Eko Fajar N wrote:

> saya> Ngomong-ngomong ada yang berpikiran untuk membuat Distribusi Linux  versi
> saya> Indonesia apa enggak?
>

> saya> Walau base nya sama (rpm-nya RedHat atau deb-nya Debian), Installer/Help nya
> saya> bisa memakai bahasa lokal, jadi mudah untuk di-install/dimengerti oleh pemula.

Walaupun bahasanya lokal, kalo instalasinya problematik kan repot juga.

> > kalau install saja sudah susah, nanti banyak newbie menyerah duluan.
> > kalau install pertama gampang, lalu bisa pakai, baru kemudian explorasi
> > diteruskan.

Bener juga. Instalasi harusnya 'plug-and-play' dan 'no-brainer'. Begitu
selesai di-install (pas bootup pertama), X-Windows harus sudah jalan
dengan baik dan menampilkan info "perkenalan dengan Linux" (sebuah web
browser
(macemnya Mosaic, bukan Lynx) dengan dokumen HTML lokal cukup).

Kalo nggak gitu, newbie bakal bilang (jangan sakit hati yach) "akh,
Linux lebih jelek daripada DOS... mendingan balik aja ke Windows 95."

> > tentu saja untuk program install itu bisa ada menu wizard-nya, kalau
> > nggak ntar yang sudah pakar justru nggak mau pakai :-)

itu juga setuju. Mungkin dapat meniru program setup Jendela 95...
wizards... tombol next dan prev... nggak harus graphical, UI curses
cukup. Apalagi kalo CD-ROM-nya bootable, ada nilai tambah dibandingkan 
distribusi yang lain.

> > IMHO. peng-Indonesia-an perintah nggak bijaksana, membuat OS itu jadi
> > kehilangan *sesuatu*, peng-Indonesia-an HOWTO yang sekarang bersama - sama
> Saya juga tidak setuju, dengan merubah semua perintah OS menjadi
> bahasa Indonesia.

Samma.... apalagi kalo istilah-istilahnya dipaksa:

    make    -> buat
    kernel -> kandang
    teletype -> ketikjauh
    mount -> pasang
    /dev    -> /alat         (kalo ini sih pake symbolic link aja)
    harddrive -> kendalikeras     (nggak nyambung kan?)

btw, dengan #define, hampir semua perintah bahasa C bisa
di-Indonesia-kan.

> # tapi kalau anak SD diajari grep, cut dan perintah-perintah unix
> # lainnya, apa mereka mudeng??

Sekali lagi, kalo target market-nya orang awam, harus GUI donk....

Btw, grep kalo di-Indonesia-kan jadinya pubc (Global Regular Expression
and Print --> Pernyataan Umum Biasa dan Cetak) :-)

--
May The Force be with you,
Sasmito Adibowo
http://www.bitsmart.com/adib


-
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN:  'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke