At 04:31 PM 4/30/00 +0800, Indra PRAMANA wrote:
>Pak Teddy,
>
>Siapa saja masyarakat/anggota dari MII itu? Bagaimana caranya
>masyarakat/anggota MII akan membangun infrastruktur tersebut? Dari mana
>sumber dananya, etc?
Broadbased community. Lha, sdh lihat website-nya khan?
Founder, Anggota, etc, soal dana mah.
Banyak banget pertanyaan nyah??. Atu-atu yah.
>Saya sempet kaget juga waktu lihat homepage IIX (Indonesia Internet
>Exchange) di:
>
> http://www.iix.net.id/
>
>dan melihat logo APJII sudah hilang, diganti dengan logo MII. Kalau boleh
>tahu, sejak kapan pengelolaan IIX(-APJII) dilimpahkan dari APJII ke MII?
>Apakah infrastruktur jaringan broadband yang dimaksud oleh Pak Teddy dan
>MII itu adalah IIX?
Kok kaget, masyarakat informasi khan dinamis. Logo tdk hilang lihat ke
Regional Capacity; Kemarin satelindo [ibm-at&t] ibm.net sdh attached
512 Kbps.
APJII sbg Group ISP salah satu embrio pembentuk masyarakat informasi;
Anggota-nya hanya ISP saja, shg sulit menembus barrier kebijakan the
telco's yg berstatus quo?. telkom, indosat juga anggota APJII, bahkan
saat ini duduk di counsel. Hal ini juga bicara soal level playing field.
Ref:
Lihat saja buku iix dan idnic isbn no.####, lupa.
Lihat saja ke http://www.ep.net, dulu di merit research semasa itu.
>Setahu saya, dari dulu IIX(-APJII) sepenuhnya dikelola oleh APJII. Bahkan
>team teknis dari IIX hingga saat ini belum berubah, masih beranggotakan
>engineer-engineer dari ISP anggota APJII (diantaranya Pak Johar Alam dan
>Pak Bill Fridini).
Yah, ditambah Irvan Nasrun <secondary>. Bagus khan.
Yg penting buat saya, mengetahui socket_socket-nya aktif di manapun di
Indonesia. MII mengembangkan ke iIX-NAP voluntarily dan komersial pd
akhirnya.
>Namun, di website IIX sekarang, disebutkan bahwa IIX adalah infrastruktur
>MII. Saya masih belum mengerti apa dan siapa MII itu, dan apa hubungannya
>dengan APJII dan ISP-ISP anggotanya yang selama ini menggunakan
>infrastruktur IIX.
Exchange Point IP Block Address-nya, akan dikelola secara profesional.
APJII punya router, sehingga anggotanya boleh attached, sayangnya
sampai saat ini peering aggreement-nya belum dituntaskan. Nah?.
Itulah kita..., trustworthy juga menjadi pegangan fundamental.
>Mungkin Pak Teddy berkenan menjelaskan?
So pasti Bo, transparant kok. Wong ISP-nya juga anggota APJII.
Di atas sdh dijelaskan. Jadi masyarakat informasi ini akan lebih
memberdayakan infostructure scr broadbased. Sehingga Domain
Name dan exchange point adalah satu keping mata uang, tdk
bisa dipisah2 gituh.
Disclaimer ke worldbank sdh dikirimkan atas *keberanian*
mereka membuka url-nya tanpa persetujuan komunitas
informasi indonesia. Mereka akan menahan diri, sampai
jelas posisi proposal dari MII.
>
>Terima kasih.
>
>-ip-
>
>At 12:15 PM 4/30/00 +0700, you wrote:
>>Ya, masyarakatnya [Anggota] yg membangun;
>>Policy-nya dirumuskan hasilnya dijadikan pegangan
>>bagi semua pihak. Pemberdayaan domain_name
>>salah satu prioritas dlm lalu_lintas informasi.
>>[Information is Power]
>>
>>-Teddy
>>
>>At 09:01 AM 4/30/00 +0800, Indra PRAMANA wrote:
>> >Maksudnya, MII akan membangun infrastruktur jaringan broadband? :-)
>> >
>> >-ip-
>> >
>> >At 09:45 PM 4/29/00 +0700, you wrote:
>> >> >Folks,
>> >> >
>> >> >Tunggu di MII.
>> >> >
>> >> >-Teddy
>> >> >
>> >> >
>> >> >At 08:13 AM 4/29/00 +0700, Mail List wrote:
>> >> >>Kira-kira kapan yach pemerintah Indonesia bisa berpikiran seperti
>> >> >>pemerintah Korsel ini ?
>> >> >>
>> >> >>
>> >> >>Korsel siapkan Internet broadband
>> >> >>
>> >> >>Jumlah pengguna Internet broadband Korea Selatan akhir tahun ini
>> >> >>diproyeksikan mencapai 2 juta user dan diproyeksikan akan mengalami
>>booming
>> >> >>pada tahun 2005.
>> >> >>
>> >> >>Laporan Electronic Industries Association of Korea (EIAK) menyebutkan
>> >> >>kecepatan akses Internet broadband tersebut diproyeksikan mencapai
1.000
>> >> >>kali lipat dibandingkan Internet yang ada sekarang.
>> >> >>
>> >> >>"Pemerintah tahun ini siap mengalokasikan dana 286,3 miliar untuk
>> >> >>meningkatkan jangkuan Internet broadband di 144 area di seluruh
>> pelosok,"
>> >> >>bunyi laporan itu.
>> >> >>
>> >> >>Ditambahkannya secara keseluruhan pemerintah Korsel telah
menganggarkan
>> >> dana
>> >> >>sebesar 1,9 triliun won untuk membangun jaringan broadband yang
>>menggunakan
>> >> >>empat platform, yaitu ADSL, serat optik, TV kabel, dan satelit.
>> >> >>
>> >> >>Jaringan broadband tersebut lebih banyak melibatkan investor swasta
yang
>> >> >>diproyeksikan mengeluarkan dana investasi 38 triliun won untuk
membangun
>> >> >>jaringan tersebut. (sut)
>> >> >>
>> >> >>
>> >> >>Sumber : Bisnis Indonesia
>> >
>> >--
>> >STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
>> >START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
>> >
>>ISOC: Indonesian Information-Internet Society
>>Grha Citra Caraka, Mezzanine Fl, TransMedia Suite
>>Jln Gatot Subroto 52, Jakarta 12710 - INDONESIA
>>V:+62-21 526 8777; F: +62-21 526 8789 M: +62-8218 44444
>>http://www.mii.or.id
>>--
>>STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
>>START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
>
>--
>STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
>START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
>
ISOC: Indonesian Information-Internet Society
Grha Citra Caraka, Mezzanine Fl, TransMedia Suite
Jln Gatot Subroto 52, Jakarta 12710 - INDONESIA
V:+62-21 526 8777; F: +62-21 526 8789 M: +62-8218 44444
http://www.mii.or.id
--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]