sabar mas Indra....
  orangnya lg kebelet pipis kali...   
  kalo aku, aku suka bingung liat orang yg bisa beli sedan mewah, tp gak mampu 
beli t4 sampah.  
  

indrajid yudono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Pagi – pagi sudah diklaksonin mobih mewah. Tapi sayang sekali cara 
membawakannya tidak "semewah" mobilnya. Mobil dengan no pol B 1403 VS ( Honda 
Accord Hitam ).
Trayek gw Galaxi – Slipi via Kalimalang. Sesampainya di Halim, depan SPBU, gw 
kan ambil jalur kanan, secara gw mo lurus ke arah Cawang. Sudah bener kan ? 
Tapi tiba2 dari arah belakang gw, sang Honda Accord tadi secara terus menerus 
membunyikan klakson. Akibatnya, mungkin emang gw yg kurang lihai bawa motor, gw 
jadi kehilangan keseimbangan dan akibatnya terperosok di pinggir jalan, yang 
tidak diaspal. Masih untung ngga sampai jatuh, dalam keadaan oleng gw masih 
bisa mengendalikan.
Masih untung kalo Honda Accord tsb satu arah dg gw. Ternyata nggak. Gw 
perhatiin, tiba2 dia pindah ke jalur kiri, itupun dg cara balap mobil di 
sirkuit. Banting setir kiri, banting lg ke kanan, kiri lagi. Ck ck ck ck ... 
pokoke kaya di sirkuit saja. 
Bapak / Ibu / Mas / Mbak, seandainya anda adalah pengendara mobil diatas, mohon 
disadari bahwa jalan raya adalah fasilitas publik, dan bukan milik perseorangan 
atau kelompok tertentu. Kita sama2 ingin tiba di tempat tujuan tepat waktu dan 
selamat. Tapi kalau memang kondisi jalan sudah sedemikian padat, kesabaran 
dalam mengendarai kendaraan mutlak diperlukan. Sudah begitu, kok ya sempat2nya 
anda bergaya ala pembalap mobil. Kalau mau balapan sudah ada sirkuitnya di 
Sentul. Atau karena saya ini cuma orang rendahan yang cuma bisa beli motor 
bekas, sehingga anda mengklason saya terus2an supaya saya minggir ? Begitukah ?
Terima kasih atas perhatiannya.

Indra
Grand Astrea B 1373 NX.


       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

Kirim email ke