On Mon, 22 Feb 1999, Purnomo wrote:

> Assalamu'alaiakum Wr.wb.

Wa alaikum salam, Wr. Wb,

> >>> yang saat ini melibatkan minimal 2 jaringan besar seperti
> >>> Pesantren Hidayatullah.com (kasian pesantren sampai kepaksa
> >>> pakai *.com :-( ... habis engga ada di *.ac.id ....
> >>
> >>Nggak ngerti, kasihannya di mana?
> >
> >masak sih *.id tidak bisa mengayomi kepentingan Indonesia :-( ...
> >
> Kalau ada yang bisa membantu, akan terima kasih sekali. Pertimbangannya
> waktu itu taripnya jauh lebih murah daripada *.id (th. 1995), tapi sekarang
> dollar melambung.

Saya kurang tahu, apakah pesantren sudah dapat dimasukkan ke dalam
domain *.sch.ac.id? Atau harus *.or.id? Bagaimana nih Kang Budi, Kang
Maman, Kang Bobby, regulasinya? :-)

Apapun yang kemudian dipakai, baik itu sch.ac.id ataupun or.id,
bukankah itu masih lebih baik dibandingkan .com? Apalagi sch.ac.id
free of charge. Daripada musti bayar dollar yang semakin melangit,
betul ngga, Mas Purnomo? :-) 

Siapa lagi dong yang bisa menghargai domain .id kalau bukan kita
sendiri?

-ip-

--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN:  'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke