi siang melayani saya membuat 
selembar surat pernyataan. Inti isinya:

- Telah terjadi kesalahan penggantian kartu yang seharusnya nomor 1234 menjadi 
3456 oleh CSR <nama> pada tanggal 17 November 2015. 
- Bila ada pemakaian GPRS retail pada 17 November 2015, konsumen akan 
dibebaskan dari tagihan karena kesalahan terjadi di Indosat.
Surat pernyataan itu ditandatangani oleh CSR yang tadi siang melayani saya, 
lengkap dengan stempel Galeri Indosat Kayoon Surabaya. Saya juga menandatangani 
surat tersebut.
CSR senior kemudian membantu penggantian kartu 4G LTE untuk nomor Matrix 1234.
***
Dampak salah eksekusi penggantian kartu telah merambat. Nomor Matrix 3456 
sehari-hari digunakan oleh adik saya. Karena CSR Indosat salah melakukan 
eksekusi pengganti kartu, nomor Matrix yang dibawa adik saya menjadi kehilangan 
sinyal. Kartu itu resmi tidak aktif. Kartu yang aktif justru berada di tangan 
saya.
Terhadap kondisi tersebut, CSR senior hanya bisa menyarankan supaya saya 
menyerahkan kartu baru itu kepada adik saya. Tidak ada alternatif lain.
Saya sengaja mengetes sampai seberapa dalam CSR senior itu dapat memberikan 
solusi yang lebih baik. “Adik saya sehari-hari tinggal di Jawa Tengah. Jadi, 
saya harus bagaimana, Mbak? Apakah kartu yang saat ini dipegang adik tak bisa 
diaktifkan lagi?” tanya saya.
CSR senior menjawab kartu yang di sistem dianggap sudah diganti tidak dapat 
diaktifkan lagi. Satu-satunya cara adalah saya mengirimkan kartu baru itu 
kepada adik saya di Jawa Tengah. Selama rentang waktu pengiriman, adik saya 
takkan bisa berkomunikasi menggunakan Matrix 3456 yang sehari-hari menjadi 
nomor utamanya.
“Baiklah,” kata saya. Untunglah adik saya sebenarnya berada di kota yang sama 
dengan saya. Seandainya saya dan adik saya berbeda kota, mungkin tadi saya 
sudah naik pitam.

Salam,

Herry SW

-- 
==========
Beli paket data Internet Indosat cuma nge-tweet. 
Daftar #TWITBUY di www.indosat.com/twitbuy
Ikuti obrolannya di Forum ICITY  >> http://bit.ly/1UxYCDA
 
----------------------
Hanya dengan 500ribu bisa jadi reseller delcell.
Hubungi: [email protected]
----------------------
Bass Audio Headphone Store, Toko Headphone Earphone Terlengkap 
Kunjungi  >> http://bassaudio.net
----------------------
Kontak Admin, Twitter  @agushamonangan
-----------------------
FB Groups     :  https://www.facebook.com/groups/android.or.id

Aturan Umum  ID-ANDROID >> goo.gl/mL1mBT

==========
--- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "[id-android] Indonesian 
Android Community" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/id-android.

Kirim email ke