* Deteksi Oblak Belakang *
* Cukup Pakai Tangan *
[image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=10659&imageid=23135','detail_images','616','450');>Enggak
sedikit orang yang bingung saat besutannya terasa oblak di bagian belakang.
*Soale* penyebabnya enggak cuma dari satu sumber. Tapi, masih banyak lagi
yang mempengaruhi bagian belakang *ngegeol*.
"Memang benar, banyak penyebab. Setidaknya ada tiga bagian," ujar Kardi,
juragan Kardi Mulia Motor di Jl. WR Supratman, Kp. Utan, Ciputat, Tangerang.
Bahas yang pertama dulu *aja*. Yaitu, laher roda yang mulai aus.
Cara deteksinya mudah! Pegang roda belakang dan *arm* *(gbr. 1)*. Jika
sudah, goyangkan roda tersebut kiri-kanan. Jika terasa oblak, itu artinya
laher sudah mulai aus. Gampang kan! [image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=10659&imageid=23136','detail_images','616','450');>
"Buat bagian ini, bisa juga bukan karena laher. Bisa saja rumah laher-nya
mulai termakan," ungkap Kardi lagi. Namun untuk memastikan itu, *kudu* copot
roda. Kelar memastikan kondisi laher masih bagus, coba periksa
*clearance*antara laher dengan rumah laher. Jika terlalu renggang, itu
artinya mulai
aus.
Masih di bagian roda. *Geal-geol*nya roda, bisa juga dipengaruhi pelek *
speleng* ataupun dari pemasangan ban yang salah. Keduanya, punya perbedaan
yang tipis buat dilihat secara kasat mata.
Tapi, pelek *speleng *akibat keseringan injak lubang bisa dideteksi.
Caranya, ambil obeng pipih atau rata buat tolak ukur. Sudah? Posisikan obeng
di bibir pelek dengan jarak yang tipis *(gbr. 2)*.
[image: KLIK -
Detail]<javascript:realview('detail_images.asp?act=1&id=10659&imageid=23137','detail_images','616','450');>Kemudian
putar roda pakai tangan. Apabila obeng tersentuh, itu artinya pelek speleng.
Nah, kalau buat deteksi ban, pasti sobat sudah tahu ya? Cukup perhatikan
garis ban agar ketemu dengan bibir pelek.
Nah, lanjut berikutnya. Yaitu, bos *arm*. Buat deteksi keausannya, bisa
pegang lengan ayun dan bodi. Kemudian, goyangkan. "Jika terjadi oblak tidak
wajar, artinya bos *arm* mulai aus," kata mekanik ramah berkumis tebal ini.
Lanjut lagi nih! Oblak di karet gir. Ini paling mudah dari ketiganya. Yang
harus dilakukan, cukup maju-mundurkan gir belakang. Jika jaraknya terlalu
jauh, itu artinya karet sudah termakan *(gbr. 3)*.
Terakhir, bos *sok *yang aus. Ini tak bisa dideteksi langsung. Artinya, kudu
buka baut *sok*. "Tapi cirinya mudah ditebak. Ketika dipakai menikung, *sok
*terasa *ngelawan *balik," kata Efrans Martin, pembalap asal Depok, Jawa
Barat. Nah, mulai deteksi deh!
* Reporter : < None > * * Fotografer : Endro Suryono*
--
<NF125 City Cruiser>
B 6537 KCL <> KHCC 011
http://lampuhijau.wordpress.com/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
We moderators work for free only for your convenience in our milis.
Help us and obey the rules or be gone!
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk mendaftar kirim email data diri ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk keluar milis kirim ke [EMAIL PROTECTED]
Untuk mengirim ke milis email ke [email protected]
http://www.inbike.org
http://inbike-2006.fotopic.net
http://inbike.multiply.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---