Trik Pasang Cakram belakang
Jangan Asal Bikin Breket!
|
|
| |
Up-grade rem
tromol di roda belakang ke cakram jadi kebutuhan pengendara masa kini.
Entah karena alasan fungsi atau sekadar kejar tampang. Apalagi kini
banyak beredar paket lengkap cakram belakang eks mona alias motor Cina
yang murah. Awas jangan terlena salah pilih atau asal pasang!
"Kaliper mona kerap macet di piston, jadi kampas nggak bisa balik lagi.
Kalau dana mepet, usahkan kepala babi tetap copotan motor Jepang kalau
yang lainnya eks mona sih no problem," buka Toni Wijaya, mekanik Pinang Racing di Jl. Raya Ciputat, Pondok Pinang, Jaksel.
Beres belanja, masuk ke tahapan pemasangan. Pertama, instalasi piringan
ke tromol. Umumnya mekanik pasang adaptor babet yang diikat empat buat
panjang menembus ke rumah karet panel gir. "Pastikan cakram benar-benar
lurus. Sebab kalau goyang bakal menggesek kaliper," lanjut Toni yang
biasa setel rem.
Tak beda saat pasang kaliper ke swing arm. Tiru desain yang sudah ada seperti di Suzuki Satria yang breketnya dijepit lengan ayun (gbr. 1) atau model Kawasaki Ninja R yang breketnya ditopang panel besi panjang (
gbr. 2).
"Posisi kaliper sebaiknya tetap di atas, kalau di bawah risiko mentok trotoar atau batu (gbr. 3),"
lanjut pemuda 26 tahun ini. Kerap letak kaliper diseting rada mundur
atau nggak tepat di tengah jika dilihat dari sisi kanan karena mentok
ke tabung sokbreker.
Perhatikan proses pembuatan breket, seumpama dudukan kaliper bawaan Satria 120R tak memungkinkan masuk ke swing arm, jangan dipaksa. Silakan bikin baru dari besi pelat 6 mm ke tukang bubut.
Khusus buat Honda Tiger dan Karisma bisa tiru breket ala Satria yang
dijepit langsung ke lengan ayun karena ada dudukan eks panel tutup rem
tromol.
Buat motor lain harus tiru gaya Ninja 150R dengan tiang penyangga yang
ujungnya menempel ke lengan ayun. "Breket ini dijepit dengan bosh kanan
kiri di as roda belakang," tambah warga Jl. Inpres 9, Ciledug,
Tangerang.
Tahap pemasangan akhir yaitu instalasi master rem yang digerakkan pedal
rem. "Posisinya bisa tegak atau agak rebah. Tapi jangan sampai dipasang
horizontal karena tekanan minyak rem jadi lambat," wanti Toni.
Tak lupa pilih slang rem khusus cakram belakang
yang pendek. Kalau asal comot punya cakram depan bakal kepanjangan.
Alhasil saluran minyak rem itu ditekuk dan dilipat biar pas. Selain
nggak rapi, juga rawan tertarik putaran roda belakang.
|
Reporter : Vincentius Yongki K
|
|
Fotografer : Gusti Bambang I.J.,
Endro Suryono | |
--
--- A Different Kind Of Company. A Different Kind Of Ride ---
www.InBike.org
(Indosat Bikers Community)
Pos Komunikasi InBike
Gedung B2 lt.1 PT.Indosat Tbk,
Jl Daan Mogot KM.11 Jakarta Barat 11710
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
hapus reply email yang tidak berguna untuk efisiensi email
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk mengirim ke milis email ke
[email protected]
http://www.inbike.org
http://inbike-2006.fotopic.net
http://inbike.multiply.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---