Manstab kali abang ini. Jadi cak lah awak belajar lagi sama-sama, siapa tahu ada yang kurang-kurang. Awak cobak juga sampaikan link menarik untuk bahan pelajaran kita: http://abusalma.wordpress.com/tag/agama-syiah/ Sementara itu dululah, maaf sebelumnya yo. Wassalam.
-datuk --- In [email protected], "Nasution, Dody Arfiandi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > dituntaskan sendiri-sendiri aja.Kalau dibahas terbatas menurut saya agak > melecehkan > kemampuan yg lain. Hari gene gitu lho.....mana bisa kita merubah > keyakinan seseorang. > > Hebat-hebat pula orangnya. Coba aja kita doktrin tukang beca atau orang > yg lulusan SD sekalipun, > belum tentu bisa... (cobalah kalau ga percaya). Apalagi orang yg "makan > sekolahan". > > Sebagai pemikiran silahkan dicerna masing-masing sesuai dengan > kemampuannya dan wawasannya. > Mungkin ada banyak juga yg menurut istilah Bang Datuk > "diantukkan"......Lewat begitu saja... > Tapi menurut Fikih : Kalau informasi sudah sampai jatuhlah hukum. Kalau > waktu SD kita kan > diberitahu bahwa orang2 di pedalaman yg tidak sampai informasi ttg Islam > tidak berdosa dia. Tapi > begitu tahu informasinya jatuhlah hukum kalau tidak mengikutinya. Bukan > begitu ? > > Paling tidak saya harapkan jadi baca-baca buku lagi dan meneliti > sumber-sumber informasi yg ada. > Mungkin sudah lama ga baca buku-buku karena sibuk kerja......Paling > tidak hari-hari libur > jadi pergi lagi ke toko-toko buku (untuk meng-update ilmu dan > informasi terbaru...) > > Wassalam,
