Pak Teddy,

Siapa saja masyarakat/anggota dari MII itu? Bagaimana caranya 
masyarakat/anggota MII akan membangun infrastruktur tersebut? Dari mana 
sumber dananya, etc?

Saya sempet kaget juga waktu lihat homepage IIX (Indonesia Internet 
Exchange) di:

         http://www.iix.net.id/

dan melihat logo APJII sudah hilang, diganti dengan logo MII. Kalau boleh 
tahu, sejak kapan pengelolaan IIX(-APJII) dilimpahkan dari APJII ke MII? 
Apakah infrastruktur jaringan broadband yang dimaksud oleh Pak Teddy dan 
MII itu adalah IIX?

Setahu saya, dari dulu IIX(-APJII) sepenuhnya dikelola oleh APJII. Bahkan 
team teknis dari IIX hingga saat ini belum berubah, masih beranggotakan 
engineer-engineer dari ISP anggota APJII (diantaranya Pak Johar Alam dan 
Pak Bill Fridini).

Namun, di website IIX sekarang, disebutkan bahwa IIX adalah infrastruktur 
MII. Saya masih belum mengerti apa dan siapa MII itu, dan apa hubungannya 
dengan APJII dan ISP-ISP anggotanya yang selama ini menggunakan 
infrastruktur IIX.

Mungkin Pak Teddy berkenan menjelaskan?

Terima kasih.

-ip-

At 12:15 PM 4/30/00 +0700, you wrote:
>Ya, masyarakatnya [Anggota] yg membangun;
>Policy-nya dirumuskan hasilnya dijadikan pegangan
>bagi semua pihak. Pemberdayaan domain_name
>salah satu prioritas dlm lalu_lintas informasi.
>[Information is Power]
>
>-Teddy
>
>At 09:01 AM 4/30/00 +0800, Indra PRAMANA wrote:
> >Maksudnya, MII akan membangun infrastruktur jaringan broadband?  :-)
> >
> >-ip-
> >
> >At 09:45 PM 4/29/00 +0700, you wrote:
> >> >Folks,
> >> >
> >> >Tunggu di MII.
> >> >
> >> >-Teddy
> >> >
> >> >
> >> >At 08:13 AM 4/29/00 +0700, Mail List wrote:
> >> >>Kira-kira kapan yach pemerintah Indonesia bisa berpikiran seperti
> >> >>pemerintah Korsel ini ?
> >> >>
> >> >>
> >> >>Korsel siapkan Internet broadband
> >> >>
> >> >>Jumlah pengguna Internet broadband Korea Selatan akhir tahun ini
> >> >>diproyeksikan mencapai 2 juta user dan diproyeksikan akan mengalami
>booming
> >> >>pada tahun 2005.
> >> >>
> >> >>Laporan Electronic Industries Association of Korea (EIAK) menyebutkan
> >> >>kecepatan akses Internet broadband tersebut diproyeksikan mencapai 1.000
> >> >>kali lipat dibandingkan Internet yang ada sekarang.
> >> >>
> >> >>"Pemerintah tahun ini siap mengalokasikan dana 286,3 miliar untuk
> >> >>meningkatkan jangkuan Internet broadband di 144 area di seluruh 
> pelosok,"
> >> >>bunyi laporan itu.
> >> >>
> >> >>Ditambahkannya secara keseluruhan pemerintah Korsel telah menganggarkan
> >> dana
> >> >>sebesar 1,9 triliun won untuk membangun jaringan broadband yang
>menggunakan
> >> >>empat platform, yaitu ADSL, serat optik, TV kabel, dan satelit.
> >> >>
> >> >>Jaringan broadband tersebut lebih banyak melibatkan investor swasta yang
> >> >>diproyeksikan mengeluarkan dana investasi 38 triliun won untuk membangun
> >> >>jaringan tersebut. (sut)
> >> >>
> >> >>
> >> >>Sumber : Bisnis Indonesia
> >
> >--
> >STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
> >START-LANGGANAN:  'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
> >
>ISOC: Indonesian Information-Internet Society
>Grha Citra Caraka, Mezzanine Fl, TransMedia Suite
>Jln Gatot Subroto 52, Jakarta 12710 - INDONESIA
>V:+62-21 526 8777; F: +62-21 526 8789 M: +62-8218 44444
>http://www.mii.or.id
>--
>STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
>START-LANGGANAN:  'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]

--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN:  'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke