Thx buat mas Novizal dan pak irving (dari Jatis ya ?) untuk sudut
pandang hukumnya..

saya selama ini hanya melihat dari sisi teknis saja..

usulan :
tapi bisa kah.. seandainya.. idnic me-listing domain-domain yg belum
dibayarkan oleh ISP A (misalnya) .. dan membuat reminder untuk ISP
tersebut bahwa ada domain-domain yang belum dibayar ..
tujuannya.. :
- menghindari ISP A dituntut secara hukum oleh pemakai domain karena
kelalaiannya (pake istilah hukum yang di tulis mas Novizal ..
wanprestasi).. bayangkan kalo kerugiannya yg timbul sangat besar akibat
kelalaian tersebut
- menghindari ISP B atau siapapun tempat hosting barunya mendapat
keluhan (apalagi kalo pemakai domainnya ngotot dan tidak mau tahu..
karena banyak yg seperti itu)
- mempercepat apjii/idnic memperoleh revenue yang tertunda..
- yang lainnya yg masih belum nyangkut di kepala

any comment ?


On Fri, 2004-01-16 at 14:36, [EMAIL PROTECTED] wrote:
> Menurut hukum (lagi-lagi menurut hukum, abis bisanya cuman itu sih
> ;-))........ dari kejadian ini maka:
> 
> 1. Yang bertanggung jawab untuk bayar adalah PT ABC, karena ISP A
> maupun ISP B khan hanya 'kuasa' untuk mendaftarkan ke IDNIC;
> 
> 2. Kalau PT ABC merasa sudah bayar, maka PT ABC berhak menuntut ISP A
> karena telah wanprestasi;
> 
> 3. ISP B tidak bertanggung jawab atas apapun, termasuk juga uang yang
> telah dibayarkan dan domain name yang di-disable;
> 
> 4. Karena contact billing sudah berubah ke ISP B, maka IDNIC menagih
> ke ISP B, maka ISP B dapat meminta PT ABC untuk membayar tagihan dan
> PT ABC dapat menuntut ISP A untuk mengembalikan uang pendaftaran yang
> telah dibayarkan dan menuntut uang ganti rugi karena wanprestasi;
> 
> HHmmmm................ kesimpulannya, ini nggak ada hubungannya dengan
> IDNIC, akan tetapi IDNIC harus mengerti bahwa yang bertanggung jawab
> membayar adalah PT ABC.  Permasalahan antara mereka IDNIC tutup mata.
> 
> Kalo ada pendapat lain.................. monggo...........
> 
> cheers,
> 
> .bule.
> 
>  
> 
> 
> Adi Nugroho <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent by: [EMAIL PROTECTED]
> 
> 01/16/2004 10:47 AM
>                To
> [EMAIL PROTECTED]
>                cc
> 
>           Subject
> Re: [Idnic]
> Sistem billing
> baru IDNIC
> 
> 
> 
> 
> On Friday 16 January 2004 11:34, Anggoro wrote:
> > Begini lo pak irving..
> > ....didelete sesuka hati :-)
> > gitu lo pak irving... gimana ..jelas ngga ?
> 
> Ini menurut saya lho.....
> Pemilik domain abc.co.id itu bukan isp a maupun isp b, melainkan PT.
> abc.
> 
> So, kewajiban bayar bukan ke isp a maupun isp b, melainkan ke pt abc.
> 
> So, selama pt abc belum membayar (baik secara langsung maupun lewat
> isp), 
> domain akan di-hold.
> 
> Jika ternyata pt abc berhak atas layanan pendaftaran domain dari isp
> a, maka 
> isp a bisa menuntut haknya ke isp a. (Tapi mohon cek kontrak, jika pt
> abc 
> sudah keburu pindah isp, apa dia masih punya hak untuk itu?)
> 
> Soal kontak billing dan teknis, data itu bisa diubah oleh pt abc
> dengan 
> mengirim form "ubah" atau telepon/fax ke IDNIC.
> 
> Bener ndak yah?
> Tapi kayaknya gitu deh....
> 
> 
> -- 
> Salam,
> 
> Adi Nugroho
> PT iNterNUX - Internet Service Provider
> Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 53 J Makassar
> Tel: +62-411-834690 Fax: +62-411-834691
> 
> 
> 
> 
> 
> _______________________________________________
> Idnic mailing list
> [EMAIL PROTECTED]
> 

_______________________________________________
Idnic mailing list
[EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke