Safety Riding Pentingnya Safety Riding Belajar Memahami Pentingnya Safety Riding <http://www.umild.com/ver1/spaw/images/2007419108190407_SR_pentingnyaSRf ix2.jpg> Source : google.com Meningkatnya penggunaan sepeda motor dari tahun ke tahun di satu sisi menggembirakan kalangan dunia otomotif tetapi di sisi lain juga bisa berakibat tingginya resiko kecelakaan di jalan. Banyak pengendara motor yang tidak memahami cara berkendara yang aman dan nyaman. Beragam materi yang bisa anda pelajari seperti slalom, pengereman, melewati papan titian dan rintangan yang bergelombang. Manfaat dari slalom adalah untuk melatih skill atau menjaga irama keseimbangan tubuh saat menikung atau melalui jalan berliku. Dalam slalom ditekankan pentingnya pengontrolan body pengendara motor, dalam artian saat belok motor lebih mengikuti arah body anda setelah stang. Pelatihan melewati jalan titian sama juga menjaga keseimbangan tubuh. Hanya saja praktek meniti papan titian lebih kepada melatih keseimbangan tubuh saat melalui jalan-jalan sempit. Jika anda sering melintas diantara sela-sela mobil, maka hal perlu sekali agar anda tidak ceroboh saat menyalip. Bila anda tidak lihai maka stang anda akan menyenggol badan mobil atau spion mobil ataupun menyenggol motor lain di sebelah anda. Sedangkan manfaat dari pelatihan yang melalui rintangan gelombang adalah melatih keseimbangan tubuh saat melewati jalan yang tidak rata, bergelombang atau berlubang. Sebaiknya pengendara secara bersamaan menggunakan rem depan dan belakang secara konstan saat mengerem dan mengatur irama kecepatan. Untuk pelatihan pengereman maka diajarkan tentang bagaimana mengerem yang ideal. Posisi mengerem yang benar adalah 60:40 artinya menggunakan rem depan sebanyak 60% dan belakang 40%. Ini untuk menghindari terjadinya slip atau ' ngebuang ' pada salah satu roda saat mengerem. Latihan-latihan ini dapat dilakukan semua pengendara sepeda motor pada tanah lapang yang cukup luas. Yang terpenting adalah pengecekan motor, posisi tubuh atau menjaga keseimbangan tubuh dan pengereman. Agar aman dan nyaman saat berkendara sebaiknya sebelum jalan pastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit, cek semua komponen motor termasuk rem serta memastikan semua kelengkapan berkendara seperti helm, jaket, sarung tangan dan sepatu. Saat berkendara sebaiknya pandangan anda harus fokus ke depan. Motor dikatakan fit apabila rem berfungsi dengan baik, lampu-lampu termasuk lampu sen berfungsi dengan baik. Lalu tekanan ban juga sesuai dengan yang disarankan. Sebaiknya anda gunakan dua spion yang layak, dalam arti spion yang bisa melihat dengan jelas kendaraan atau benda di belakang. Bila sudah berada di jalan, jangan menurunkan kaki kanan saat berhenti. Jika dalam posisi macet yang menyebabkan pengendara motor menurunkan kaki sebaiknya biasakan menggunakan kaki kiri. Bila anda menurunkan kaki kanan maka beresiko kaki kanan tersambar oleh pengendara lain (entah itu motor atau mobil) cukup besar. Hal ini dikarenakan posisi mendahului dalam lalu lintas di Indonesia berada di sebelah kanan. (Sumber : otogenik.com)
