sumber :
http://alonrider.wordpress.com/2008/07/04/safety-yang-bukan-basa-basi/

================
Safety yang Bukan Basa
Basi<http://alonrider.wordpress.com/2008/07/04/safety-yang-bukan-basa-basi/>

[image: riding boncengan]

Seorang rekan datang ke kantor dengan kaki pincang. Lututnya memar. Mata
kaki kirinya lebam dan tergores. Dedi, sang teman, itu, mengaku terpeleset
ketika menikung di pertigaan Jalan Antasari TB Simatupang, Jakarta Selatan.
Sambil meringis memegangi kakinya, dia bergumam :

*"Padahal saya kenal betul jalan itu, karena tiap hari lewat." *

Menurut Jusri Pulubuhu, *training director* dan *founder* Jakarta Defensive
Driving Consulting *(JDDC) <http://www.drivingsolution.com/main.php>*,
kelalaian adalah faktor penyebabnya. Secara psikologis seseorang akan
terbiasa dengan lingkungan berbahaya walaupun tingkat bahayanya tinggi *(high
risk expossures)*. Jika selalu berintraksi sehari-hari dengan kondisi
tersebut, akan mengalami *imune* (kebal).

Seperti yang dikatakan Jusri :

*"Pada saat itulah tingkat kewaspadaannya akan menurun dan lengah."*

Pada saat lengah, ujar penyandang *master instructor in on-off road
defensive and skill driving* for Schlumberger Group di North America,
Europe, Australia dan Asia, itu, segala kualitas kemampuan juga ikut
menurun, maka tidak heran kecelakaan pada kondisi ini terjadi. Jusri
menyebut :

*"Solusinya, tanamkan dibenak untuk selalu waspada dan waspada."
*

Rekan tadi mungkin sedikit lebih beruntung dibandingkan korban kecelakaan
lalu lintas yang tinggi di Indonesia. Data Kepolisian Republik Indonesia,
yang dikeluarkan Departemen Perhubungan, mengungkapkan rata-rata kematian di
jalan raya mencapai 36 ribu orang per tahun dan 80 persen melibatkan
pengendara sepeda motor. Menurut Jusri, kesalahan utama pengendara adalah
salah mengantisipasi.

Wakil Direktur Lalu Lintas Mabes Polri, Kombes Pol A.K Adjar Triyadi, punya
ungkapan menarik soal sepeda motor. Ibaratnya, kata dia :

*"Motor itu besi yang dibungkus daging (orang). Berbeda dengan mobil yang
dagingnya dibungkus besi."*

[image: bebeker berhelm cetok]

*Helm cetok, masih banyak pengendara yang menggunakan. Walau secara kualitas
dan perlindungan, sangat meragukan.
*

Jusri yang kenyang pengalaman *safety riding* di luar negeri ini menegaskan,
seorang biker harian harus sadar apakah dirinya layak untuk mengendarai
mobil atau motor hari ini? Dan apakah kendaraan siap dan laik jalan?
Terakhir adalah selalu fokus dan waspada. Jusri menegaskan :

*"Karena mengemudi adalah full time job. Kalau hanya sekedar iseng, atau
Anda sedang sakit jangan berkendara."*

 *Killing Field Di Jalan Raya*

 Data *Asian Development Bank (ADB) <http://www.adb.org/>* yang dilansir
pada 2004 menyebutkan korban meninggal dunia akibat kecelakaan di Indonesia
mencapai 30 ribu jiwa per tahun, atau 82 orang per hari. Data juga
menyebutkan :

*Total kerugian akibat kecealakaan tak kalah besar, Rp 41 triliun setahun,
setara 2,91 dari Gross Domestic Product (GDP). *

Sementara data jumlah kecelakaan dari kepolisian pada 2007, tercatat 16.548
kasus dengan kerugian materil mencapai Rp 103,29 miliar.

[image: cityriding]

 Pantas jika Wakil Presiden Jusuf Kalla merasa miris, karena jumlahnya jauh
lebih besar dari korban flu burung. Kalla mengatakan, seperti dikutip *
tempointeraktif <http://www.tempointeraktif.com/>,* dalam Peresmian Pekan
Nasional Keselamatan Jalan Raya, akhir April silam.

*"Flu burung selalu menjadi perhatian besar di dunia, kita sering dimaki,
padahal korban flu burung cuma seratus orang per tahun." *

**

 Menurut Kalla, kecelakaan lalu lintas yang terjadi akibat semakin banyaknya
jumlah motor yang beredar di jalanan, ditambah mobilitas penduduk yang
tinggi dan jalan yang rusak. Saat ini, kata dia, ada sekitar 35 juta sepeda
motor beredar per harinya.

Kalla mengatakan :

*"Ditambah dengan teknologi kecepatan sepeda motor yang dulu 50 kilometer
per jam, sekarang 100 kilometer per jam."*

Teknologi yang semakin berkembang tersebut, tentu menuntut ketrampilan dan
perhatian ekstra bagi penggunanya. Untuk itu, Kalla menegaskan perlunya
harmonisasi dari semua pihak.

