menurut saya.. Mustinya bisa..

karena setelah saya cek, kami ngga dapet notifikasi untuk domain-domain
lama.. yang mungkin notifikasinya terkirim ke kontak billing lama.
(mas yanto ngga menjelaskan hal ini.. kemanakah notifikasi domain-domain
lama itu terkirim)

Artinya... ada database siapa kontak billing yang lama dan siapa kontak
billing saat ini. Tinggal query dari beberapa tabel.. domain apa, kapan
due date-nya, nic-handle billing lama, nic-handle billing baru. Kemudian
sort berdasarkan nic-handle lama.. dapet deh domain-domain yang
didaftarin siapa aja yang belum bayar. ( saya ngga tau.. apakah idnic
punya database siapa kontak-kontak sebelumnya setelah adanya update
request)

Jutsru kalo dari ISP baru malah susah. Setiap request ubah baik via
email atau web, hanya ada email konfirmasi untuk kontak admin lama/baru
dan kontak teknis lama/baru. Tidak ada email kontak billing lama..
kecuali kalo sama sekali tidak merubah kontak billing. palink-palink
cari dari surat permohonan mereka.. dan itu takes time than query from
database.. bayangin kalo dipindah tahun 2001

hehehe.. mungkin itu caranya kalo terima request pindah domain.. setelah
dicek dianggap belum lunas.. ngga usah diubah kontak billingnya.. kalo
udah lunas aja baru diubah..
tapi bisa malah tricky.. kok saya malah jadi mikir nakal ya.. 

ada nih yang request pindah.. pas saya lihat masih dianggap belum
bayar.. sekalian aja saya kirim email ke billing kontak lamanya.. cc ke
bu stevy..
ngga tau deh.. di respon apa ngga tuh sama si kontak lamanya... bu stevy
sih udah reply dgn jawaban standart..

eh.. domainnya malah udah pindah sekarang.. nahlo.. 

salah satu dari domain yg sempat ter-disable .. pemakainya tanya ke isp
pendaftar.. dan katanya udah bayar.. hehhe.. saya serahkan saja semuanya
ke bu stevy untuk cek dgn isp pendaftar domain itu..



On Mon, 2004-01-19 at 14:57, [EMAIL PROTECTED] wrote:
> Hihihihi, saya nggak tau apa IDNIC mau melakukan itu...........
> silahkan mas Yanto atau pengurus IDNIC lainnya menjawab.  
> 
> Tapi kalau mau pro-aktif, bisa saja ISP B yang me-listing nama domain
> yang dipindahkan dari ISP A, terus dikirimkan ke IDNIC untuk
> menanyakan nama domain mana saja yang belum terbayarkan.  Kalau sudah
> dapat reminder nama-nama domain yang belum dibayarkan, di forward aja
> langsung ke ISP A.
> 
> IDNIC hanya dapat memberikan reminder ke ISP B (sesuai dengan nama
> yang terdaftar di formulir pendaftaran/perubahan pendaftaran), karena
> "seharusnya" sebelum terjadi perpindahan nama domain (termasuk
> didalamnya perubahan contact nama domain), ISP B sudah melakukan
> settlement dengan ISP A atas nama-nama domain yang akan dipindahkan.
> At the end of the day, sebetulnya ISP B juga punya kesalahan 'secara
> hukum praktis' yaitu pengalihan 'barang'-nya tidak didahului dengan
> due diligence (atau dalam kata lain: melakukan pemeriksaan menyeluruh
> atas suatu perusahaan/aset yang akan dibeli/diambil alih).  
> 
> Nah, kalau saat ini ISP B direpotkan dengan kejadian ini, maka (maaf
> sebelumnya) hal itu adalah 'harga yang harus dibayarkan' atas ke-tidak
> telitian ISP B.
> 
> Cheers,
> 
> .bule.
> 
>  
> 
> 
> Anggoro <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent by: [EMAIL PROTECTED]
> 
> 01/19/2004 02:10 PM
>                To
> Milist IDNIC
> <[EMAIL PROTECTED]>
>                cc
> 
>           Subject
> Re: [Idnic]
> Sistem billing
> baru IDNIC
> 
> 
> 
> 
> Thx buat mas Novizal dan pak irving (dari Jatis ya ?) untuk sudut
> pandang hukumnya..
> 
> saya selama ini hanya melihat dari sisi teknis saja..
> 
> usulan :
> tapi bisa kah.. seandainya.. idnic me-listing domain-domain yg belum
> dibayarkan oleh ISP A (misalnya) .. dan membuat reminder untuk ISP
> tersebut bahwa ada domain-domain yang belum dibayar ..
> tujuannya.. :
> - menghindari ISP A dituntut secara hukum oleh pemakai domain karena
> kelalaiannya (pake istilah hukum yang di tulis mas Novizal ..
> wanprestasi).. bayangkan kalo kerugiannya yg timbul sangat besar
> akibat
> kelalaian tersebut
> - menghindari ISP B atau siapapun tempat hosting barunya mendapat
> keluhan (apalagi kalo pemakai domainnya ngotot dan tidak mau tahu..
> karena banyak yg seperti itu)
> - mempercepat apjii/idnic memperoleh revenue yang tertunda..
> - yang lainnya yg masih belum nyangkut di kepala
> 
> any comment ?
> 
> 
> 
> 

_______________________________________________
Idnic mailing list
[EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke