klo g liat antara AHILNYA dan yg bukan AHLINYA outpunye sama ajaha yah ? sheeeeeeh (Alam Style)
2008/2/4 Kaoru Narko <[EMAIL PROTECTED]>: > Nah, dulu waktu kampanya FOKE bilang dia AHLINYA untuk hal-hal di > bawah. So mana FOKE, jangan sembunyi dong !!?? > > Tahun lalu, ketika banjir Februari juga banyak pakar dah ngomong mestinya > ini mestinya itu dll... > Trus aku masih inget teman-teman di IPB bikin alternatif yang PALING > mudah, yaitu setiap rumah membuat 'pori-pori' tanah dengan membuat lubang > kecil dengan tajuk-tajuk setiap sekian meter persegi. Dan disarankan setiap > rumah yang baru menerapkan ini, murah dan gampang tapi efeknya besar untuk > serapan air. > Nah tinggal sosialisasi serta sistem Pemerintahan mewujudkan ini, > merealisasikan dan kalau perlu ada 'fine' sebagai ganti apa bila ada warga > yang tidak bisa / menolak melakukan ini. FOKE sebagai AHLInya dalam hal ini > mestinya mengerti betul apa yang mesti dilakukan. Pertanyaannya : > > 1. Apakah program dah dijalankan dan dijabarkan > 2. Apakah dah disosialisaikan ke masyarakat > 3. Apakah masyarakat dah ngerti > 4. Apakah ada kontrol untuk mengetahui masyarakat emlaksanakan atau > tidak > 5. Apakah ada kompensasi apabila masyarakat tidak melaksanakan > 6. Apakah kebijakan pembangunan infrastruktur dan perumahan di > wilayah Jakarta dan sekitarnya sudah dipertimbangkan dari sisi ekologisnya > 7. Apakah sudah dilaksanakan koordinasi dengan pemerintah 'buffer' > Jakarta agar kebijakannya terintegrasi > 8. Apakah para pejabat dan wakil rakyat sudah survei ke bawah, > bagaimana peran masyarakat dalam pelaksanaan ini > 9. Apakah para pejabat dan wakil rakyat sudah survei ke bawah, > mengerti betul sebenarnya mau masyarakat tuh seperti apa ? Masyarakat bayar > pajak loh > 10. Apakah apakah apakah apakah ....... apakah mo minta naik gaji > lagi ??? biar bisa mengatasi banjir ?? > 11. Apakah masing-masing sudah DISIPLIN ??? > > halaah, bentar lagi banjir kemarin dilupain kok... dan semua berjalan > seperti sedia kala, sambil menunggu banjir-banjir selanjutnya. hitung-hitung > bisa menjadi komoditi persiapan tahun 2009, ketika semua mereka-mereka di > panggung bilang 'PILIH AHLINYA"....... capek !! > > before : > yUP benar sekali pendapat anda... > Anda pernah lihat yang dimanggari ada alat berat untuk angkutin sampah > yang menumpuk akibat masyarakat yang membuang sampah sembarangan... itu juga > salah satu peran penting dari pemerintah. > Mengeruk kali, membersihkan hulu, memperbaiki tanggul2, membangun waduk, > membersihkan/mentertibkan warga di pinggir kali, dll. > Satu kesalahan Pemerintah Pusat atau Daerah adalah mengijinkan pembangunan > perumahan di wilayah resapan air. > 1. Kelapa Gading... merupakan daerah resapan air, menurut teman saya, dulu > daerah ini adalah resapan air yang sangat luas, tapi karena sesuatu hal > (dengan foto udara) akhirnya daerah ini berubah menjadi perumahan. > 2. PIK (Pantai Indah Kapuk), juga awalnya merupakan resapan air > 3. PLUIT > dan masih banyak lagi perumahan2 yang dibangun di wilayah resapan air. > > Satu contoh, saya ambil di wilayah PIK, memang perumahan tersbut tidak > banjir karena sudah diuruk, tapi apakah akibatnya ketika sudah diuruk... > berarti air terhalang langsung masuk kelaut, tapi bisa bayangkan akibat > terhalangnya air yang akan masuk kelaut itu akan tergenang dan perumahan2 > diwilayah sekitar PIK bahkan diwilayah kali/sungai akan terendam. Itulah > yang membuat jakarta semakin hari semakin tinggi saja. Air dihalangi oleh > perumahan2 yang telah diuruk lahannya.... Bahkan diwilayah BSD juga seperti > itu, memang perumahan BSD tidak banjir karena sudah di uruk sekian meter, > tapi bisa bayangkan penduduk disekitar perumahan tersebut???? > > Kayaknya untuk yang satu ini pemerintah harus sudah mulai tegas, boleh ada > pembangunan perumahan tetapi harus dianalisis dulu apakah kedepannya akan > berdampak buruk untuk wilayah disekitarnya??? > > -- LELAKI SEJATI OPER GIGI TARIK KOPLING "Berpikirlah Positif, Dunia Akan Tersenyum" Suzuki Tiger B6770TGB S2W 117 HTML 937 Vilani Tiger Club 0000