[image: forwot touring 2]

 *Jusri Pulubuhu* <http://www.drivingsolution.com/main.php> menyebutkan,
jalan raya tak ubahnya *killing field*. Pemahaman tentang keselamatan, kata
dia, belum menyatu dengan individu. Peran *leader*, baik kepala pemerintahan
maupun pimpinan perusahaan sangat penting. Menurut Jusri :

 *"Kepedulian soal safety jangan berhenti sebagai slogan. Itu harus
dilakukan secara konsisten, dari pimpinan tertinggi turun ke petinggi
dibawahnya."*

 *Kepedulian Bersama*

 Sejumlah pabrikan sepeda motor dan pelaku industri lain pun turut prihatin
dengan tingginya angka kecelekaan sepeda motor. Salah satu produsen sepeda
motor yang konsisten dengan program *safety riding* (keselamatan berkendara)
adalah *PT Astra Honda Motor (AHM) <http://www.astra-honda.com/>* yang sejak
2002 mempelopori kampanye *safety riding* di Tanah Air.

Menurut *Senior GM Technical Service Div./Safety Riding Center* AHM A.S.
Tedjosiswojo, sepeda motor memiliki kontribusi terhadap angka kecelakaan.
Dan AHM sebagai produsen memiliki tanggung jawab melalui program *safety
riding* yang menjadi tugas mulia dan berkontribusi terhadap keselamatan
berkendara.

[image: ahmsafety]

 Begitu pula *Yamaha Motor Kencana Indonesia
(YMKI)<http://www.yamaha-motor.co.id/>
* yang sejak lama menggelar program Yamaha Safety Riding Science. Dyonisius
Beti, Wakil Presiden Direktur YMKI menjelaskan, program itu merupakan bukti
komitmen perusahaan terhadap keselamatan berkendara pengguna motor di
Indonesia dan sejalan dengan gerakan *safety riding* yang dikampanyekan
dunia.

[image: yamahasafety]

 Sedangkan *Shell Indonesia <http://www.shell.com/home/content/id-en> *juga
mempelopori kampanye keselamatan dengan serangkaian program yang
mendidik. Diantaranya
dengan meluncurkan kampanye *Child Safety* atau Keselamatan Anak-Anak yang
bertujuan meningkatkan kesadaran orang tua dan anak-anak mengenai bahaya
yang mungkin terjadi di sebuah SPBU.

 Pada akhir Maret 2008 lalu, Shell menggelar kampanye keamanan berkendara di
Blitz Megaplex, Jakarta. Sejumlah klub motor besar dan komunitas sepeda
motor meramaikan acara yang dibarengi nonton bareng MotoGP. Menurut Ria R
Christina, Brand & Communication Manager Shell Indonesia, acara itu untuk
meningkatkan kesadaran keamanan para pengendara motor Tanah Air.

[image: shellsafety]

Bintarto Agung, Ketua *Indonesia Defensive Driving Centre
(IDDC)<http://www.iddc.co.id/>
*, salah satu pembicara yang dihadirkan Shell, menyebutkan, persoalan
keselamatan dan keamanan bersepeda motor sangat tergantung kondisi mental
seorang biker. Bintarto mengatakan :

*"Saya kira, dengan saling respect antar sesama pengguna jalan, mematuhi
peraturan lalulintas yang berlaku, akan mampu mengurangi kecelakaan di
jalan."*

Akhir Mei lalu, Shell juga meluncurkan program *"Road Safety: Think Safety,
Act 
Safely"<http://www.shell.com/home/content/id-en/news_and_library/press_releases/2008/press_release_road_safety_program_indonesian_280508.html>
* dengan melibatkan siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di Jakarta. Program yang
merupakan bagian dari investasi sosial/CSR Shell Indonesia ini bertujuan
memberikan kontribusi secara aktif terhadap keselamatan dan keamanan
berkendara di jalan.

Klub roda dua yang sudah mapan, seperti *Honda Tiger Miling List
(HTML)<http://honda-tiger.or.id/>
*, Forum Safety Riding Jakarta (FSRJ), *Yamaha MX Club Indonesia
(YMCI)<http://www.ymci.web.id/>
*, *Depok Tiger Club (Detic) <http://detic.honda-tiger.or.id/>*, *Yamaha
Vega Mailing List (YVML) <http://yamaha-vega.or.id/>*, *Suzuki 2 Wheels
Community (S2W) <http://www.suzuki-2wheels.or.id/main/index.php>*, dan
lain-lain melengkapi diri dengan aturan baku organisasi mengenai keselamatan
berkendara. Pelan tapi pasti kesadaran untuk mengutamakan keselamatan di
jalan mulai menjadi kebiasaan. Walau baru sebagian kecil yang melakukan,
setidaknya ada yang peduli, dari pada tidak sama sekali.

