* Tes Ride Yamaha V-ixion *
* Tegang Terus! *
[image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=10093&imageid=21650','detail_images','616','450');>Rasanya
pas jika MOTOR Plus mengidentikkan V-ixion dengan Luna Maya. Luna aktris
tekenal nan cantik, ramping *en* seksi. V-ixion pun cantik. Bodi langsing
dan seksi, karena buritannya itu *lho..., nungging*!
Banyak lelaki tergoda aksi Luna di iklan sebuah mie instan. Saat khayal
menggoda, ada bagian tubuh mereka menegang. *Em-Plus* pun merasakan hasrat
itu saat menunggang Luna, maksudnya V-ixion. Ada yang tegang terus sejak
start di Yamaha Flagship Shop di Cempaka Putih jam 12:30 WIB hingga di
Cihampelas Walk alias Ciwalk-Bandung, pukul 20:30 WIB. Setelah 214 km
perjalanan, batang itu tetap tegak! [image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=10093&imageid=21651','detail_images','616','450');>
Jangan *ngeres* dulu! Batang itu jarum penunjuk volume bahan bakar di panel
indikator. Cuma turun seperempat dari *full-tank*! Dengan kapasitas 12
liter, artinya V-ixion cuma minum 4 liter Pertamax Plus! *Kalo* dikalkukasi,
saru liter Pertamax Plus mengantar 'Si Luna' jalan-jalan 50 km!
[image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=10093&imageid=21652','detail_images','616','450');>Kata
Mizuno lagi, semua itu sesuai moto V-ixion. "*Performance*, *high-tech* dan
*stylish*. Jadi, V-ixion lincah, nyaman dan bertenaga. Berteknologi tinggi
karena ada sistem injeksi dan sasis delta-box. Juga cantik karena desain
mirip motor sport yang diidamkan," bangga Mizuno yang juga ikut
*nyemplak*dari Jakarta ke Bandung pulang-pergi.
Toh Mizuno tak mengklaim V-ixion irit karena injeksi. Sebab, sistem injeksi
dipakai guna memenuhi dua keinginan sekaligus. Yaitu, aturan ramah
lingkungan sesuai standar Euro 2 dan kemauan konsumen mendapatkan motor
bertenaga. "Sistem injeksi bikin pembakaran sempurna. Selain ramah
lingkungan dan bertenaga, lebih irit," jelas Mizuno.
Hebat! Seperti kencan seharian bersama Luna Maya, tapi cukup mentraktirnya
di Warung Tegal! Irit, *Bo*!
HARGA BELUM FIX
Soal harga hingga saat ini belum pasti. Tapi Presiden Direktur PT YMKI
(Yamaha Motor Kencana Indonesia), Takahashi Yamashita memberi ancer-ancer di
atas harga kompetitor motor sport berkapasitas di atas 160 cc.
Cukup mencengangkan, karena diharap harga V-ixion ekonomis. Pasalnya,
injeksi, toh banyak peranti yang merupakan *common part *alias sama dengan
tipa Yamaha yang lain. Misalnya dari Jupiter MX 135LC atau dari Scorpio dan
New RX-King.
Tapi itu cepat ditangkis Nakata. "V-ixion dilengkapi teknologi tinggi. Jadi
wajar jika harga yang kami tawarkan lebih tinggi dari motor yang
teknologinya jauh lebih rendah. Toh harga yang akan kami tawarkan tidak akan
jauh lebih tinggi dari tipe itu," jelas kepala marketing PT YMKI asal *Jepun
* itu.
Jangan jauh-jauh, ya!
TUR JAKARTA-BANDUNG PP
Yamaha V-ixion dirancang untuk memenuhi semua kebutuhan. Itu kata
Mizuno, *project
leader* V-ixion sebelum melepas rombongan tur V-ixion ke Bandung. Katanya, "
*We want this bike to be the new generation powerful sport commuter. That's
the V-ixion's philosophy*." [image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=10093&imageid=21653','detail_images','616','450');>
Kasarnya, V-ixion dicipta jadi generasi baru alat transportasi sport yang
bertenaga. "Generasi baru, karena sistem injeksi nantinya dipakai semua
motor di dunia. Cuma ini yang bisa menjawab semua kebutuhan," urai Mizuno
lagi.
Memang dirancang memenuhi semua tuntutan *biker*. Baik penyuka sport, turing
atau pemakai harian seperti pegawai dan pelajar. Makanya, didesain sportif,
sesuai jiwa biker. Bertenaga untuk perjalanan jauh. Sekaligus nyaman untuk
keperluan transportasi dalam kota.
Untuk *ngebuktiin itu*, sejumlah wartawan dan anggota klub Yamaha diajak
tur. Termasuk dua kru MOTOR Plus, Aries Susanto dan Herry Axl (fotograger).
Perjalanan dari Yamaha Flagship Shop di Cempaka Putih-Jakarta Pusat, menuju
Dago-Bandung, Jawa Barat.
Rutenya variatif. Start menembus daerah macet dari Pasar Minggu, Depok
sampai Bogor. Lalu jalan naik-turun nan berliku di Puncak hingga Bandung.
Pulang lewat Lembang, Subang, Sadang, Cikampek, Karawang, Bekasi,
Pulogadung, dan *finish *kembali di Cempaka Putih lagi.
Cuaca lengkap. Ada panas menyengat di Jakarta *ampe* Bogor. Dilanjutkan
hujan dan udara dingin sejak Bogor hingga Bandung. "Biar tahu
*gimana*perfoma V-ixion di segala kondisi cuaca dan jalan," ujar Herry
Setianto,
Manajer Promosi PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI).
Penasaran memang ada sejak sebulan lalu, saat diundang *nyemplak* V-ixion di
Pabrik PT YMKI di Pulo Gadung. Okelah, lincah di kemacetan. Ergonomi bikin
pengendara dan pembonceng nyaman. Meski *nungging* ala motor sport, *
boncenger* *gak* sampe merosot menekan pundak pengendara. Mesin tetap kuat
berakselerasi. Cuma haus tak bisa dilawan karena disengat panas, memaksa
stop di Depok.
Giliran uji stabilitas. Ranjau jalan alias lubang tersebar sepanjang rute,
empuk dilibas. Tinggal kestabilan menikung dengan kecepatan tinggi diuji di
jalur Puncak.
Ada ragu saat masuk jalan naik-turun berliku itu. Apalagi saat itu hujan.
Mulai dari rintik-rintik, hingga deras. Ban yang dipakai pun standar. Ada
dua merek, Dunlop dan IRC. Kebetulan besutan *Em-Plus* *pake* IRC dengan
profil berbintang banyak coakan. Oh ya, *Em-Plus* boncengan. Posisi *
boncenger* renggang siap *motret*. Bukan posisi duduk ideal. Mestinya *
boncenger* merapat pengemudi.
Keraguan lainnya, menurut teori, kenyamanan suspensi empuk tak sejalan
stabilitas di tikungan. Padahal sokbreker depan-belakang V-ixion amat
*nyoi*alias empuk. Logikanya, V-ixion sulit bermanuver cepat di
kelokan Puncak nan
licin.
Tapi kelokan pertama dilewati mulus. Malah motor *gak *goyang atau *sliding*.
Coba *nikung* lebih kencang dan miring. Wow! tak bergeming. Tak terasa
sedang boncengan. *Em-Plus *yang sempat tertinggal saat hujan turun, berani
*nyalip* *sampe* baris kedua. Cuma di belakang Hardi Fadhillah dan Roy
Adrianto, dua eks-joki yang jadi *tour leader*.
Betul saja, analisa *Em-Plus* klop uraian Fukugami. Ia staf Riset dan
Development PT YMKI yang menangani pembuatan V-ixion. "Karena sasis
delta-box. Rangka lebih kaku stabil di tikungan. Memang *rake* sokbeker
depan agak centang. Logikanya enak buat kenyamanan. Tapi, kami memusatkan
gravitasi motor ke depan. Lengan ayun pun didesain mendukung performa di
tikungan.," jelas Fukugami.
Ini baru 'Generasi Baru'!
* Reporter : Aries L. Susanto * * Fotografer : Endro Suryono, Heri
Riswanto*
--
--- This Is The Age Of The Ride Safe ---
B 6537 KCL <> InBike 026 <> KHCC 011
http://lampuhijau.wordpress.com/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
hapus reply email yang tidak berguna untuk efisiensi email
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk mengirim ke milis email ke [email protected]
http://www.inbike.org
http://inbike-2006.fotopic.net
http://inbike.multiply.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---