Pertama, anda bisa istirahat, nggak perlu musti terlalu waspada dan mawas diri, 
karena bukan anda yang ngendaliin kendaraannya. Dan bahkan anda bisa sambil 
tidur.. inget, bisa tidur diangkot adalah merupakan prestasi tersendiri, itu 
menunjukkan bagaimana anda  menikmati hidup..

Kedua, anda bisa ngeliat orang-orang baru di sekitar anda sekaligus aromanya. 
Sebab jarang sekali di angkot anda menemukan orang yang sama, kecuali itu 
angkot langganan. Nemuin bermacam-macam orang dengan dandanan, aroma dan 
prilaku yang berganti-ganti, membuat anda nggak bosen. Apalagi Jakarta, semua 
macam orang juga ada. Ini lumayan lah, apalagi ada yang seger-seger..

Ketiga, lebih hemat..
Hemat biaya pastinya bukan hemat waktu. Anda hanya bisa pasrah ditengah 
kemacetan, dan anda juga bisa melatih kesabaran ketika angkot yang anda 
tumpangi nge-tem disuatu tempat.

Keempat, bisa ngamatin pengendara motor dari perspektif yang berlawanan dengan 
anda selama ini. Biasanya kalau anda yang bawa motor, dan sekarang anda 
ngamatin orang naik motor dari angkot. Ternyata nyebelin juga ngeliat 
pengendara-pengendara liar, salip sana salip sini, kasih klakson kenceng. 
....Tapi kok beda ya kalo anda lagi naik motor? ....dengan ketidak nyamanan 
anda diantara knalpot mobil-mobil itu, maka anda berusaha semampu anda gimana 
caranya biar bisa nyelip sana nyelip sini dan nyampe rumah, meski menghalalkan 
segala cara..

Kelima, bisa nyari kenalan baru.. cewe-cewe yang ngangkot searah dengan anda, 
nanya kuliah di mana, kerja di mana, tinggal di mana, nomer telpon, dan 
akhirnya bisa main ke rumah dll.. 

Kirim email ke