 *Persiapan Riding*

 Naik motor itu mudah. Putar kunci kontak, starter, masukan gigi, gas,
dan…go! Namun apakah segampang itu riding? Setidaknya ada sejumlah aturan
mendasar yang wajib dipatuhi seorang biker yang bertanggung jawab. Kenapa
bertanggung jawab? Ya, sang *biker*, selama berkendara, harus mempunyai
tanggung jawab yang tinggi terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain
di sekitarnya.

[image: ktmrider]

 Langkah sederhana, namun ternyata sulit dilakukan bila tidak
dibiasakan:selalu memeriksa kondisi motor sebelum digunakan.

 Ini yang saya lakukan saban hari sebelum *menunggang* motor. Hal ini perlu
saya lakukan mengingat jarak tempuh yang cukup jauh sekali jalan menuju ke
tempat kerja: 42 kilometer.

 *Riding Gear :*

*Helm fullface with balaclava.*

[image: helmfullface]

*Sepatu biker.*

[image: sepatubiker]

*Knee protector.*

[image: kneeprotector]

*Glove with protector.*

[image: glove]

*Full bodyprotector.*

[image: fullbody]

*Jaket.*

[image: jaket]

*Cek Motor :*

*Head lamp harus nyala.*

[image: lampudepan]

*Lampu belakang dan rem menyala.*

[image: lampubelakang]

*Cek rem depan belakang.*

[image: remdepan]

*Sein kiri-kanan depan-belakang nyala.*

[image: sein]

*Cek tekanan angin dan kondisi ban.*

[image: tekananangin]

*Tegangan dan kondisi rantai.*

[image: cekrantai]

 *Cek posisi spion.*

[image: spionok]

*Setelah OK, lakukan pemanasan / peregangan tubuh.*

[image: pemanasan]

Satu lagi yang sangat penting, yaitu sikap berkendara :

*Mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku. Dan respect terhadap pengguna
jalan lainnya.*

*Servis Rutin: Wajib!*

 Disamping cek harian, rutin servis di bengkel juga perlu dilakukan.
Biasanya setiap 1500 kilometer. Jarak tempuh sejauh itu saya capai dalam
waktu kurang dari sebulan. Servis rutin selalu dibarengi dengan penggantian
oli. Pelumas standar pabrikan sudah mencukupi untuk digunakan di motor
standar.

 Lalu apakah tidak boleh menggunakan oli selain pelumas standar? Tentu boleh
dan bisa dilakukan. Hanya saja, konsumen wajib mengetahui kualitas oli
pengganti tersebut. Cara paling mudah: beli pelumas bermerek yang populer,
semacam: Pertamina, Shell, Castrol, Repsol, Petronas, dan lain sebagainya.

 *Shell Advance<http://www.rileks.com/ragam/?act=detail&artid=15082006101321>
* misalnya, yang dilengkapi DPA (*Dynamic Performance Additive*). DPA
merupakan teknologi pendukung yang terbukti dan dipercaya dapat membantu
mengatur oksidasi di dalam mesin yang membuat pelumas tetap *"young and fit"
* , sehingga para pengendara sepeda motor dapat merasakan daya respon yang
lebih dari sepeda motor mereka.

[image: shell advance]

 Shell Advance juga mencegah penguraian didalam mesin, sehingga pelumas
terus bekerja sampai saat penggantian pelumas yang berikutnya. Selain itu
Shell Advance juga memiliki detergen khusus yang mendukung kebersihan
komponen dengan melepaskan kemudian meluruhkan partikel karbon hitam yang
membandel secara aman. Kelebihan-kelebihan tersebut dapat membantu
meningkatkan kinerja mesin motor sehingga menjadi lebih prima.

 Keunggulan dari performa dan teknologi yang dimiliki Shell Advance telah
diuji di ajang balap internasional oleh Ducati. Shell Advance telah berhasil
meraih kepercayaan dari tim Ducati pada ajang MotoGP dan Superbike.

 Terus oli apa yang saya gunakan? Sampai hari ini saya masih setia dengan
oli pabrikan: Yamalube 4T. Selain harganya terjangkau, juga ada edisi khusus
kemasan Yamalube Goes To MotoGP: Valentino Rossi sedang *ngepot* ditikungan.

[image: yamalubemotogp]
================

-- 
- B 6193 KPL - KHCC 011 - HCST 015 -
Wear a helmet! Even if you don't care about yourself, I'll bet someone does
!
http://www.jalanraya.net/
http://www.tokohelm.com/
http://adventuride-indonesia.com/
http://www.andryberlianto.co.cc/
----------------------------------------------

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda tergabung dalam milis Indosat Bikers Community (InBike)
-----------------------------------------------------------------------------------------------
We moderators work for free only for your convenience in our milis.
Help us and obey the rules or be gone!
-----------------------------------------------------------------------------------------------
Untuk mendaftar kirim email data diri ke [email protected]
Untuk keluar milis kirim ke [email protected]
Untuk mengirim ke milis email ke [email protected]
http://www.inbike.org
http://inbike-2006.fotopic.net
http://inbike.multiply.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke