> Kalau mau dibikin war.net.id berarti perlu ada perusahaan 
> swasta kayak ISP
> bernama "WAR" utk memenuhi syarat war.net.id dan semua nama 
> warnet lainnya
> jadi subdomainnya aja.
> Adapun utk dibikin level dua warnet.id SAMA SEKALI BELUM PERLU.
> Warnet bukan institusi yg membutuhkan hal itu krn hanya salah 
> satu jenis
> usaha yg bahkan belum tentu ada badan hukumnya (ini saja 
> masuk di .CO.ID
> semua).

Pak Sulis,
Sebetulnya ini bisa dianggap sama dengan sch.ac.id, di mana tidak
ada sekolah bernama sch yang menjadi induk dari semua sekolah.

> Rasanya kalau warnet sampau dibikinin domain level dua begitu terlalu
> berlebihan.
> Nanti koperasi yg jumlahnya ribuan juga minta dibuatkan 
> domain anu.kop.id...
> Bagaimana dgn cabang2 usaha lainnya.... Warnet kan cuma salah 
> satu bidang
> usaha yang tidak besar dan masih subordinat ISP.
> Kalau konsisten, domain utk bidang usaha kan udah ada .CO.ID dan sudah
> difleksibelkan dgn web.id.

Mengenai permintaan pasar, memang saya pernah bicara dengan Pak Onno
Purbo yang buku warnetnya laris banget tentang adanya kebutuhan itu.
Mungkin ini bisa membantu memberdayaan warnet yang memang merupakan
kepanjangan tangan dari ISP terutama untuk mereka yang belum mampu
punya personal account.

Kita memang perlu masukan banyak tentang bagaimana membuat kebijakan
terutama misalnya untuk penambahan domain tingkat dua. Syaratnya
sebaiknya bagaimana. Terimakasih atas masukannya!

Sanjaya
--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN:  'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke