Kayaknya saya kurang sependapat nih (boleh dong punya pendapat)

Pernyataan Pertama: Siapa bilang gak perlu waspada, sudah banyak berita tentang 
pencopetan didalam angkot, bahkan perampokkan terang-terangan. Kalau tidur... 
apalagi... Dulu pengalaman naik angkot pasti barang berharga (seperti HP) pura2 
gak punya, biar disangka orang susah dan berpakaian ala kadarnya aja. Kenapa 
sampai saat ini banyak orang2 lebih memilih punya kendaraan sendiri ketimbang 
naik kendaraan umum, karena faktor keamanan, kenyamanan dan keselamatan. Coba 
aja tanya sama rekan2 ilisteners yang punya kendaraan pribadi, tanya sama 
mereka kenapa sampai sekarang mereka tetep memilih kendaraan pribadi dibanding 
kendaraan umum walaupun kondisi jakarta yang luar biasa macet.

Pernyataan Ketiga: Hemat biaya... siapa bilang.... Dikantor g sekarang kalau gw 
naik angkot total2nya habis 14rb PP  untuk ongkos setiap harinya, nah saat 
sekarang pake kendaraan bermotor hanya 4000-an kalau pake premium dan 6000-an 
kalau pake SHELL. Jadi, pilih mana (kalau saya sih pilih naik kendaran bermotor 
roda 2 aja)

Pernyataan Keempat: bisa ngamatin pengendaraan bermotor lain. G sering 
klaksonin Metromini, Angkot bahkan tukang Ojek yang ngetem di pinggir jalan 
yang bikin macet dimana-mana....


  ----- Original Message ----- 
  From: Jimin 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, January 23, 2008 5:55 PM
  Subject: [IListeners] 5 Keuntungan Naik Angkot



  Pertama, anda bisa istirahat, nggak perlu musti terlalu waspada dan mawas 
diri, karena bukan anda yang ngendaliin kendaraannya. Dan bahkan anda bisa 
sambil tidur.. inget, bisa tidur diangkot adalah merupakan prestasi tersendiri, 
itu menunjukkan bagaimana anda  menikmati hidup..

  Kedua, anda bisa ngeliat orang-orang baru di sekitar anda sekaligus aromanya. 
Sebab jarang sekali di angkot anda menemukan orang yang sama, kecuali itu 
angkot langganan. Nemuin bermacam-macam orang dengan dandanan, aroma dan 
prilaku yang berganti-ganti, membuat anda nggak bosen. Apalagi Jakarta, semua 
macam orang juga ada. Ini lumayan lah, apalagi ada yang seger-seger..

  Ketiga, lebih hemat..
  Hemat biaya pastinya bukan hemat waktu. Anda hanya bisa pasrah ditengah 
kemacetan, dan anda juga bisa melatih kesabaran ketika angkot yang anda 
tumpangi nge-tem disuatu tempat.

  Keempat, bisa ngamatin pengendara motor dari perspektif yang berlawanan 
dengan anda selama ini. Biasanya kalau anda yang bawa motor, dan sekarang anda 
ngamatin orang naik motor dari angkot. Ternyata nyebelin juga ngeliat 
pengendara-pengendara liar, salip sana salip sini, kasih klakson kenceng. 
....Tapi kok beda ya kalo anda lagi naik motor? ....dengan ketidak nyamanan 
anda diantara knalpot mobil-mobil itu, maka anda berusaha semampu anda gimana 
caranya biar bisa nyelip sana nyelip sini dan nyampe rumah, meski menghalalkan 
segala cara..

  Kelima, bisa nyari kenalan baru.. cewe-cewe yang ngangkot searah dengan anda, 
nanya kuliah di mana, kerja di mana, tinggal di mana, nomer telpon, dan 
akhirnya bisa main ke rumah dll.. 


   

Kirim email ke