Jadi, boleh dikatakan untuk sch.ac.id boleh di-gratiskan karena toh SMU dan sederajat toh pada umumnya juga minim biayanya walaupun ada beberapa yang "mampu" namun tidak substansial.
Kami tentunya tidak bisa mengikuti tradisi karena kami tidak mungkin mendaftar sebagai sch.ac.id.
Saya mengusulkan dari pada "menggantung" terus bukankah lebih baik ditunjuk
salah satu sehingga masalah mereka tidak terkatung-katung.
Kasihan mereka, SMU dan sederajat, yang sudah ingin "masuk" ke internet.
Mengenai persyaratan saya mengusulkan:
- Seluruh SMU ke bawah, sampai TK, dan yang sederajat masuk ke sch.ac.id.
- Penamaan diawali dengan kota, jkt-sman1.sch.ac.id, bdg-sman1.sch.ac.id, dst.
- Lembaga kursus non-formal sebaiknya juga dimasukkan ke sch.ac.id agar lebih sederhana KECUALI akan dipisahkan secara tersendiri misalnya tra.ac.id
- Demikian pula untuk lembaga kursus penamaan juga diawali dengan nama kota sehingga menjadi jkt-lia.tra.ac.id, dps-lpkia.tra.ac.id, dst.
Kok bisa??????
[EMAIL PROTECTED] wrote:
Sudah ada beberapa yang berminat untuk menjadi domain admin sch.ac.id,
demikian pula sudah ada yang ditolak.
Yang perlu diingat:- domain admin harus dapat bekerjasama dengan domain admin
lainnya dan juga dengan TLD-ID
- sementara domain admin belum dibayar, tapi ada juga yang
sudah dibayar, jadi jangan ada perasaan iri hati
(mau kerja gratisan, sementara yang lain dibayar)
- kalau mengikuti tradisi, maka domain admin adalah yang
pertama yang mendaftarkan domain. silahkan...
- domain admin memberikan usulan-usulan terhadap domain
yang dikelolannya, misalnya membuat persyaratan-2,
formulir pendaftaran, termasuk menangani complaint, dsb.
- dsb.-- budi
--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
